By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri

Terkini

Palu Berduka Lagi, Jangan Biarkan Sulawesi Tengah Berjuang Sendiri

Nicholas
By
Nicholas
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Kondisi terkini yang terjadi di Kecamatan Nokilalaki, Sigi, Sulawesi Tengah, usai gempa berkekuatan Magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6) mengguncang Palu. Provinsi ini diingatkan Kembali akan trauma gempa besar di tahun 2018 yang memakan korban jiwa ribuan warga. (Foto, dok/kapolres Sigi/Tribrata.news.com)
SHARE

PALU – Luka lama itu seakan kembali terbuka. Sulawesi Tengah, wilayah yang pada 2018 menjadi saksi salah satu bencana paling mematikan dalam sejarah Indonesia, kembali diguncang gempa kuat berkekuatan Magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6). Di tengah kepanikan warga, kabar duka kembali datang setelah seorang warga Kabupaten Sigi dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 10.27 WIB dengan episentrum berada sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada kedalaman 16 kilometer. BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun guncangannya dirasakan kuat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah dan memicu kepanikan masyarakat.

Di Kabupaten Sigi, satu warga dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa material bangunan saat gempa terjadi. Selain korban jiwa, sejumlah warga mengalami luka-luka dan kerusakan bangunan dilaporkan terjadi di beberapa titik. BNPB bersama BPBD masih terus melakukan pendataan terhadap dampak gempa tersebut.

Kepolisian bersama TNI, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, dan berbagai instansi terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Aparat membantu evakuasi warga, melakukan asesmen kerusakan, serta memastikan masyarakat mendapatkan bantuan yang diperlukan sesegera mungkin.

Namun peristiwa ini bukan sekadar soal angka magnitudo atau statistik korban. Bagi masyarakat Palu, Sigi, Donggala, dan wilayah sekitarnya, setiap gempa besar selalu membawa trauma mendalam. Ingatan publik belum pernah benar-benar lepas dari bencana 28 September 2018 ketika gempa berkekuatan M7,7 memicu tsunami dan likuefaksi yang menewaskan lebih dari 2.200 orang di Sulawesi Tengah. Kabupaten Sigi sendiri kehilangan ratusan warganya dalam tragedi tersebut.

Tak heran jika video dan foto yang beredar di media sosial pada Selasa siang memperlihatkan warga berhamburan keluar rumah, kantor, sekolah, hingga rumah sakit sesaat setelah guncangan terjadi. Di Palu, pasien dan tenaga medis bahkan sempat berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri.

Gelombang simpati pun mengalir dari berbagai daerah. Warganet di platform X, Instagram, dan Facebook ramai mengunggah doa serta pesan dukungan bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Banyak yang mengingatkan bahwa Palu bukan sekadar daerah yang sedang mengalami gempa, melainkan daerah yang masih menyimpan trauma kolektif akibat bencana besar delapan tahun lalu.

Karena itu, bencana ini seharusnya menjadi panggilan kepedulian nasional. Saat sorotan publik sering berpindah dari satu isu ke isu lain, masyarakat Palu dan Sigi kembali dihadapkan pada ketidakpastian akibat aktivitas seismik yang masih tinggi. Bahkan laporan terbaru menyebut telah terjadi puluhan gempa susulan setelah gempa utama mengguncang wilayah tersebut.

Indonesia pernah bergandengan tangan membantu Palu bangkit dari tragedi 2018. Semangat yang sama perlu kembali dihidupkan hari ini. Bantuan kemanusiaan, dukungan psikososial, perhatian pemerintah, serta solidaritas masyarakat menjadi modal penting agar warga Sulawesi Tengah tidak merasa sendirian menghadapi cobaan baru.

Baca Juga :

6 Atlet Indonesia Bikin Heboh di Physical: Asia, Reality Show Netflix yang Lagi Naik Daun”
Cabai Rawit Merah Jadi “Emas Merah”, Harga Naik 23% dalam sebulan

Sebab bagi Palu dan Sigi, setiap gempa bukan hanya guncangan tanah. Ia juga mengguncang kenangan, trauma, dan perjuangan panjang untuk bangkit dari salah satu bencana terbesar yang pernah melanda Indonesia.

You Might Also Like

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe
Dibantai Belgia 4-1, AS Tinggalkan Piala Dunia dengan Luka Mendalam
Tangis Ronaldo Pecah! Spanyol Singkirkan Portugal Plus Mimpi Sang Legenda
Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
TAGGED:BMKGKabupaten SigiPaluSulawesi Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bertanding Dalam Kondisi Tertindas, Iran Pantang Tumbang
Next Article Heboh Harga Pertamax, Padahal dari Awal Tak Pernah Disubsidi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

InternasionalTerkini

Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Trump Bikin Heboh! Saat FIFA Dinilai Tunduk pada Superioritas AS

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Singkirkan Selecao dan Bawa Norwegia ke Perempat Final Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Drama di Azteca! Inggris Ukir Sejarah, Taklukkan Meksiko di Kandang Keramatnya

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index