By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: DPR Ingatkan Pemerintah Fokus Benahi Keselamatan KRL, Bukan Sekadar Gerbong Khusus Perempuan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » DPR Ingatkan Pemerintah Fokus Benahi Keselamatan KRL, Bukan Sekadar Gerbong Khusus Perempuan

PolitikTerkini

DPR Ingatkan Pemerintah Fokus Benahi Keselamatan KRL, Bukan Sekadar Gerbong Khusus Perempuan

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Anggota Komisi VIII DPR RI Derta Rohidin. (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI, Derta Rohidin, meminta pemerintah tetap fokus pada pembenahan sistem keselamatan transportasi publik menyusul munculnya usulan evaluasi penempatan gerbong khusus perempuan di layanan KRL.

Menurut Derta, usulan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memang lahir dari semangat memberikan perlindungan bagi perempuan di ruang publik. Namun, ia menilai langkah tersebut belum menyentuh akar persoalan utama dalam sistem transportasi perkeretaapian.

“Insiden kecelakaan tersebut bukan hanya soal teknis operasional, tetapi juga menyangkut tata kelola sistem perkeretaapian yang harus terus diperbaiki secara menyeluruh,” kata Derta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan keberadaan gerbong khusus perempuan pada layanan KRL sejatinya merupakan bentuk kebijakan afirmatif untuk menciptakan rasa aman dari potensi pelecehan maupun kekerasan berbasis gender di ruang publik.

Meski demikian, dalam konteks kecelakaan kereta, Derta menilai faktor keselamatan lebih banyak dipengaruhi persoalan sistemik dibanding penempatan gerbong penumpang.

Beberapa hal yang menjadi sorotannya antara lain pembenahan sistem persinyalan dan komunikasi antarkereta, disiplin operasional dan standar keselamatan, kualitas infrastruktur rel, teknologi pengendalian kereta, hingga integrasi manajemen lalu lintas antara KRL dan kereta jarak jauh seperti KRL Commuter Line serta KA Argo Bromo Anggrek.

Derta juga mengingatkan bahwa data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan sebagian besar kecelakaan kereta api dalam beberapa tahun terakhir dipicu oleh human error dan gangguan sistem operasional.

Karena itu, ia menilai perubahan posisi gerbong perempuan tidak akan secara langsung mengurangi risiko tabrakan antarkereta apabila tidak dibarengi pembenahan sistem keselamatan secara menyeluruh.

Menurutnya, kebijakan tersebut berpotensi hanya menjadi langkah simbolis bila tidak disertai kajian komprehensif.

Baca Juga :

Kata-kata Arus Balik Mudik Lebaran 2024, Penuh Makna, Lucu, dan Menyentuh
Fakta-fakta Warna Sage, Jadi Tren saat Lebaran hingga Dihubungkan dengan Kematian Napoleon Bonaparte

Di sisi lain, Derta menegaskan perlindungan perempuan di ruang publik tetap harus diperkuat melalui berbagai langkah nyata, mulai dari pencegahan pelecehan seksual, penguatan sistem pengawasan, respons cepat terhadap laporan korban, hingga edukasi publik terkait keamanan bersama.

Sebagai langkah konkret, ia mendorong dilakukannya audit total terhadap sistem perkeretaapian nasional, termasuk pada aspek persinyalan, komunikasi antar kereta, serta sistem kontrol operasional.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga dinilai penting melalui pelatihan berkala dan sertifikasi ulang bagi masinis maupun petugas operasional kereta api.

“Keselamatan transportasi publik adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa disederhanakan pada satu aspek saja. Kita tentu mendukung perlindungan perempuan di ruang publik, tetapi kebijakan yang diambil harus tepat sasaran dan berbasis pada akar masalah,” ujarnya.

Ia pun menegaskan momentum setelah terjadinya kecelakaan seharusnya dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan sistemik agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Jangan sampai energi kita habis pada solusi yang tampak cepat, tetapi tidak menyelesaikan persoalan mendasar,” kata Derta.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Musibah KRL
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Atlet Panjat Tebing Indonesia Bidik Olimpiade 2028 Usai Raih Perak di China
Next Article Pemkab Bogor Genjot Infrastruktur Strategis, dari Jalan Malasari hingga Flyover Bomang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index