By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Anak Muda Surabaya Usung Aplikasi Smart Waste Sorting di Forum Nasional YCC 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Anak Muda Surabaya Usung Aplikasi Smart Waste Sorting di Forum Nasional YCC 2025

Event

Anak Muda Surabaya Usung Aplikasi Smart Waste Sorting di Forum Nasional YCC 2025

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Ajang Youth City Changers (YCC) 2025, yang menjadi bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) APEKSI ke-VII di Kota Surabaya, menghadirkan semangat baru dari generasi muda. Sebanyak 116 delegasi dari 98 kota di Indonesia hadir untuk berbagi ide dan solusi, salah satunya dari Kota Surabaya yang membawa gagasan inovatif di bidang pengelolaan sampah.

Contents
Aplikasi Pintar untuk Sampah, Solusi dari Anak Muda SurabayaPengelolaan Sampah = Aksi IklimAnak Muda, Motor Perubahan dan Peluang Ekonomi Hijau

Dua delegasi muda, Nafas Triwidiawati dan Mohamad Riski, yang aktif dalam komunitas Surabaya Next Leader (SNL), tampil membanggakan dengan memperkenalkan aplikasi Smart Waste Sorting sebagai inovasi pengembangan sistem pengelolaan sampah di Surabaya.

Aplikasi Pintar untuk Sampah, Solusi dari Anak Muda Surabaya

Dalam presentasinya, Nafas menyampaikan bahwa persoalan sampah sudah menjadi isu nasional yang mendesak dan memerlukan pendekatan yang kolaboratif serta inovatif. Aplikasi Smart Waste Sorting yang mereka rancang tak hanya sekadar alat digital, tapi menjadi jembatan kolaborasi antar pihak—mulai dari masyarakat, pemerintah, industri, hingga pelaku usaha.

“Pemkot Surabaya sebenarnya sudah punya aplikasi Si Basam. Kami ingin mengembangkannya lewat Smart Waste Sorting sebagai platform kolaborasi pentahelix,” jelas Nafas, Rabu (7/5).

Jargon inspiratif “Satu Kali Pilah Sampah, Sejuta Manfaat untuk Bumi” menjadi semangat gerakan yang mereka bawa. Nafas menekankan pentingnya pemilahan sampah dari rumah, terutama karena Surabaya adalah kota besar dengan potensi timbulan sampah harian yang tinggi, apalagi dari sektor kafe dan usaha kuliner.

“Kalau pemilahan dilakukan dari rumah, pekerjaan petugas akan jauh lebih ringan,” ujarnya.

Sebagai salah satu pendiri Puan in Action, gerakan sosial yang fokus pada isu lingkungan dan pemberdayaan perempuan muda, Nafas juga mendorong praktik pengomposan skala rumah tangga yang dapat langsung diterapkan.

Pengelolaan Sampah = Aksi Iklim

Mengangkat isu sampah bukan tanpa alasan. Nafas menilai bahwa Indonesia sedang berada dalam situasi darurat sampah, dan diam bukan pilihan.

“Ini adalah bentuk aksi iklim. Kita tidak bisa lagi diam. Meski Surabaya sudah punya PLTSA dan sistem yang cukup baik, kita tetap butuh kolaborasi aktif, terutama dari anak muda,” tegasnya.

Baca Juga :

55 Ribu Peserta Ikuti UTBK di UI, Ujian Jadi Simbol Transformasi Pendidikan Tinggi
Jaga Kesehatan Ekosistem Energi: Penyesuaian BBM Non-Subsidi Jadi Konsekuensi Logis Pasar Dunia!

Senada dengan Nafas, Mohamad Riski menyoroti peran anak muda sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, edukasi dan teladan dari kalangan muda bisa mengubah pola pikir masyarakat secara luas.

“Sampah organik bisa diolah jadi kompos, sedangkan sampah anorganik bisa didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomi,” ungkap Riski.

Anak Muda, Motor Perubahan dan Peluang Ekonomi Hijau

Lebih jauh, Riski melihat pengelolaan sampah bukan hanya sebagai isu lingkungan, tapi juga peluang ekonomi sirkular dan blue economy yang bisa menciptakan lapangan kerja baru.

“Masalah sampah itu kompleks. Tapi kami yakin, dari forum seperti YCC ini, ide-ide konstruktif bisa lahir dan dijalankan,” pungkasnya.

Baik Nafas maupun Riski berharap dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah dan sektor swasta demi mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang efisien, efektif, dan berkelanjutan. Mereka percaya, anak muda punya potensi besar sebagai motor penggerak perubahan positif bagi lingkungan dan masa depan kota.***

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:Anak MudaYCC 2025
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Beyond Borders Fest 2025, Jembatan Anak Muda Indonesia Menuju Dunia Internasional
Next Article Remaja 18 Tahun Raup Rp20 Miliar dari Investasi, Ini Kunci Sukses Sulianto Indria Putra
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

4 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index