INVERSI.ID – Pedangdut senior Inul Daratista mengaku tidak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan musisi dari berbagai genre. Namun, menurutnya, kesesuaian karakter suara menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk terlibat dalam sebuah proyek musik bersama.
“Sebenarnya sih ada (peluang kolaborasi), cuman memang harus, kita harus ‘kawin’ dengan karakter suara kita juga,” ujar Inul saat ditemui di Jakarta, Kamis.
Penyanyi yang dikenal lewat fenomena “Goyang Dombret” itu menjelaskan bahwa sebuah kolaborasi tidak hanya soal mempertemukan dua nama besar, tetapi juga membutuhkan harmoni vokal agar hasil akhirnya tetap berkualitas dan nyaman dinikmati pendengar.
Menurut Inul, kecocokan warna suara menjadi salah satu elemen utama yang menentukan keberhasilan sebuah kolaborasi musik.
Selain membahas peluang kerja sama dengan musisi lain, Inul juga menyoroti semakin eratnya kolaborasi antarmusisi lintas generasi dan lintas genre yang belakangan kerap terlihat di berbagai program televisi.
Ia menilai sinergi tersebut memberikan dampak positif, baik dari sisi kreativitas maupun kelancaran penyelenggaraan sebuah pertunjukan musik.
“Sinerginya ada, kita saling membantu di setiap acara,” tambahnya.
Penyanyi yang telah berkiprah di industri dangdut sejak 2002 itu juga melihat adanya tren menarik berupa perpaduan musik dangdut dengan genre lain, seperti pop dan disko. Menurutnya, kolaborasi semacam itu menghadirkan warna baru yang membuat industri musik semakin dinamis.
Bagi Inul, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa dangdut kini semakin diterima oleh berbagai kalangan dan mampu beradaptasi dengan beragam konsep pertunjukan modern.
Ia menilai fleksibilitas dangdut menjadi salah satu alasan mengapa genre musik tersebut tetap relevan di tengah perubahan tren yang terus berlangsung.
“Ya serulah, artinya dangdut kan sudah diakui oleh seluruh masyarakat. Aku juga (dibuat) semangat, karena dengan begitu kan aku juga memacu diri supaya jangan sampai ketinggalan sama anak-anak muda, sama Gen Z saat ini ya,” kata Inul.
Pernyataan tersebut menunjukkan semangat Inul untuk terus mengikuti perkembangan industri musik sekaligus menjaga eksistensinya di tengah hadirnya generasi baru musisi dan penikmat musik.
Meski industri musik terus berkembang dengan berbagai inovasi dan kolaborasi kreatif, Inul berharap para pelaku musik tetap memiliki komitmen untuk menjaga dangdut sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.
Menurutnya, pelestarian dangdut menjadi tanggung jawab bersama agar musik yang telah melekat kuat dengan identitas masyarakat Indonesia itu tetap hidup dan berkembang di masa mendatang.