By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum

Internasional

Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum

Jack
By
Jack
3 weeks ago
Share
2 Min Read
Sejumlah orang beraktivitas di depan Kantor Urusan Ekonomi dan Pasar Kota Weimar, di negara bagian Thüringen, Jerman. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Dampak konflik di Timur Tengah mulai dirasakan oleh berbagai negara, termasuk Jerman. Pemerintah negara tersebut mengungkapkan bahwa gejolak kawasan telah menghambat laju pemulihan ekonomi yang sebelumnya diproyeksikan terjadi sepanjang tahun ini.

Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menyatakan bahwa perang yang terjadi di Timur Tengah memberikan tekanan besar terhadap perekonomian nasional. Menurutnya, konflik tersebut telah memangkas sekitar separuh potensi pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya diperkirakan dapat dicapai.

“Perang … melawan Iran telah mengurangi separuh pemulihan ekonomi yang kami harapkan tahun ini. Perang ini sangat merugikan Jerman,” kata Klingbeil dalam konferensi pers di Berlin pada Senin.

Ia menjelaskan bahwa perlambatan ekonomi akibat situasi geopolitik memaksa pemerintah mengambil sejumlah keputusan fiskal yang tidak mudah. Salah satunya adalah menunda pembayaran utang dari dana pinjaman yang sebelumnya telah digunakan pemerintah.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keuangan negara di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, perkembangan diplomatik juga mulai terlihat. Pada 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani sebuah memorandum secara jarak jauh yang mengatur penghentian konflik militer yang telah berlangsung sejak 28 Februari.

Kesepakatan tersebut turut memuat komitmen kedua negara untuk menjalankan sejumlah langkah lanjutan. Amerika Serikat diberikan tenggat waktu untuk mengakhiri blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sedangkan Iran diwajibkan memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Apabila implementasi memorandum berjalan sesuai rencana, langkah ini diharapkan dapat membantu meredakan ketegangan di kawasan sekaligus mengurangi tekanan terhadap ekonomi global yang selama beberapa bulan terakhir terdampak oleh konflik tersebut.

You Might Also Like

Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru
TAGGED:EkonomiJermanKonflik Timur Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Next Article Gugur di Wimbledon 2026, Aldila Sutjiadi Fokus Siapkan Misi Baru di US Swing
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

4 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

4 days ago
EkonomiInternasional

Impor Minyak Rusia Dieksekusi, Stok BBM Nasional Dijaga Tetap Aman

6 days ago
Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index