INVERSI.ID – Langkah pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Australian Open 2026 harus berakhir sebagai runner-up. Dalam laga final yang digelar di Quaycentre, Sydney, Minggu, pasangan Merah Putih tersebut belum mampu mengatasi perlawanan wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi.
Sabar/Reza takluk dalam pertandingan dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 19-21, sehingga harus puas menempati posisi kedua pada turnamen BWF World Tour tersebut.
Usai pertandingan, Sabar mengakui lawan tampil lebih solid dan mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang laga. Menurutnya, pasangan China menunjukkan kualitas pertahanan yang sangat baik sehingga menyulitkan mereka untuk mengembangkan permainan.
“Di sini mereka main jauh lebih aman, jauh lebih rapat pertahanannya. Mereka benar-benar jauh lebih baik dari kami hari ini,” kata Sabar mengenai jalannya pertandingan.
Sementara itu, Reza menilai kondisi pertandingan di Australian Open memiliki karakteristik berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya, yakni Indonesia Open 2026. Faktor kecepatan dan pergerakan shuttlecock disebut menjadi salah satu tantangan yang harus mereka hadapi selama laga berlangsung.
“Di sini suasananya berbeda dengan di Indonesia Open kemarin karena di sini dari segi bola agak berat jadi sesuai dengan pola mereka. Mereka nggak gampang mati dan itu tadi bikin kami agak hilang fokus,” kata Reza.
Hasil Positif untuk Modal Turnamen Berikutnya
Meski gagal membawa pulang gelar juara, pencapaian hingga partai final tetap menjadi hasil positif bagi Sabar/Reza. Keduanya berharap penampilan di Australia dapat menjadi momentum kebangkitan untuk menghadapi rangkaian turnamen BWF berikutnya.
Performa yang konsisten hingga menembus final dinilai menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus memperbaiki performa di level elite bulu tangkis dunia.
“Walau belum berhasil juara tapi pastinya hasil ini benar-benar sangat penting, semoga jadi titik balik kami berdua untuk performanya dan lebih percaya diri di kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” kata Sabar.
Dengan raihan runner-up di Australian Open 2026, Sabar/Reza menunjukkan bahwa mereka masih menjadi salah satu andalan Indonesia di sektor ganda putra. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan dan memanfaatkan hasil positif ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada turnamen-turnamen mendatang.