By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bertanding Dalam Kondisi Tertindas, Iran Pantang Tumbang
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bertanding Dalam Kondisi Tertindas, Iran Pantang Tumbang

Pildun 2026Terkini

Bertanding Dalam Kondisi Tertindas, Iran Pantang Tumbang

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
1 month ago
Share
3 Min Read
Serasa melepas beban paling berat, midfielder Saeid Ezatolahi (6), dan pemain belakang Iran, Ali Nemati menangis haru usai bermain imbang, 2-2 melawan Selandia Baru di penyisihan Grup G yang bertanding di Los Angeles, Senin (15/6). Iran harus Kembali ke Tijuana, Meksiko usai bertanding karena dilarang tinggal di Amerika Serikat. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

LOS ANGELES – Bagi banyak tim, hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 mungkin dianggap sebagai awal yang biasa saja. Namun bagi Iran, satu poin tersebut terasa jauh lebih berarti. Di tengah tekanan politik, persoalan logistik, dan ketidakpastian yang terus membayangi, Iran harus berjuang bukan hanya melawan lawan di lapangan, tetapi juga melawan situasi yang menguras fokus dan mental mereka

Iran datang ke Piala Dunia dengan beban yang tidak dimiliki sebagian besar peserta lainnya. Persiapan mereka terganggu oleh berbagai persoalan di luar sepak bola, mulai dari masalah visa bagi sejumlah staf pendukung hingga perpindahan markas latihan dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Bahkan setelah pertandingan melawan Selandia Baru berakhir, skuad Iran mengaku diperintahkan meninggalkan Amerika Serikat lebih cepat dari yang direncanakan dan kembali ke Meksiko tanpa sempat menjalani proses pemulihan yang ideal.

Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, tidak menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, kondisi tersebut membuat timnya harus menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bepergian dibanding mempersiapkan pertandingan.

“Kami menghabiskan begitu banyak waktu di udara untuk bepergian,” kata Ghalenoei. Ia bahkan menyebut Iran sebagai “mungkin tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia.”

Meski berada dalam situasi sulit, Iran menunjukkan karakter luar biasa di atas lapangan. Mereka dua kali tertinggal dari Selandia Baru, tetapi mampu bangkit melalui gol Ramin Rezaeian dan Mohammad Mohebi untuk mengamankan hasil imbang 2-2. Semangat pantang menyerah itu menjadi gambaran bagaimana skuad asuhan Ghalenoei berusaha memisahkan urusan sepak bola dari berbagai persoalan yang mengelilingi mereka.

Kapten tim, Mehdi Taremi, juga mengungkapkan frustrasinya terhadap perlakuan yang diterima tim selama turnamen. Ia menyebut situasi yang dihadapi skuad Iran sebagai “bencana” dan berharap FIFA memberikan dukungan yang lebih besar. Menurut Taremi, tekanan nonteknis yang terus muncul berpotensi mengganggu konsentrasi pemain menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, FIFA melalui presidennya, Gianni Infantino, dikabarkan mendatangi ruang ganti Iran setelah pertandingan. Kehadiran Infantino disebut sebagai bentuk dukungan moral kepada skuad yang tengah menghadapi situasi rumit selama turnamen.

Kini ujian yang lebih berat sudah menanti. Iran masih harus menghadapi Belgia dan Mesir dalam persaingan Grup G yang sangat ketat. Namun hasil melawan Selandia Baru menunjukkan bahwa para pemain Iran masih memiliki modal terpenting untuk bertahan di Piala Dunia: ketangguhan mental.

Bagi Ghalenoei dan anak asuhnya, perjuangan di Piala Dunia 2026 bukan sekadar soal mengejar tiket ke babak berikutnya, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu bertahan di tengah badai yang terus menerpa.

Baca Juga :

Kronolgi dan Percakapan Terakhir Wanita Tewas Terjatuh di Lift Kualanamu
Marshmallow Halal Kok Ada BABI-nya? BPOM & BPJPH Bongkar Skandal Makanan

Grup G

#TimMNMSK+/-P
1Iran101001
2Selandia Baru101001
3Belgia101001
4Mesir101001

You Might Also Like

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
TAGGED:Iranpiala dunia 2026Selandia Baru
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Duel Legenda Berakhir Imbang! Lukaku dan Mo Salah Sama-sama Bersinar
Next Article Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru

4 days ago
PolitikTerkini

Nama Bahlil Disoraki Kader PKB, Komen Cak Imin : “Gawat, Banyak Penggemarnya!”

4 days ago
InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

4 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index