By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Politik

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Jack
By
Jack
2 days ago
Share
6 Min Read
Megawati Soekarnoputri. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengusulkan penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Timor Leste melalui sejumlah kerja sama strategis yang berorientasi pada riset, penguatan ideologi, hingga pengembangan kelembagaan politik. Gagasan tersebut disampaikan saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao, di Palm Springs, Dili, Jumat.

Contents
Kolaborasi Riset untuk Hadapi Perubahan IklimPerkuat Nasionalisme dan Budaya MembacaPDI Perjuangan Buka Peluang Berbagi PengalamanTimor Leste Apresiasi Kehadiran Megawati

Dalam pertemuan tersebut, Megawati menawarkan tiga bidang kolaborasi yang dinilai dapat menjadi fondasi hubungan jangka panjang antara kedua negara bertetangga.

Kolaborasi Riset untuk Hadapi Perubahan Iklim

Usulan pertama berfokus pada penguatan kerja sama di sektor maritim dan perubahan iklim dengan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menurut Megawati, Indonesia dan Timor Leste sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan yang sama, mulai dari dampak perubahan iklim, fenomena El Nino, hingga ancaman kekeringan yang semakin sering terjadi.

Untuk mendukung kerja sama tersebut, Megawati menugaskan pakar kelautan Prof. Dr. Rokhmin Dahuri yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan untuk menyusun langkah-langkah antisipatif yang dapat dijalankan bersama kedua negara.

Perkuat Nasionalisme dan Budaya Membaca

Kerja sama kedua yang diusulkan Megawati adalah kajian nasionalisme komparatif melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Ia menilai pemikiran Bung Karno dan Xanana Gusmao memiliki kesamaan karena sama-sama lahir dari semangat perjuangan melawan kolonialisme dan memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Megawati berharap kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman ideologi, tetapi juga mendorong tumbuhnya kembali budaya membaca buku fisik di kalangan generasi muda yang mulai tergerus perkembangan teknologi digital.

PDI Perjuangan Buka Peluang Berbagi Pengalaman

Usulan ketiga menyangkut kerja sama antarpartai politik. Megawati mengatakan PDI Perjuangan siap berbagi pengalaman mengenai tata kelola organisasi, kaderisasi, hingga penguatan kelembagaan partai kepada partai-partai politik di Timor Leste, khususnya Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor Leste (CNRT).

Baca Juga :

KSAU Konfirmasi Ada 2 Pesawat Tempur Jenis Tucano Jatuh di Pasuruan
Auto Cuan dari Pegadaian! 30 Wirausaha Muda Terpilih Diguyur Beasiswa Full Package!

Menurutnya, pengalaman PDI Perjuangan dalam membangun sistem organisasi, termasuk penerapan standar ISO dan keberadaan Sekolah Partai, dapat menjadi referensi bagi pengembangan kepemimpinan politik, terutama bagi generasi muda dan kader perempuan.

Selain membahas kerja sama, Megawati juga menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja di Dili. Ia mengaku melihat perkembangan ibu kota Timor Leste yang kini jauh lebih maju dan ramai dibandingkan beberapa tahun lalu.

Suasana pertemuan berlangsung hangat ketika Megawati melontarkan candaan mengenai perjalanan hidupnya bersama Xanana Gusmao yang sama-sama pernah merasakan masa tahanan politik.

Karena kedekatan hubungan pribadi, keduanya sepakat saling menyapa tanpa menggunakan panggilan formal. Megawati memanggil Xanana dengan sebutan “Maun Xanana”, sementara dirinya meminta dipanggil “Mega”. Kepada generasi muda Timor Leste yang hadir, ia bahkan mempersilakan mereka memanggilnya “Mama”.

“Saya sering menggoda Pak Xanana. Kalau beliau menyebut penjara sebagai ‘universitas tertutup’, saya bilang, Bapak masih kalah dengan bapak saya (Bung Karno). Pak Xanana di LP Cipinang selama tujuh tahun, bapak saya total menjalani 22 tahun penjara dan dibuang tiga kali,” seloroh Megawati disambut tawa hadirin.

Di balik candaan tersebut, Megawati menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga integritas, keberanian, dan keteguhan hati sebagai seorang pemimpin.

“Tanpa keyakinan, manusia bisa menjadi pengkhianat di tengah jalan hanya demi mencari keuntungan materi. Kita harus berusaha menjadikan jalan hidup kita bermakna,” tegas Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut.

Megawati juga mengajak kaum perempuan agar lebih percaya diri dalam berpartisipasi di ruang-ruang strategis, termasuk dalam dunia politik dan demokrasi.

Menutup pidatonya, ia memberikan motivasi kepada Timor Leste agar terus percaya diri dalam menghadapi dinamika geopolitik kawasan. Bahkan, Megawati mengusulkan agar semangat Dasasila Bandung dapat diangkat menjadi salah satu mekanisme tetap ketika Timor Leste menjabat sebagai Ketua ASEAN pada 2029.

“Masa depan itu kita yang menentukan, bukan orang lain,” pungkas Megawati.

Timor Leste Apresiasi Kehadiran Megawati

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Timor Leste, Francisco Kalbuadi Lay, mengatakan jamuan yang disiapkan sengaja menggunakan menu rumahan untuk menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat.

Ia juga mengapresiasi persiapan delegasi PDI Perjuangan yang dipimpin Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto serta memuji kemampuan komunikasi Megawati saat menyampaikan pidato.

“Banyak yang terkesan, Ibu Mega memegang catatan yang ringkas, tetapi poin-poin yang disampaikan sangat luas dan mendalam saat di podium. Kami berharap anak muda di Timor Leste dapat belajar banyak dari ketokohan dua pemimpin besar, Ma Xanana dan Ibu Mega,” katanya.

Sementara itu, Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan Megawati ke Dili.

Menurut Xanana, kehadiran Megawati mengingatkannya pada momen bersejarah saat pemulihan kemerdekaan Timor Leste pada 20 Mei 2002.

“Di hadapan ribuan rakyat Timor dan para pemimpin dunia, seperti Kofi Annan dan Bill Clinton, kehadiran Anda (Megawati) kala itu mengubah momen kemerdekaan menjadi momen rekonsiliasi yang luar biasa,” kenang Xanana.

Ia menilai keputusan Megawati menghadiri perayaan kemerdekaan Timor Leste saat itu menjadi simbol penting lahirnya hubungan baru yang penuh persahabatan antara kedua negara.

“Anda menunjukkan kepada dunia bahwa mantan pihak yang berseberangan dapat memilih jalan perdamaian dan martabat. Hari ini, Timor Leste tidak memiliki sahabat yang lebih dekat daripada Indonesia,” ujar Xanana.

Xanana juga memberikan penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang dinilainya sebagai tokoh dunia yang berhasil membangun solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika dalam perjuangan melawan kolonialisme serta memperjuangkan martabat kemanusiaan.

You Might Also Like

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe
Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo
TAGGED:BRINMegawati Soekarnoputri
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Next Article Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

HukumTerkini

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

2 weeks ago
HukumTerkini

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

2 weeks ago
Politik

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

2 weeks ago
Ekonomi

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index