By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Rp 1 Miliar/Dapur SPPG Tiap Bulan, Program MBG Bertahap Bangun Mesin Ekonomi Baru di Daerah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Rp 1 Miliar/Dapur SPPG Tiap Bulan, Program MBG Bertahap Bangun Mesin Ekonomi Baru di Daerah

EkonomiMBG

Rp 1 Miliar/Dapur SPPG Tiap Bulan, Program MBG Bertahap Bangun Mesin Ekonomi Baru di Daerah

Nicholas
By
Nicholas
4 months ago
Share
4 Min Read
Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan skema Rp 1 miliar per bulan untuk setiap SPPG akan memicu efek domino bagi perekonomian di tingkat daerah. (Foto, Antara/Dhemas Reviyanto)
SHARE

JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak lagi sekadar dipahami sebagai upaya pemenuhan gizi anak sekolah. Di balik itu, pemerintah tengah menjalankan strategi yang jauh lebih besar, yakni membangun ekosistem ekonomi daerah berbasis pangan lokal yang berkelanjutan.

Melalui skema anggaran yang mencapai Rp1 miliar per Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setiap bulan, program ini mulai menunjukkan efek domino yang signifikan terhadap perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa dana besar tersebut tidak tersendat di birokrasi pusat. Sebaliknya, sistem yang diterapkan justru dirancang untuk mempercepat distribusi dan memastikan dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa skema ini sengaja dirancang untuk memicu efek domino bagi perekonomian di tingkat daerah. Sebagai gambaran, ia mencontohkan perputaran uang yang masif di wilayah Jawa Barat.\

Kalau di Jawa Barat sudah ada 5.000 SPPG, itu artinya uang di Jawa Barat beredar Rp5 triliun per bulan. Dengan sekarang sudah berjalan 2,5 bulan, itu uang di Jawa Barat kurang lebih sudah beredar sekitar Rp11-12 triliun,” ujar Dadan dalam keterangannya, dikutip Jumat (20/3/2026).

Sebanyak 93% anggaran MBG langsung disalurkan ke daerah melalui mekanisme virtual account. Artinya, hampir seluruh dana benar-benar digunakan untuk operasional di lapangan—mulai dari pengadaan bahan pangan, distribusi, hingga pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Langkah ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik soal efektivitas anggaran negara. Transparansi menjadi kunci, di mana setiap aliran dana dapat dipantau secara sistematis dan akuntabel.

Yang membuat program ini unik adalah kewajiban menyerap bahan baku dari petani dan pelaku usaha lokal di sekitar SPPG. Kebijakan ini bukan sekadar teknis, tetapi strategi besar untuk menciptakan rantai ekonomi yang hidup di daerah.

Jadi bisa dibayangkan, untuk satu dapur SPPG yang mengelola Rp1 miliar per bulan, mereka akan membeli beras dari petani local, lalu sayur dari kelompok tani sekitar, ditambah telur serta ikan dari peternak serta nelayan setempat, dan terakhir, buah dari UMKM local. Hal itu akan meningkatkan permintaan meningkat, menaikkan produksi, sekalgus pendapatan masyarakat ikut terdorong.

Baca Juga :

Olimpiade Paris 2024, Menpora: Tak Ada Jalan Pintas untuk Raih Prestasi
Tampil Enerjik di Jakarta, VVUP Persembahkan Lagu Terbaru untuk VVinie

BGN menegaskan bahwa sistem digitalisasi melalui virtual account memungkinkan pengawasan yang ketat. Setiap rupiah dapat ditelusuri penggunaannya, meminimalisir potensi kebocoran, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program ini.

Dadan menjelaskan, BGN menerapkan sistem transparansi dan efisiensi dalam penyaluran anggaran dari KPPN. Sebesar 93 persen anggaran langsung diteruskan ke daerah melalui mekanisme virtual account SPPG sehingga terjadi pemerataan ekonomi dan memastikan uang beredar hingga ke pelosok.

Program MBG bukan sekadar urusan perut, melainkan strategi menggerakkan ekonomi sirkular. Dadan menegaskan, bahan baku pangan wajib diserap dari petani dan pelaku usaha lokal di sekitar SPPG.

“Saya harapkan terjadi satu pergerakan ekonomi circular. Sekarang, sudah banyak kepala daerah yang menginginkan uang yang masuk itu dibelanjakan dengan membeli bahan baku yang ada di daerah tersebut,” jelasnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa program sosial berskala besar tetap bisa dijalankan dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan berdampak nyata. Jika sebelumnya program bantuan sosial sering dipandang sebagai beban anggaran, MBG justru mengubah paradigma tersebut. Dengan desain ekosistem yang terintegrasi, program ini menjadi instrumen pembangunan ekonomi daerah yang langsung menyentuh akar masyarakat.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
TAGGED:Dadan HindayanaKepala BGNProgram MBGSPPG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Semarang Zoo Bidik 60 Ribu Pengunjung saat Lebaran, Siapkan Animal Show Baru
Next Article Lebih dari 1.000 Dapur SPPG Ditutup, Prabowo Tegas Demi Selamatkan Kualitas Program MBG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index