Inversi Dalam upaya menyukseskan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Baros, Polres Sukabumi Kota, menggelar kegiatan dialog interaktif “Ngariung Bareng bersama Kapolsek”.
Kegiatan yang berlangsung hangat di wilayah Sudajaya, Kecamatan Baros, pada Kamis (21/5/2026) ini bertepatan dengan momen peresmian operasional Dapur Makan Bergizi Gratis bagi warga setempat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Baros, Kompol Iman Prayitno, S.H., M.H., didampingi jajaran personel kepolisian. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana strategis bagi kepolisian untuk memantau langsung efektivitas operasional dapur MBG serta menyerap aspirasi masyarakat terkait pelayanan publik dan keamanan lingkungan.
Peran Polri dalam Mengawal Program Strategis Nasional
Peresmian Dapur MBG di Sudajaya merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Kehadiran Kapolsek Baros di tengah-tengah masyarakat saat peluncuran ini menunjukkan komitmen Polri untuk mengawal program strategis agar berjalan tepat sasaran, higienis, dan memberikan dampak positif yang nyata.
Dalam arahannya, Kompol Iman Prayitno menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan dapur MBG tersebut. Menurutnya, kesuksesan program ini tidak hanya bergantung pada penyediaan bahan makanan, tetapi juga pada manajemen distribusi dan pengawasan bersama agar tidak terjadi kendala di lapangan.
“Kegiatan ‘Ngariung Bareng’ ini adalah ruang komunikasi terbuka bagi kita semua. Kami hadir untuk memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis ini dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat Sudajaya.”
“Kami mengajak seluruh elemen warga untuk ikut mengawasi dan memberikan dukungan agar operasional dapur ini berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar Kompol Iman di hadapan para tokoh masyarakat dan warga yang hadir.
Mempererat Komunikasi melalui Dialog Kamtibmas
Lebih dari sekadar pembahasan mengenai program MBG, dialog santai tersebut dimanfaatkan oleh Kompol Iman untuk mendengar berbagai keluhan, saran, dan masukan masyarakat terkait kondisi keamanan lingkungan. Ruang dialog yang cair namun tetap substansial ini memungkinkan warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung tanpa sekat.
Kapolsek mengingatkan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab kolektif. Ia mendorong warga untuk terus menghidupkan budaya gotong royong dan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) sebagai upaya preventif tindak kriminalitas. Sinergi yang kuat antara pihak kepolisian dan warga menjadi kunci utama dalam mempertahankan wilayah hukum Polsek Baros agar tetap aman, damai, dan kondusif.
“Keamanan adalah prasyarat bagi produktivitas warga. Dengan lingkungan yang kondusif, program-program pembangunan seperti Makan Bergizi Gratis ini dapat berjalan tanpa gangguan. Saya berterima kasih kepada warga Sudajaya yang telah bersinergi dengan Polri dalam menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing,” tambah Kompol Iman.
Harapan bagi Peningkatan Kesejahteraan Lokal
Masyarakat yang hadir menyambut baik inisiatif Polri ini. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka berdiskusi mengenai teknis distribusi makanan bergizi hingga upaya mitigasi potensi masalah sosial di wilayah Sudajaya.
Dapur MBG yang baru diresmikan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki asupan nutrisi bagi generasi muda, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi pelaku usaha lokal yang dilibatkan dalam rantai pasok bahan baku makanan.
Polsek Baros berkomitmen untuk terus menjadikan program “Ngariung Bareng” sebagai agenda rutin yang dapat memperkuat ikatan antara aparat penegak hukum dan warga.
Pendekatan persuasif dan komunikatif yang dilakukan oleh jajaran Polsek Baros diharapkan menjadi model bagi efektivitas layanan kepolisian berbasis masyarakat di masa mendatang.