By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas

KesehatanTerkini

Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas

Alexander
By
Alexander
15 seconds ago
Share
3 Min Read
Sejumlah personel didukung alat berat melakukan pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (3/7/2026). (Foto, dok/Kemenhut)
SHARE

JAKARTA – Kebakaran hebat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, memasuki hari keenam dan belum juga berhasil dipadamkan. Di balik kobaran api yang terus membakar tumpukan sampah, ancaman serius berupa asap pekat, gangguan kesehatan, hingga potensi meluasnya kebakaran masih membayangi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Tangerang bahkan telah menetapkan status tanggap darurat sejak 1 hingga 14 Juli 2026 menyusul meluasnya kebakaran yang mulai terjadi pada Selasa (30/6). Berbagai upaya dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk mengendalikan api yang masih menyala.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekitar 40 persen area yang terbakar telah berhasil dipadamkan dan kini memasuki tahap pendinginan. Namun, 60 persen lainnya masih terus dipadamkan melalui operasi darat dan udara.

“Saat ini 40% dari daerah terbakar sudah padam dan dilakukan pendinginan, upaya pemadaman melalui jalur darat maupun jalur udara masih dilakukan untuk 60% daerah terbakar yang masih belum padam meski sudah bisa dikendalikan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).

BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing dan akan menambah dua unit lagi mulai Senin (6/7) sehingga total menjadi empat helikopter guna mempercepat proses pemadaman.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiagakan satu pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Namun, pelaksanaannya masih terkendala minimnya awan hujan selama sepekan ke depan.

“Operasi modifikasi cuaca belum memungkinkan untuk dilakukan hingga 7 hari ke depan dikarenakan tidak adanya awan hujan yang memadai,” kata Abdul Muhari.

Dampak kebakaran semakin dirasakan warga sekitar. Sebanyak 232 jiwa terpaksa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar demi menghindari paparan asap tebal. Para pengungsi terdiri atas 60 anak-anak, 26 balita, 7 lansia, 1 ibu hamil, 137 orang dewasa, dan 1 penyandang disabilitas.

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan penyelidikan penyebab kebakaran baru akan dilakukan setelah proses pemadaman selesai.

Baca Juga :

SkyAvenue 2025: Festival Musik SMA Labschool Kebayoran Gaungkan Aksi Lingkungan
Respons Kepala BGN Tegaskan Prioritas ASI & Batasi Opsi Susu Formula di Program MBG

“Sekarang fokusnya adalah pemadaman dan pencegahan penyebaran. Tidak mungkin juga kita olah TKP di sini untuk cari penyebab,” kata Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan KLH, Irjen Rizal Irawan, di Tangerang, Minggu (5/7), dikutip Antara.

Rizal menjelaskan area yang terbakar berada di luar zona controlled landfill, sistem pengelolaan sampah terkendali yang mulai diterapkan sejak tahun lalu. Ia juga memastikan KLH akan melakukan evaluasi terhadap sekitar 390 TPA di seluruh Indonesia mulai 1 Agustus 2026 guna memastikan kepatuhan pengelolaan lingkungan.

Selama api belum sepenuhnya padam, ancaman asap berbahaya, gangguan kualitas udara, serta risiko kesehatan bagi masyarakat masih menjadi perhatian utama. Pemerintah pun mengimbau warga tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

You Might Also Like

Kanada Tersingkir, Singa Atlas Ukir Sejarah ke Perempat Final
Gol Cepat Jhon Arias Singkirkan Ghana! Kolombia Melesat ke 16 Besar
Gunung Anak Krakatau Siaga: Warga Banten & Lampung Harus Antisipasi!
Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo
Kisah Cinderella Cape Verde Berakhir, Argentina Harus Mati-Matian Sebelum Lolos
TAGGED:BNPBKebakaranTangerangTPA Jatiwaringin
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kanada Tersingkir, Singa Atlas Ukir Sejarah ke Perempat Final
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tangis Haru Salah Berujung Duel Lawan Messi di 16 Besar

2 hours ago
Pildun 2026Terkini

Diam-Diam Mematikan! Swiss Belum Terkalahkan dan Siap Jadi Ancaman Besar

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Drama Gila! VAR Hancurkan Harapan Kroasia dan Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Bantai Austria 0-3, La Furia Roja Melenggang Santai ke 16 Besar Piala Dunia 2026

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index