INVERSI.ID – Pengelola Semarang Zoo menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan hingga 60.000 orang selama periode libur Lebaran 1447 Hijriyah. Target tersebut dipasang seiring berbagai pembaruan program dan fasilitas yang disiapkan untuk menarik minat pengunjung.
Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo, menyampaikan bahwa sejumlah inovasi telah dipersiapkan untuk menyambut momentum liburan. Salah satu yang menjadi andalan adalah program Animal Show dengan konsep baru yang lebih segar.
Menurutnya, pertunjukan satwa kali ini akan hadir dengan durasi yang lebih panjang serta melibatkan lebih banyak jenis hewan dalam atraksinya.
“Animal Show ini nanti kita harapkan menjadi daya tarik wisata baru. Programnya juga baru, durasinya kita bikin lebih lama, dan satwanya kita perbanyak,” katanya.
Selain pertunjukan, pengunjung juga dapat menikmati pengalaman interaktif melalui area petting zoo. Zona ini memungkinkan wisatawan berinteraksi langsung dengan satwa jinak, sekaligus menjadi daya tarik edukatif bagi anak-anak.
Lokasi petting zoo yang berada dekat dengan area utama kebun binatang memudahkan akses bagi pengunjung untuk menjelajahi seluruh wahana.
Selama libur Lebaran, sejumlah fasilitas favorit tetap beroperasi, termasuk kolam renang dan area pemandian anak yang kerap menjadi pilihan keluarga.
Untuk memberikan nilai tambah, pengelola juga menghadirkan tiket terusan yang terintegrasi dengan Taman Lalu Lintas Semarang. Dengan sistem ini, pengunjung bisa menikmati dua destinasi wisata sekaligus dalam satu paket perjalanan.
Adapun harga tiket masuk ke Semarang Zoo dibanderol Rp30.000 per orang, sementara tiket Taman Lalu Lintas dikenakan tarif Rp10.000 per orang.
Tak hanya itu, berbagai promo menarik turut disiapkan untuk memeriahkan suasana libur Lebaran. Di antaranya pembagian minuman gratis bagi pembeli tiket serta hadiah bagi pengunjung yang memanfaatkan fasilitas tertentu di kawasan wisata.
Bimo mengungkapkan, rata-rata kunjungan selama bulan puasa mencapai sekitar 250 orang per hari. Sementara pada akhir pekan, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 750 pengunjung per hari.
Melihat tren tersebut, pihak pengelola optimistis target 60.000 pengunjung dapat tercapai selama periode libur Lebaran yang berlangsung pada 20 hingga 29 Maret 2026.