Padi Reborn kembali menyapa Sobat Padi lewat single anyar “Ego”, pembuka untuk album “Dua Delapan” penanda 28 tahun perjalanan band asal Surabaya di industri musik.
Dengan Tema Menaklukkan Ego, Menyelamatkan Cinta
Lagu ditulis Piyu dan memotret sisi manusia yang kerap terseret gengsi serta dorongan ingin selalu benar. Dalam relasi, ego bisa menguras energi dua insan yang saling mencinta. Pesan utamanya: hubungan bisa tetap utuh ketika keduanya menempatkan cinta di atas ego reflektif, sederhana, khas Padi.
Warna Musikal, Pop-Rock Hangat Berbalut Orkestra
Secara bunyi, “Ego” memadukan pop-rock Padi dengan balutan orkestra hasil kolaborasi bersama Budapest Scoring Orchestra. Fadly menyebut rekaman live bersama orkestra sebagai pengalaman berharga yang terasa presisi dan efisien. Rindra menilai aransemen menjaga keseimbangan: eksplorasi baru tanpa meninggalkan akar akustik yang hangat. Bagi Ari, lagu ini juga merupakan apresiasi untuk para pendengar setia sejak era 2000-an.
“Dua Delapan” Angka, Arti, dan Napas Panjang
Album “Dua Delapan” merujuk pada 28 tahun Padi (1997–2025) sekaligus 8 tahun fase kebangkitan sebagai Padi Reborn sejak 2017. Yoyo melihat angka itu sebagai simbol ketahanan dan kebersamaan yang kian solid—energi yang diharapkan terus menyala di tahun-tahun mendatang.
“Ego” diperkenalkan di Sarinah, Jakarta, Jumat (7/11), disambut meriah ratusan Sobat Padi. Banyak yang menilai lagu ini tetap membawa melodi lembut dan lirik mendalam yang mudah dinikmati, ciri yang membuat karya Padi lekat di hati pendengar lintas generasi.
Saat ini “Ego” sudah dapat didengarkan di berbagai layanan musik digital seperti Spotify, Apple Music, serta mengudara di radio-radio tanah air.