By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Pakar: Pemerintah Jangan Lihat Hutan Hanya Sebatas Laba Tahun Berjalan Saja!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pakar: Pemerintah Jangan Lihat Hutan Hanya Sebatas Laba Tahun Berjalan Saja!

Politik

Pakar: Pemerintah Jangan Lihat Hutan Hanya Sebatas Laba Tahun Berjalan Saja!

Alexander
By
Alexander
6 months ago
Share
2 Min Read
Pakar sekaligus Guru Besar Universitas Andalas (Unand) Prof. Syafruddin Karimi. (Foto: istimewa)
Pakar sekaligus Guru Besar Universitas Andalas (Unand) Prof. Syafruddin Karimi. (Foto: istimewa)
SHARE

MEDAN, INVERSI – Pakar dari Universitas Andalas (Unand) Prof. Syafruddin Karimi mengatakan bencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah Sumatra pada akhir November 2025, memberikan pelajaran keras kepada semua pihak, utamanya pemerintah.

Menurut dia, selama hutan dihilangkan untuk keuntungan jangka pendek dan tata ruang mengabaikan kontur alam, maka hampir dapat dipastikan setiap musim hujan datang bakal menyimpan potensi tragedi baru seperti yang baru-baru ini terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Jika pemerintah menjadikan peristiwa ini sebagai titik balik, Sumatra dapat memasuki fase pembangunan yang lebih dewasa, hutan dipandang sebagai infrastruktur protektif, bukan cadangan lahan kosong,” kata Syafruddin saat dikonfirmasi pada Sabtu (13/12/2025).

Di sisi bersamaan, menurut dia, Daerah Aliran Sungai atau DAS juga harus dibaca sebagai sistem terpadu, bukan potongan-potongan izin dan kebijakan ekonomi yang menghitung biaya bencana masa depan.

“Bukan hanya laba tahun berjalan,” ujarnya.

Prof. Syafruddin menekankan, tanpa perubahan cara berpikir dan cara mengeluarkan izin, maka banjir bandang dan longsor berikutnya, diprediksi hanya menunggu giliran.

Maka itu, kata dia, harus ada paradigma bahwa hutan yang berdiri bukan beban, melainkan polis asuransi ekologis dan sosial yang paling masuk akal.

“Banjir bandang dan longsor yang menelan ratusan-ribuan nyawa dan merusak puluhan ribu rumah memperlihatkan harga yang harus dibayar ketika polis itu dicairkan dengan cara yang salah seperti ditebang, dibalak, dan dikonversi tanpa menghitung biaya kerusakan yang datang kemudian,” kata Syafruddin Karimi.

You Might Also Like

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !
Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI
Bongkar “Sistem Kasta”, Ketum Golkar Tegaskan Partai Beringin Rumah Bersama Semua Kader
Dipuji Prabowo! Satgas PKH di Bawah Bahlil Bikin Bandit Perampok Ketar-Ketir
Diam-Diam Bahlil Bergerak di Filipina! Misi Energi Prabowo di KTT ASEAN Jadi Sorotan
TAGGED:bencanaHutanPakar
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article PT Jasamarga Related Business (JMRB) terus meningkatkan kualitas layanan jelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). (Foto : Dok PT. Jasamarga) Sambut Nataru, PT JMRB Pastikan Optimalisasi Layanan Hotel di Travoy Rest 379A Ruas Semarang-Batang
Next Article Penyerahan sertipikat rumah ibadah dan tanah wakaf se-Jatim di Surabaya. (Foto : Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)) 2.532 Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah se-Jatim Dapat Sertipikat dari Menteri ATR/BPN
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

DPR Ingatkan Pemerintah Fokus Benahi Keselamatan KRL, Bukan Sekadar Gerbong Khusus Perempuan

1 month ago
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto: Instagram/Dok. Melangkah Dari Timur)
EkonomiPolitik

Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Stabil Usai Bertemu Presiden Prabowo

1 month ago
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto: Instagram/Dok. Melangkah Dari Timur)
EkonomiPolitik

Pemerintah Kaji CNG Jadi Alternatif Pengganti LPG

1 month ago
Pelantikan pejabat baru Kabinet Merah Putih pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka, di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). (Foto: Tangkapan Layar/Youtube Sekretariat Presiden)
Politik

Prabowo Lakukan Reshuffle Kabinet: 6 Pejabat Baru Resmi Dilantik di Istana Negara

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index