By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Ekonomi

Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 weeks ago
Share
2 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan berbagai indikator ekonomi menunjukkan fundamental Indonesia tetap solid, sekaligus membantah anggapan yang menyamakan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998. (Foto, Antara/Dhemas R)
SHARE

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh berbeda dengan situasi menjelang krisis 1998. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia justru dinilai masih berada dalam fase ekspansi dan akselerasi pertumbuhan.

Dalam acara APBN KiTA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya mengungkapkan bahwa hasil analisis JP Morgan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ketahanan ekonomi terkuat kedua di dunia dalam menghadapi potensi krisis global.

“Walau krisis global, kita nomor dua paling kuat dibanding negara-negara lain. Bahkan di atas Amerika, China, Australia dan lain-lain. Ini dari JP Morgan,” ujar Purbaya.

Menurutnya, berbagai indikator ekonomi menunjukkan fundamental Indonesia tetap solid. Karena itu, ia membantah anggapan yang menyamakan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998.

“Anda perhatikan, ’98 jatuh pemerintahan setelah ekonomi resesi selama satu tahun penuh. Kita sekarang boro-boro resesi, masih ekspansi, masih akselerasi,” tegasnya.

Optimisme pemerintah juga didukung oleh capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year) pada kuartal I-2026. Angka tersebut menjadi pertumbuhan kuartal pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir, lebih tinggi dibandingkan kuartal IV-2025 yang tumbuh 5,39 persen dan kuartal I-2025 sebesar 4,87 persen.

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada periode Januari-Maret 2026 tercatat mencapai Rp6.187,2 triliun, didorong oleh percepatan belanja pemerintah sejak awal tahun.

Selain JP Morgan, Asian Development Bank (ADB) disebut memiliki penilaian serupa mengenai ketahanan ekonomi Indonesia. Purbaya mengaku mendapat informasi langsung dari pejabat ADB yang menempatkan Indonesia dalam kelompok dua negara paling tangguh menghadapi gejolak ekonomi global.

“Official ADB bilang sama saya kita di atas,” kata Purbaya.

Baca Juga :

Fakta-fakta Finalis Miss Universe Indonesia Difoto Tanpa Busana, Body Checking Ada Laki-laki
Pemkot Tangerang Integrasikan Pendidikan & Ekonomi di Masjid! Ratusan Pemuda Masjid Se-Indonesia Berkumpul!

Dengan pertumbuhan yang terus menguat dan ketahanan ekonomi yang dinilai tinggi oleh lembaga internasional, pemerintah optimistis laju pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus meningkat dan mendekati target 6 persen dalam beberapa tahun mendatang.

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I (yoy):

Tahun Pertumbuhan (%) Status Ekonomi
1Q 2026 5,61% Ekspansi & Akselerasi
4Q 2025 5,39% Stabil
1Q 2025 4,87% Pemulihan
Analisis Global JP Morgan & ADB Top 2 Ketahanan Krisis

You Might Also Like

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar
Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai
Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera
Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang
Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega
TAGGED:Asian Development Bank (ADB)JP MorganMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bangkit dari Ketertinggalan, Ana/Trias Melaju ke Final Australian Open 2026
Next Article Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

1 week ago
EkonomiTerkini

Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

1 week ago
Ekonomi

Pedagang Marketplace Bersiap, Pemerintah Segera Terapkan Kewajiban PPN

1 week ago
EkonomiTerkini

B50 Resmi Meluncur 1 Juli. Tiga Keunggulan Ini Siap Ubah Masa Depan Energi Indonesia

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index