By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI

PolitikTerkini

Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo mengecek cockpit Rafale hingga misil buatan Prancis yang diserahkan ke TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, (18/5/2026). (Foto, Dok Biro Sekretariat Presiden)
SHARE

JAKARTA — Di tengah meningkatnya tensi geopolitik global dan eskalasi konflik di berbagai kawasan dunia, Indonesia menunjukkan sinyal kuat sebagai negara yang makin disegani dalam sektor pertahanan. Presiden Prabowo Subianto resmi menyerahkan sederet alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern kepada TNI, mulai dari jet tempur Rafale, pesawat strategis Airbus A400M Atlas MRTT, hingga misil dan radar canggih buatan Prancis.

Penyerahan alutsista dilakukan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5), dan dinilai menjadi tonggak penting penguatan daya tangkal nasional sekaligus peningkatan wibawa Indonesia di tengah dinamika keamanan global yang semakin tidak menentu.

Dalam prosesi tersebut, Prabowo bahkan terlihat mengecek langsung kokpit pesawat tempur Rafale serta sistem persenjataan yang baru diterima TNI.

“Jadi ya, kita menerima secara resmi dengan adat kita, penambahan alutsista untuk angkatan udara kita. Kita menerima enam pesawat tempur Rafale, dan pesawat angkut Falcon, pesawat angkut VIP, dan A400. Ada radar juga,” kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Total terdapat 11 pesawat dan 8 sistem persenjataan yang diserahkan kepada TNI. Rinciannya meliputi enam pesawat tempur Rafale MRCA Standard 4.1, empat pesawat Falcon 8X, serta satu Airbus A400M Atlas MRTT.

Kehadiran Rafale menjadi sorotan utama karena pesawat tempur generasi modern tersebut dikenal memiliki kemampuan multi-role combat aircraft (MRCA) dengan sistem radar RBE2 AESA serta dukungan misil METEOR, MICA, dan A2SM Hammer yang mampu meningkatkan dominasi udara Indonesia.

Rafale menggunakan mesin ganda M88 yang memungkinkan manuver tinggi dalam berbagai kondisi tempur. Pesawat itu juga dilengkapi Pod TALIOS, sistem penargetan dan pengintaian optronik generasi terbaru yang biasa digunakan dalam operasi militer modern.

Selain Rafale, Indonesia juga menerima pesawat Airbus A400M Atlas MRTT yang memiliki kemampuan angkut strategis dengan kapasitas maksimum hingga 37 ton metrik. Pesawat ini mampu menjangkau operasi jarak jauh hingga 3.400 mil laut dan terbang di ketinggian 40.000 kaki dengan kecepatan maksimum 0,72 Mach.

Tak hanya armada udara, sistem pertahanan Indonesia juga diperkuat misil METEOR berbobot 190 kilogram dengan sistem panduan terminal otonom, serta enam unit bom pintar AASM Hammer Family yang dikenal memiliki tingkat akurasi tinggi dalam berbagai kondisi cuaca dan lingkungan.

Baca Juga :

Jadwal Proliga 2024 Hari Ini, Ada Bandung bjb Tandamata vs Popsivo Polwan
Fakta-fakta Pria Botak Ajak YouTuber Korea Selatan Ngamar di Hotel

Indonesia juga menerima radar GCI GM403 dengan jangkauan deteksi hingga 515 kilometer yang mampu meningkatkan kemampuan pemantauan ancaman udara nasional.

Penguatan alutsista ini dinilai mempertegas posisi Indonesia sebagai negara dengan kekuatan pertahanan yang semakin modern di kawasan Asia Tenggara. Di tengah konflik global yang memicu perlombaan teknologi militer, langkah Indonesia memperkuat sistem pertahanan dipandang penting untuk menjaga stabilitas kawasan dan melindungi kedaulatan nasional.

Prabowo menegaskan bahwa penguatan pertahanan bukan untuk kepentingan agresi, melainkan sebagai deterrent atau daya tangkal agar Indonesia mampu menjaga wilayahnya sendiri.

“Jadi, Saudara-saudara, ini hanya saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan. Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent. Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” ujar Prabowo.

Masuknya Rafale, radar modern, hingga sistem misil presisi tinggi juga memperlihatkan transformasi besar pertahanan Indonesia menuju kekuatan militer berteknologi tinggi yang lebih siap menghadapi tantangan zaman.

Di tengah dunia yang semakin penuh ketidakpastian, penambahan alutsista modern ini bukan sekadar penguatan militer, tetapi juga simbol meningkatnya kepercayaan diri dan wibawa Indonesia di mata internasional.

You Might Also Like

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas
Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
TAGGED:AlutsistaPesawat RafalePresiden Prabowo Subianto
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mafia Barcode Menggila! YLKI Minta Aturan BBM Diperketat demi Selamatkan Hak Rakyat Kecil
Next Article Jangan Ditunda Lagi! KAI Pastikan Moda Transportasi Darat Siap Pakai B50
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai Ditetapkan Tersangka, Datang Tanpa Rompi Tahanan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth

2 days ago
Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran

3 days ago
Internasional

Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru

4 days ago
Hukum

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Aliran Dana

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index