JAKARTA, INVERSI – Kabar mengecewakan datang bagi penggemar musik emo dan rock alternatif di Indonesia. Grup band asal Amerika Serikat, My Chemical Romance, dipastikan batal tampil dalam ajang Hammersonic Festival yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Kepastian ini diumumkan secara resmi oleh promotor acara, Ravel Entertainment, melalui pernyataan di media sosial.
Pengumuman pembatalan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Ravel Entertainment pada Sabtu, 20 Desember 2025. Dalam pernyataannya, promotor menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penggemar dan pemegang tiket Hammersonic Festival atas perubahan jadwal yang tidak dapat dihindari.
“My Chemical Romance tidak dapat tampil di Hammersonic Festival sesuai jadwal yang telah diumumkan. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemegang tiket Hammersonic Festival,” tulis pihak promotor.
Meski batal tampil dalam format festival, Ravel Entertainment memastikan bahwa My Chemical Romance tetap akan menyapa penggemarnya di Indonesia. Namun, kehadiran band yang dikenal lewat lagu Welcome to the Black Parade tersebut akan dikemas dalam format berbeda, yakni konser tunggal berskala besar. Keputusan ini diharapkan dapat tetap mengobati kekecewaan para penggemar yang telah lama menantikan kedatangan MCR ke Tanah Air.
Konser tunggal tersebut akan bertajuk “My Chemical Romance Live in Jakarta” dan dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026. Acara ini rencananya akan digelar di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, yang memiliki kapasitas besar dan kerap menjadi lokasi konser internasional berskala masif. Dalam pengumuman lanjutan, promotor menegaskan bahwa konser ini akan menjadi momen spesial bagi para penggemar MCR di Indonesia.
“MCR akan kembali ke Jakarta untuk konser tunggal mereka, ‘My Chemical Romance Live in Jakarta’, yang akan berlangsung pada 22 November 2026 di Jakarta International Stadium,” tulis Ravel Entertainment dalam unggahan terpisah.
Promotor juga menegaskan bahwa detail terkait penjualan tiket, tata letak panggung, serta konsep konser akan diumumkan kemudian.
Meski kabar konser tunggal disambut antusias oleh sebagian penggemar, pembatalan penampilan MCR di Hammersonic Festival tetap menimbulkan berbagai reaksi di media sosial. Sejumlah pemegang tiket festival mengungkapkan kekecewaan karena telah merencanakan kehadiran mereka khusus untuk menyaksikan MCR dalam format festival. Sebagian lainnya mempertanyakan mekanisme pengembalian dana atau refund tiket.
Salah satu komentar datang dari akun Instagram bernama zoechanji yang menyampaikan keluhan terkait proses refund.
“Ini kapan bisa refundnya, barusan mencoba melalui aplikasi tidak bisa. Tolong dipercepat proses refundnya, karena ingin membeli tiket yang baru untuk tanggal 27 Desember,” tulisnya di kolom komentar unggahan promotor.
Komentar tersebut mencerminkan keresahan sebagian penonton yang ingin segera mendapatkan kepastian terkait hak mereka sebagai pemegang tiket.
Hingga saat ini, pihak promotor belum merinci secara detail mekanisme pengembalian dana bagi pemegang tiket Hammersonic Festival yang terdampak perubahan lineup. Namun, Ravel Entertainment menyatakan akan memberikan informasi lanjutan secepatnya melalui kanal resmi mereka. Promotor juga mengimbau para penonton untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Pembatalan penampilan My Chemical Romance di Hammersonic Festival 2026 menambah daftar dinamika dalam penyelenggaraan konser dan festival musik internasional di Indonesia. Faktor jadwal, format pertunjukan, hingga pertimbangan teknis kerap menjadi tantangan dalam menghadirkan musisi papan atas dunia. Meski demikian, kepastian digelarnya konser tunggal MCR di Jakarta tetap menjadi angin segar bagi penggemar yang telah lama menantikan aksi panggung band legendaris tersebut.
Dengan konser tunggal yang dijadwalkan pada akhir 2026, penggemar diharapkan dapat menikmati pengalaman yang lebih intim dan penuh, berbeda dengan atmosfer festival. Kehadiran My Chemical Romance di Jakarta International Stadium diproyeksikan menjadi salah satu konser rock terbesar di Indonesia pada tahun 2026, sekaligus menandai kembalinya band tersebut ke panggung Asia Tenggara dalam format yang lebih eksklusif.