By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Trump Buka Opsi Pengganti PBB, China Pilih Tetap Dukung Sistem PBB
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Trump Buka Opsi Pengganti PBB, China Pilih Tetap Dukung Sistem PBB

Internasional

Trump Buka Opsi Pengganti PBB, China Pilih Tetap Dukung Sistem PBB

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
4 Min Read
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun (Foto: Antara))
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah China menegaskan tetap menaruh kepercayaan pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka kemungkinan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza sebagai alternatif lembaga internasional di masa depan.

Contents
China Tegaskan Komitmen pada Sistem PBBPernyataan Trump soal Dewan Perdamaian GazaSusunan Dewan dan Respons Negara-Negara

Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Rabu, sebagai respons atas pernyataan Trump terkait peran PBB ke depan.

“Mengenai PBB, China selalu mempraktikkan multilateralisme sejati. Tidak peduli bagaimana lanskap internasional berkembang, China akan tetap berkomitmen untuk menjaga sistem internasional dengan PBB sebagai intinya,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun.

China Tegaskan Komitmen pada Sistem PBB

Guo Jiakun menambahkan, China tetap meyakini tatanan internasional yang berlandaskan hukum internasional serta norma-norma dasar hubungan antarnegara sebagaimana diatur dalam Piagam PBB.

“China percaya pada tatanan internasional berdasarkan hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional berdasarkan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB,” tambah Guo Jiakun.

Meski demikian, China belum menentukan sikap apakah akan menerima atau menolak undangan untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Amerika Serikat.

Pernyataan Trump soal Dewan Perdamaian Gaza

Sebelumnya, pada Selasa (20/1), Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan Dewan Perdamaian Gaza yang diusulkannya dapat menjadi pengganti PBB di masa mendatang.

“Mungkin saja,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih ketika ditanya apakah Dewan Perdamaian tersebut dapat menggantikan PBB.

Trump menyebut PBB belum sepenuhnya mencapai potensi maksimalnya, meskipun lembaga tersebut tetap perlu menjalankan mandatnya karena memiliki kapasitas yang besar. Dewan Perdamaian Gaza sendiri merupakan bagian dari rencana komprehensif Trump terkait penyelesaian konflik di Jalur Gaza, yang sebelumnya mendapatkan persetujuan Dewan Keamanan PBB melalui resolusi yang diusulkan Amerika Serikat pada November 2025.

Baca Juga :

Restoran Pandawa! Surganya Kuliner Halal Indonesia di Sydney
Panca Darmansyah Hadapi Sidang Perdana atas Kasus Pembunuhan Empat Anak Kandungnya

Susunan Dewan dan Respons Negara-Negara

Pekan lalu, Trump secara resmi mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza. Dewan ini diisi sejumlah tokoh, antara lain Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Steve Witkoff, Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Trump juga mengusulkan agar negara-negara membayar lebih dari 1 miliar dolar AS untuk memperoleh hak kursi permanen di Dewan Perdamaian Gaza. Setiap negara anggota akan menjabat maksimal tiga tahun sejak piagam berlaku, kecuali bagi negara yang menyumbangkan dana tunai lebih dari 1 miliar dolar AS pada tahun pertama.

Trump ditetapkan sebagai ketua pertama Dewan dan memiliki kewenangan untuk menentukan negara yang diundang serta mengesahkan setiap keputusan. Sejumlah negara, termasuk China, Inggris, Rusia, Uni Emirat Arab, Belarus, Maroko, Hungaria, Norwegia, Belanda, Slovenia, Turki, Yordania, dan Kanada, disebut telah menerima undangan tersebut.

Namun, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dilaporkan bersiap menolak undangan bergabung. Sikap serupa juga disampaikan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson yang menegaskan negaranya tidak akan ikut serta dalam Dewan Perdamaian Gaza dengan format saat ini. Sementara itu, Kremlin menyatakan masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait rincian inisiatif tersebut dari Amerika Serikat.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis
TAGGED:ChinaGazaPBBTrump
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Foto : Tangkapan Layar/YouTube/Sekretariat Kabinet) Prabowo Kantongi Investasi Rp90 Triliun dari Inggris di Sektor Maritim
Next Article Berprestasi di SEA Games, Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Laut Dunia Masuk Fase Kritis! PBB Peringatkan Ancaman Lingkungan Kian Mengkhawatirkan

2 weeks ago
Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

3 weeks ago
Internasional

Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index