By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman

InternasionalPildun 2026Terkini

Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 hours ago
Share
3 Min Read
Kai Havertz dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan Jerman vs Curacao di Houston, AS, Minggu (15/6)yang berakhir 7-1 dengan menyumbang dua gol dan satu assist. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

HOUSTON – Timnas Jerman mengirim pesan keras kepada seluruh kontestan Piala Dunia 2026. Dalam laga pembuka Grup E di Stadion NRG, Houston, AS, Senin (15/6) Die Mannschaft tampil tanpa ampun dengan menghancurkan debutan Curacao 7-1, sebuah kemenangan telak yang kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

Bagi banyak pengamat, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah demonstrasi kekuatan khas Jerman, negara yang telah mengoleksi empat gelar Piala Dunia dan terkenal karena kemampuan mereka menghukum lawan tanpa belas kasihan ketika menemukan ritme permainan. Bahkan ESPN menilai laga tersebut sekaligus menunjukkan sisi positif dan negatif dari format Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 tim, karena jurang kualitas antara tim elite dan pendatang baru terlihat sangat mencolok.

Jerman langsung mengendalikan pertandingan sejak menit-menit awal. Felix Nmecha membuka keunggulan cepat sebelum Curacao sempat menciptakan sejarah lewat gol Livano Comenencia, gol pertama negara Karibia itu sepanjang partisipasi mereka di Piala Dunia. Namun momen manis tersebut hanya berlangsung sesaat. Setelah itu, mesin Jerman bekerja tanpa henti.

Gol demi gol terus mengalir melalui Nico Schlotterbeck, Kai Havertz yang mencetak dua gol, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, serta Deniz Undav. Ketajaman lini depan dan kedalaman skuad Jerman membuat Curacao tak mampu memberikan perlawanan berarti hingga peluit akhir berbunyi.

Penampilan Havertz menjadi salah satu sorotan utama. Penyerang tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan setelah menyumbang dua gol dan satu assist, membuktikan dirinya masih menjadi senjata mematikan dalam sistem racikan pelatih Julian Nagelsmann.

Selain Havertz, sejumlah pemain muda juga mencuri perhatian. Nathaniel Brown mencatat satu gol dan satu assist dalam salah satu penampilan terbaiknya bersama tim nasional, sementara Musiala menunjukkan kembali kualitasnya sebagai calon bintang besar sepak bola dunia. Bahkan pemain pengganti Deniz Undav mampu menyumbang satu gol dan dua assist hanya dalam waktu singkat di lapangan.

Kemenangan besar ini terasa semakin penting bagi Jerman mengingat perjalanan mereka dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Setelah tersingkir di fase grup pada 2018 dan 2022, Die Mannschaft datang ke Amerika Utara dengan misi memulihkan reputasi mereka sebagai raksasa sepak bola dunia. Hasil 7-1 atas Curacao menjadi langkah awal yang nyaris sempurna menuju tujuan tersebut.

Skor mencolok itu juga mengingatkan publik pada tradisi panjang Jerman dalam mencatat kemenangan besar di panggung dunia. Reuters menyebut kemenangan tersebut sebagai kemenangan perdana Jerman di laga pembuka Piala Dunia sejak 2014, sementara sejumlah laporan mencatat margin kemenangan itu menyamai salah satu kemenangan terbesar mereka dalam sejarah turnamen.

Grup E

Baca Juga :

Khasiat Daun Sambiloto untuk Asam Urat dan Cara Mengolahnya
Ucapan Buka Puasa Romantis untuk Pasangan di Bulan Ramadhan 2024
#TimMNMSK+/-P
1Jerman1100+63
2Pantai Gading1100+13
3Ekuador1001-10
4Curaçao1001-60

You Might Also Like

Jepang Bikin Belanda Ketar-Ketir, Eropa Kini Punya Ancaman Baru!
Perbedaan Kasta Bicara! Swedia Hancurkan Tunisia Tanpa Ampun
Diallo Jadi Pahlawan Menit 90! Pantai Gading Bungkam Ekuador
Gaya Sultan, Mental Subsidi? Netizen Semprot Pengeluh Pertamax
Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI
TAGGED:CuracaoJermanpiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jepang Bikin Belanda Ketar-Ketir, Eropa Kini Punya Ancaman Baru!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Stok Beras Indonesia Melimpah, Pedagang Diingatkan Jangan Mainkan Harga

Bensin Tetangga Tembus Rp42 Ribu, Heran Jika Pertamax RI Masih Dikeluhkan?

Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin

Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Ekonom: BBM Subsidi Jangan Diganggu, Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Alarm untuk Ancelotti! Brasil Tertahan Maroko, Misi Juara Dunia Keenam Tak Akan Mudah

22 hours ago
HiburanPildun 2026Terkini

Beckham Masuk Hollywood Walk of Fame: Berperan Besar Bagi Sepak Bola di Amerika

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Qatar Raih Poin Pertama dalam Sejarah Piala Dunia: Gol Injury Time Selamatkan Harapan

23 hours ago
Pildun 2026

Piala Dunia 2026: Montella Soroti Buruknya Finishing Turki Saat Takluk dari Australia

23 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index