Timnas Wushu Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Edgar Xavier Marvelo dan rekan-rekannya tak hanya melampaui target tiga medali emas, tetapi juga sukses mempertahankan gelar juara umum yang sebelumnya diraih pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023.
Pada hari terakhir pertandingan cabang olahraga wushu yang berlangsung di Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Senin (15/12/2025), Indonesia tampil impresif dengan merebut empat medali emas dan satu medali perunggu.
Medali emas diraih melalui Patricia Geraldine di nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu, serta tim Dullian Bare Handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi. Dua emas lainnya disumbangkan atlet sanda, Tharisa Dea Florentina dan Samuel Marbun. Sementara itu, satu-satunya medali perunggu diraih Harry Brahmana di kelas 70 kilogram.
Dengan hasil tersebut, Indonesia mengoleksi total lima medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Capaian ini tidak hanya melampaui target awal, tetapi juga memastikan Indonesia kembali menjadi juara umum cabang olahraga wushu di SEA Games ke-33 Thailand 2025.
Sebagai perbandingan, pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023, Indonesia keluar sebagai juara umum dengan raihan enam emas, enam perak, dan dua perunggu. Prestasi serupa juga pernah dicapai pada SEA Games Jakarta–Palembang 2011 dengan torehan delapan emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Pada laga final kelas 56 kilogram putri, Tharisa Dea Florentina tampil agresif dan dominan. Lewat kombinasi pukulan dan tendangan yang efektif, ia mengamankan kemenangan 2-0. “Saya senang dan bangga bisa mempertahankan medali emas,” ujar Tharisa usai pertandingan.
Kesuksesan tersebut diikuti Samuel Marbun yang meraih emas kelas sanda putra setelah menaklukkan atlet tuan rumah, Charuwat Khunphe, dengan skor 2-0. “Saya sangat senang dan bangga karena ini medali emas pertama saya. Pada SEA Games Kamboja 2023, saya hanya meraih perunggu,” kata Samuel.
Penampilan Tharisa dan Samuel mendapat apresiasi dari Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Sanda PB WI, Sudarsono. Ia menilai Tharisa tampil sesuai ekspektasi, sementara Samuel menunjukkan performa di luar perkiraan dengan kemampuan membaca permainan lawan secara cermat.
Ketua Pengprov Wushu Indonesia DKI Jakarta sekaligus Wakil Bendahara PB WI, Gunawan Tjokro, menyebut keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tidak terlepas dari komitmen Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, dalam menjalankan program pembinaan berkelanjutan, serta dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Baca Juga : https://inversi.id/ayustina-delia-priatna-usai-persembahkan-emas-ini-awal-dari-segalanya/