INVERSI.ID – Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil langkah cepat setelah hasil buruk pada laga perdana Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Eagles of Carthage itu resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih kepala baru menggantikan Sabri Lamouchi yang diberhentikan usai kekalahan telak dari Swedia.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Tunisia melalui akun media sosial resminya pada Selasa. Renard akan memimpin tim nasional Tunisia hingga berakhirnya Piala Dunia 2026.
“Federasi Sepak Bola Tunisia mengumumkan penunjukkan Herve Renarad sebagai pelatih tim nasional hingga akhir Piala Dunia 2026,” kata Federasi Sepak Bola Tunisia dalam laman media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Pergantian pelatih dilakukan tidak lama setelah Tunisia menelan kekalahan 1-5 dari Swedia pada pertandingan pembuka Grup F yang berlangsung di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko.
Hasil tersebut menjadi awal yang mengecewakan bagi Tunisia dalam turnamen empat tahunan itu. Selain membuat posisi mereka terpuruk di dasar klasemen sementara, kekalahan besar tersebut juga dinilai berdampak terhadap mental dan kepercayaan diri para pemain.
Merespons situasi tersebut, federasi langsung melakukan evaluasi dan memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Sabri Lamouchi. Sebagai penggantinya, Herve Renard mulai menjalankan tugas sejak Selasa (16/6) dan langsung memimpin persiapan tim menghadapi pertandingan berikutnya.
Federasi juga memastikan pelatih asal Prancis tersebut akan memperoleh dukungan fasilitas serta skema finansial yang setara dengan pendahulunya selama menangani Tunisia di Piala Dunia 2026.
Renard bukan sosok asing di level sepak bola internasional. Pelatih berusia 57 tahun itu memiliki pengalaman panjang menangani berbagai tim nasional, termasuk Arab Saudi yang pernah ia bawa tampil kompetitif di panggung Piala Dunia.
Sepanjang kariernya, Renard dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan kedisiplinan, organisasi permainan yang rapi, serta kekuatan mental tim dalam menghadapi pertandingan penting.
Tugas perdana Renard bersama Tunisia tidak akan mudah. Ia harus segera membangkitkan performa tim saat menghadapi Jepang dalam laga kedua Grup F yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni di Stadion BBVA.
Pertandingan tersebut menjadi penentu penting bagi peluang Tunisia untuk tetap bertahan dalam persaingan memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Saat ini Tunisia menghuni posisi juru kunci Grup F setelah gagal meraih poin pada laga pembuka. Mereka tergabung bersama Swedia, Jepang, dan Belanda dalam grup yang diprediksi berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir.
Dengan kehadiran Herve Renard, Tunisia berharap dapat menemukan kembali kepercayaan diri serta memperbaiki performa demi menjaga asa melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.