Halo Inversi! Kabar membanggakan datang dari MAN 1 Darussalam Ciamis. M. Hasby Arasyid, pelajar Kelas XIIA, berhasil meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BKC 2025 Piala Wakil Menteri Pertahanan RI, yang digelar di GOR C-Tra Arena Bandung, 6-7 November 2025.
Hasby sukses menjadi juara pertama di kategori Festival Kumite (tarung satu lawan satu) kelas SMA/MA putra 60 kg, mengalahkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Ini adalah bukti nyata bahwa talenta dari madrasah pun mampu bersaing di panggung olahraga nasional yang bergengsi.
RESEP JUARA MADRASAH
Kepala MAN 1 Darussalam Ciamis, Idan Nurdiana, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangganya yang luar biasa. Baginya, prestasi Hasby harus menjadi inspirasi masif bagi pelajar lain.
“Prestasi yang ditorehkan M. Hasby menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat, disiplin dan dukungan lingkungan yang baik, para pelajar mampu berkompetisi dan berprestasi di tingkat nasional,” kata Idan.
Keberhasilan Hasby ditegaskan oleh Idan sebagai hasil dari sinergi tiga pilar: Ketekunan berlatih(disiplin diri), Bimbingan pelatih (mentorship), dan Dukungan Penuh Orang Tua (support system di rumah). Dalam olahraga beladiri, mindset yang disiplin adalah modal utama yang melampaui kekuatan fisik.
BKC & FORKI: PENCETAK ATLET NASIONAL
Kejurnas BKC 2025 ini sendiri adalah event yang sangat strategis, diikuti oleh 2.000 karateka dari hampir 33 provinsi di seluruh Indonesia.
Acara dibuka oleh Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, yang menekankan pentingnya Kejurnas sebagai ajang scouting bibit berpotensi untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Hadi Tjahjanto mengakui bahwa Bandung Karate Club (BKC) memiliki kontribusi besar bagi FORKI, bahkan telah menyumbang atlet berprestasi di level dunia (contohnya Kevin Nataniel Hutauruk). Ia berharap kontingen BKC terus konsisten dan kembali menyumbang medali emas di ajang SEA Games XXXIII/2025 di Thailand mendatang.
Medali emas yang diraih M. Hasby Arasyid MAN 1 Darussalam Ciamis di Kejurnas bergengsi ini adalah statement bahwa Ciamis memiliki talenta beladiri kelas nasional. Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah dan support system yang kuat mampu mencetak champion yang siap berkompetisi di panggung tertinggi.