Halo brother and sister, ada momen kebersamaan yang hangat banget di Bekasi Timur pagi tadi! Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, dengan penuh semangat hadir di tengah masyarakat dalam kegiatan Gerakan Sholat Subuh Keliling di Masjid Al Ikhwan, Durenjaya, Bekasi Timur. Beliau menyusuri gang perkampungan, menunjukkan kedekatan dengan warganya.
Wawali Abdul Harris Bobihoe memanfaatkan salat subuh berjemaah ini sebagai momen spesial untuk mengajak warga memakmurkan Masjid. Ini bukan hanya tentang salat, tapi juga tentang memperkuat jalinan kebersamaan umat.
Tampil bersahaja, Wawali Abdul Harris Bobihoe yang mengenakan sarung dan kemeja koko putih serta peci warna putih tiba di Masjid sebelum azan subuh berkumandang.
Setibanya, beliau disambut hangat oleh Camat Bekasi Timur Fitri Widyati, Lurah setempat, para ulama, tokoh masyarakat, serta jemaah yang bersalaman. Ini adalah pemandangan yang menunjukkan betapa kuatnya ikatan silaturahmi di Bekasi.
Usai salat subuh berjemaah, Wawali Abdul Harris Bobihoe juga mengikuti kajian salat subuh, doa bersama warga, dan santunan yatim piatu. Rangkaian kegiatan ini menambah keberkahan pagi di Masjid Al Ikhwan.
Dalam sambutannya, Wawali Abdul Harris Bobihoe mengajak seluruh masyarakat lainnya untuk terus meningkatkan kebiasaan memakmurkan masjid, khususnya di waktu subuh.
“Salat berjamaah di masjid adalah pilar kekuatan umat, tempat kita mempererat ukhuwah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mari jadikan Masjid Al Ikhwan dan masjid-masjid lainnya sebagai pusat kegiatan keislaman dan kebersamaan, tempat berkumpulnya umat yang cinta kepada agamanya,” ajak Wawali Abdul Harris Bobihoe.
Pesan ini sangat mendalam, mengingatkan kita akan fungsi masjid sebagai pusat peradaban.
Pesan Penting Wawali: Jaga & Persiapkan Generasi Muda Bekasi!
Nggak cuma soal memakmurkan masjid, Wawali Abdul Harris Bobihoe juga mengingatkan kepada warga tentang pentingnya menjaga dan mempersiapkan generasi muda. Ini adalah investasi terbesar kita untuk masa depan Kota Bekasi.
Beliau mencontohkan sosok inspiratif seperti KH Noer Ali dan para sahabatnya, dengan kisah perjuangan mereka yang nggak cuma angkat senjata, tapi juga mendirikan lembaga-lembaga pendidikan.
Lembaga-lembaga ini kini telah banyak melahirkan tokoh-tokoh cendekiawan Islam yang kiprahnya nggak diragukan lagi. Mereka mampu menorehkan prestasi serta membawa nama harum bagi Kota Bekasi Tercinta. Ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan.
Dari tanah Kota Bekasi, terus tumbuhlah para generasi penerus. Tentunya para generasi ini merupakan potensi besar yang dapat membawa Kota Bekasi untuk bertransformasi, dan dapat mengimbangi kemajuan zaman yang bertumbuh begitu pesatnya. Tujuannya? Mewujudkan Kota yang nyaman dan mensejahterakan masyarakatnya.
“Tidaklah cukup memiliki potensi yang begitu besar, namun sokongan niat dan semangat serta tujuan menjadi suplemen tambahan agar generasi muda dapat mampu sejajar dengan generasi muda berprestasi tingkat dunia.”
“Generasi muda kita dapat mewujudkan tata kehidupan masyarakat madani yang diridai Allah Swt, dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketakwaan,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe.
Pesan ini sangat menekankan untuk pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, semangat, dan spiritualitas.
Sarapan Pagi Bersama Warga: Wujud Kedekatan Pemimpin!
Sebagai penutup kegiatan, Wakil Wali Kota Bekasi juga berkesempatan sarapan dan menikmati kopi pagi bersama warga setempat. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi Wawali untuk berinteraksi langsung dengan masyarakatnya, mendengarkan aspirasi, dan mempererat tali silaturahmi. Kedekatan seperti ini sangat dibutuhkan antara pemimpin dan rakyatnya.
Kegiatan Subuh Keliling yang digagas oleh Wawali Harris Bobihoe ini bukan sekadar rutinitas, tapi menjadi simbol komitmen pemerintah kota untuk dekat dengan masyarakat, memahami denyut nadi kehidupan mereka, dan secara aktif mendorong nilai-nilai kebaikan serta mempersiapkan generasi muda yang unggul di masa depan.