Inversi Pendidikan bukan sekadar deretan angka di atas kertas laporan hasil belajar, melainkan sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan, motivasi, dan fasilitas yang memadai.
Di Kota Banjarmasin, langkah kaki para pelajar kini terasa lebih ringan dan mantap. Hal ini menyusul aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Komando Resor Militer (Korem) 101/Antasari melalui agenda bertajuk “Bhakti Korem Untuk Anak Bangsa”.
Bertempat di Gedung Sultan Suriansyah yang bersejarah, suasana haru bercampur sukacita menyeruak saat ribuan pasang sepatu baru mulai dibagikan.
Sebanyak 2.500 pasang sepatu disalurkan kepada siswa-siswi yang berasal dari 42 institusi pendidikan, mencakup jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) di seluruh penjuru Kota Banjarmasin pada Kamis (29/01/2026).
Manifestasi Kepedulian TNI terhadap Pilar Pendidikan
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pemberian bantuan materi, melainkan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam sektor pendidikan. Sepatu, yang sering kali dianggap sebagai kebutuhan sederhana, nyatanya memiliki fungsi krusial sebagai penunjang mobilitas dan penambah kepercayaan diri bagi seorang pelajar dalam menempuh perjalanan menuju sekolah.
Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, menegaskan bahwa program ini dirancang secara inklusif untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Beliau memandang bahwa pemenuhan kebutuhan dasar pelajar merupakan langkah awal dalam menciptakan ekosistem belajar yang kondusif.
“Alhamdulillah, hari ini kami merealisasikan Bakti Korem untuk Anak Bangsa. Sebanyak kurang lebih 2.500 pasang sepatu kami distribusikan untuk sekolah-sekolah di wilayah Banjarmasin. Upaya ini merupakan langkah konkret yang sejalan dengan visi besar Presiden dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia,” jelas Brigjen TNI Ilham Yunus dalam sambutannya yang penuh khidmat.
Sinergi Lintas Sektor demi Pemimpin Masa Depan
Kesuksesan perhelatan besar ini tidak terlepas dari kolaborasi harmonis antara TNI, Pemerintah Kota Banjarmasin, dan Kodim 1007/Banjarmasin. Brigjen TNI Ilham Yunus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, yang telah bahu-membahu menyelaraskan persepsi demi masa depan generasi muda di Kalimantan Selatan.
Menurut beliau, anak-anak yang kini duduk di bangku sekolah adalah aset bangsa yang paling berharga. Mereka adalah calon-calon pemimpin yang kelak akan memegang tongkat estafet pembangunan. “Harapan kami sederhana namun mendalam: anak-anak kita semakin bersemangat menuntut ilmu.
Dengan sepatu baru, ada harapan baru yang tumbuh. Semoga ke depan, sinergi ini terus terjalin sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan dengan skala yang lebih luas lagi,” tambahnya.
Senada dengan Danrem, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, turut memberikan testimoni positif terhadap inisiatif tersebut. Beliau menilai bahwa bantuan ini menyentuh aspek fundamental dalam peningkatan kualitas pendidikan di tingkat daerah.
Kehadiran Korem 101/Antasari membuktikan bahwa tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa adalah misi kolektif yang harus diemban secara bersama-sama.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan. Bagi anak-anak kita, sepatu baru ini adalah penyemangat untuk terus mengejar cita-cita setinggi langit. Ini adalah bentuk kolaborasi strategis yang akan terus kita pelihara dan tingkatkan di masa mendatang,” ujar Ananda dengan optimisme tinggi.
Investasi Strategis Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam kacamata militer dan pembangunan nasional, pemberian bantuan pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang. Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol CZI Slamet Riyadi, menekankan bahwa kegiatan ini secara langsung mendukung target pemerintah untuk mencetak Generasi Emas Indonesia. Ketahanan nasional bermula dari sumber daya manusia yang terdidik dan memiliki integritas.
Letkol CZI Slamet Riyadi memberikan analogi sederhana mengenai dampak psikologis dari bantuan ini. “Secara psikologis, siswa yang mengenakan sepatu baru biasanya memiliki semangat baru dalam berangkat sekolah. Semangat inilah yang menjadi bahan bakar utama dalam menyerap ilmu pengetahuan. Sesuai arahan Presiden, kita harus memastikan anak-anak tidak kehilangan motivasi hanya karena kendala fasilitas,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa program ini tidak akan berhenti pada pembagian sepatu semata. Kodim 1007/Banjarmasin bersama Korem 101/Antasari tengah mengupayakan pengembangan bantuan di masa depan, termasuk pengadaan alat tulis, tas sekolah, serta sarana penunjang lainnya.
Hal ini juga bertujuan agar para pelajar di Banjarmasin memiliki kesiapan fisik dan mental yang paripurna dalam berkompetisi di kancah global.
Menutup Celah Ketimpangan Sosial
Aksi “Bhakti Korem Untuk Anak Bangsa” ini juga berfungsi sebagai instrumen untuk menekan ketimpangan sosial di lingkungan sekolah. Dengan bantuan yang merata, diharapkan tidak ada lagi siswa yang merasa rendah diri karena kondisi perlengkapan sekolah yang tidak layak. Kesetaraan dalam penampilan fisik di sekolah dapat menciptakan lingkungan pergaulan yang lebih sehat dan minim perundungan (bullying).
Penutupan acara ditandai dengan pembagian secara simbolis kepada perwakilan siswa. Raut wajah ceria dan senyum yang merekah di wajah para pelajar menjadi indikator paling jujur atas keberhasilan kegiatan ini.
Melalui langkah-langkah kecil seperti pemberian sepasang sepatu, Korem 101/Antasari telah meletakkan fondasi bagi mimpi-mimpi besar anak bangsa agar dapat melangkah lebih jauh, menembus batas-batas keterbatasan, demi masa depan Indonesia yang lebih cerah.