BOSTON – Qatar akhirnya mencatat sejarah penting di ajang Piala Dunia setelah berhasil mengamankan poin pertama mereka sepanjang keikutsertaan di turnamen ini, lewat hasil dramatis 1-1 melawan Swiss pada laga Grup B, Sabtu (13/6/2026)
Pertandingan yang berlangsung sengit itu awalnya didominasi oleh Swiss. Tim Eropa tersebut unggul lebih dulu melalui eksekusi penalti Breel Embolo pada menit ke-17 setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang oleh kiper Qatar, Mahmoud Abunada. Swiss bahkan beberapa kali memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan, namun gagal memaksimalkannya.
Namun Qatar menunjukkan ketangguhan dan disiplin bertahan yang jauh lebih baik dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Mereka terus menahan gempuran Swiss hingga menit-menit akhir pertandingan.
Momen bersejarah datang di masa injury time, ketika kapten Qatar Boualem Khoukhi muncul sebagai penyelamat. Sundulannya di menit akhir memanfaatkan umpan silang Homam Ahmed berujung gol yang membuat skor menjadi imbang 1-1. Gol tersebut disahkan setelah terjadi kemelut di depan gawang yang membuat bola berbelok dan tak mampu diantisipasi kiper Swiss.
Gol dramatis itu langsung disambut euforia besar oleh pemain dan pendukung Qatar, karena hasil ini tidak hanya menyelamatkan satu poin, tetapi juga menjadi poin pertama Qatar di sejarah Piala Dunia, setelah sebelumnya selalu kesulitan bersaing di panggung tertinggi sepak bola dunia. Termasuk saat jadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Sementara itu, Swiss harus menerima kenyataan pahit. Meski tampil dominan dengan banyak peluang, mereka gagal mengamankan kemenangan yang sudah di depan mata, dan harus puas berbagi angka.
Hasil ini membuat persaingan di Grup B semakin terbuka, sekaligus menandai babak baru bagi Qatar yang kini mulai menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing dan tidak lagi sekadar pelengkap di turnamen terbesar dunia tersebut.