By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Ekonomi

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Muhammad dzaudan
By
Muhammad dzaudan
8 hours ago
Share
5 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden)
SHARE

Jakarta – Minat investasi asing terhadap sektor energi Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa India menyatakan ketertarikan untuk memperluas investasi di sektor hulu minyak dan gas (migas) Indonesia. Tidak hanya itu, India juga meminta adanya peningkatan impor batu bara dari Indonesia guna memenuhi kebutuhan energi domestiknya yang terus meningkat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai rangkaian pertemuan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah India. Menurutnya, ketertarikan India menjadi sinyal kuat bahwa sektor energi Indonesia semakin dipercaya oleh mitra internasional sebagai tujuan investasi yang menjanjikan.

“India memiliki ketertarikan untuk berinvestasi di sektor migas Indonesia. Selain itu, mereka juga meminta agar impor batu bara dari Indonesia dapat ditingkatkan,” ujar Bahlil.

Minat investasi dari salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia tersebut menjadi indikator bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik tinggi di tengah dinamika ekonomi global. Dengan cadangan sumber daya alam yang melimpah serta berbagai reformasi regulasi di sektor energi, Indonesia dinilai mampu memberikan kepastian investasi bagi para pelaku usaha internasional.

Sektor hulu migas menjadi salah satu fokus pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan eksplorasi dan produksi nasional, termasuk membuka peluang kerja sama dengan investor global yang memiliki pengalaman, teknologi, dan kapasitas pendanaan yang kuat.

Ketertarikan India untuk masuk ke sektor tersebut dipandang dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan industri migas nasional. Investasi baru berpotensi mempercepat eksplorasi wilayah kerja migas, meningkatkan produksi energi nasional, sekaligus membuka peluang terciptanya lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah penghasil migas.

Selain sektor migas, permintaan India untuk menambah impor batu bara dari Indonesia juga menunjukkan posisi strategis Indonesia sebagai salah satu pemasok energi utama di kawasan Asia. Batu bara Indonesia selama ini dikenal memiliki kualitas yang kompetitif dengan pasokan yang relatif stabil sehingga menjadi pilihan bagi berbagai negara, termasuk India.

Kebutuhan energi India yang terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan jumlah penduduk membuat negara tersebut terus mencari pasokan energi yang aman dan berkelanjutan. Dalam konteks itu, Indonesia menjadi mitra penting karena mampu menyediakan kebutuhan batu bara dalam jumlah besar.

Bagi Indonesia, peluang peningkatan ekspor batu bara juga dapat memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui devisa dan mendukung aktivitas sektor pertambangan nasional. Namun demikian, pemerintah tetap menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan energi domestik akan tetap menjadi prioritas sebelum meningkatkan volume ekspor.

Baca Juga :

Jadwal Tayang, Sinopsis dan Daftar Pemain Film Ghostbusters: Frozen Empire
Desta dan Natasha Rizky Liburan Bareng Anak di Singapura, Didoakan Rujuk

Di sisi lain, meningkatnya ketertarikan investor asing terhadap sektor energi juga dinilai sebagai hasil dari berbagai langkah pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Penyederhanaan perizinan, penguatan kepastian hukum, serta upaya mendorong hilirisasi sumber daya alam menjadi sejumlah faktor yang meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia.

Hubungan bilateral Indonesia dan India sendiri terus mengalami penguatan, terutama di bidang perdagangan, investasi, dan energi. Kerja sama kedua negara diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan investasi migas dan perdagangan batu bara, tetapi juga dapat berkembang ke sektor energi lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.

Dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa dan kebutuhan energi yang terus meningkat, India merupakan salah satu mitra strategis bagi Indonesia. Masuknya investasi dari negara tersebut diperkirakan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi energi di kawasan Asia Tenggara.

Pernyataan Bahlil mengenai minat besar India menjadi sinyal positif bagi prospek sektor energi nasional. Ketertarikan tersebut tidak hanya membuka peluang masuknya modal baru ke sektor hulu migas, tetapi juga mempertegas posisi Indonesia sebagai pemasok energi yang diperhitungkan di pasar internasional.

Apabila rencana investasi tersebut dapat direalisasikan, kerja sama Indonesia dan India diproyeksikan mampu memberikan manfaat bagi kedua negara. Indonesia memperoleh tambahan investasi dan penguatan sektor energi, sementara India mendapatkan akses terhadap pasokan energi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonominya di masa mendatang.

You Might Also Like

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional
Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI
Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar
Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai
Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera
TAGGED:BahlilESDMInvestasi Migas
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Next Article Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

1 week ago
Ekonomi

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

1 week ago
EkonomiTerkini

Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index