INVERSI.ID – Komisi XIII DPR RI resmi memberikan persetujuan terhadap usulan naturalisasi dua pesepak bola keturunan, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, menjadi warga negara Indonesia (WNI). Keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya Komisi X DPR RI juga menyatakan dukungannya terhadap proses naturalisasi kedua pemain tersebut.
Persetujuan diberikan dalam rapat kerja yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, setelah anggota dewan mendengarkan paparan dari pemerintah mengenai latar belakang serta urgensi naturalisasi kedua atlet tersebut untuk kepentingan sepak bola nasional.
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah pemerintah dalam memperkuat kualitas tim nasional Indonesia melalui proses naturalisasi yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Komisi XIII DPR menyetujui permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan RI atlet sepak bola atas nama Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony untuk selanjutnya diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk kepentingan sepak bola nasional Indonesia,” kata Ketua Komisi XIII Willy Aditya.
Selain memberikan persetujuan, Komisi XIII juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta PSSI yang telah melakukan serangkaian verifikasi dan penelitian guna memastikan seluruh syarat naturalisasi terpenuhi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum, Widodo, menjelaskan bahwa Mitchell Lee Baker memiliki garis keturunan Indonesia dari kakeknya yang lahir di Yogyakarta serta neneknya yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah.
Sementara itu, Luke Anthony Vickery diketahui memiliki darah Indonesia dari garis nenek yang lahir di Medan, Sumatera Utara.
“Usulan pemberian kewarganegaraan RI kepada para atlet sepak bola pria tersebut sangat dibutuhkan oleh tim nasional Indonesia,” kata Widodo.
Menurut Widodo, pemberian kewarganegaraan kepada warga negara asing dapat dilakukan apabila yang bersangkutan dianggap memiliki jasa atau memberikan manfaat strategis bagi kepentingan negara. Dalam konteks olahraga, kebijakan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kualitas tim nasional melalui perekrutan atlet berbakat dari luar negeri yang memiliki hubungan keturunan dengan Indonesia.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga selaras dengan kebijakan pemerintah dalam bidang olahraga yang mencakup proses rekrutmen, pendidikan, pelatihan, pembinaan, hingga pengembangan atlet demi meningkatkan prestasi Indonesia di berbagai ajang internasional.
Proses pengajuan naturalisasi Mitchell dan Luke sendiri telah melalui tahapan pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa dan Peneliti Pemberian Kewarganegaraan (TP3K). Tim tersebut terdiri dari unsur Kementerian Hukum, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Intelijen Negara (BIN), serta PSSI.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kedua pemain dinyatakan memenuhi seluruh ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Kewarganegaraan Republik Indonesia maupun Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 tentang Tata Cara Memperoleh, Kehilangan, Pembatalan, dan Memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia.
“Ditinjau dari segi aspek keolahragaan, permohonan tersebut juga telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Keolahragaan serta Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 10 Tahun 2003 tentang Tata Cara Pemberian Rekomendasi atas Usulan Pemberian Kewarganegaraan RI bagi Olahragawan Warga Negara Asing dan Tenaga Keolahragaan Warga Negara Asing,” ucap dia.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai program naturalisasi tersebut sejalan dengan arah pembangunan olahraga nasional yang berorientasi pada peningkatan prestasi Indonesia di level regional hingga dunia.
“Khususnya buat sepak bola sendiri sudah ada Instruksi Presiden Prabowo Subianto dan di situlah kenapa sasaran tingkat global ini menjadi sebuah keharusan yang kita bisa memberikan tidak hanya duta bangsa, tapi mencerminkan kedigdayaan bangsa kita,” kata Erick.
Mitchell Lee Baker saat ini tercatat memperkuat tim sepak bola Georgetown University yang berkompetisi di ajang NCAA Amerika Serikat. Sementara Luke Anthony Vickery bermain sebagai winger untuk klub Australia, Macarthur FC, yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Negeri Kanguru.
Jika seluruh tahapan administrasi berikutnya berjalan lancar, keduanya berpotensi menjadi tambahan kekuatan baru bagi Timnas Indonesia dalam menghadapi berbagai agenda internasional mendatang.