By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Prediksi 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Korlantas Siapkan Strategi Nataru
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prediksi 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Korlantas Siapkan Strategi Nataru

Terkini

Prediksi 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Korlantas Siapkan Strategi Nataru

Jack
By
Jack
7 months ago
Share
8 Min Read
Dok. suasana Jakarta lengang saat libur Isa Al Masih. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Setiap akhir tahun, jalan tol di sekitar Jabodetabek selalu berubah jadi lautan kendaraan. Tradisi mudik mini saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) memang sudah jadi rutinitas masyarakat urban. Tapi untuk musim libur Nataru 2025 dan Tahun Baru 2026 mendatang, Korlantas Polri memprediksi angka pergerakannya bakal lebih besar lagi. Diperkirakan hampir 3 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta hanya lewat jalur tol, dan ini jadi tantangan besar buat rekayasa lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan lancar.

Contents
Lonjakan Arus Keluar Jakarta Diprediksi Capai 2,9 Juta KendaraanTitik-Titik Rawan yang Diprediksi Padat Selama Libur NataruArus Balik Diproyeksikan Lebih Rendah, Tapi Tetap Perlu Pengawasan Ketat

Prediksi tersebut disampaikan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat rapat dengan Komisi III DPR RI. Dengan pergerakan kendaraan setinggi ini, Korlantas harus menyiapkan skenario rekayasa lalin yang responsif, mulai dari contra flow sampai one way. Perhitungan harus dibuat seakurat mungkin karena kondisi di lapangan sering berubah dinamis, apalagi saat puncak arus mudik atau balik terjadi bersamaan dengan padatnya tempat wisata.

Supaya lebih gampang dipahami, berikut penjelasan lengkap tentang proyeksi pergerakan kendaraan, rute-rute yang bakal padat, hingga bagaimana Korlantas mengatur strategi agar masyarakat bisa berlibur dengan lebih nyaman.

Lonjakan Arus Keluar Jakarta Diprediksi Capai 2,9 Juta Kendaraan

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan dari Jakarta saat momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diproyeksikan mencapai lebih dari 2,9 juta unit hanya di jalur tol.

“Khusus jalur tol, kami laporkan volume lalu lintas keluar Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 proyeksinya bahwa 2.915.318 kendaraan,” terangnya.

Jika dibandingkan dengan hari biasa, angka tersebut meningkat 12,2 persen dari kondisi lalu lintas normal. Kenaikan ini juga terlihat jika dibandingkan dengan musim libur Nataru 2024 yang lalu, di mana volume kendaraan tahun ini diprediksi naik sebesar 0,9 persen. Meski tidak melonjak drastis, angka tersebut tetap memberi tekanan besar kepada infrastruktur jalan tol.

Menurut Agus, jumlah ini masih bisa dikendalikan dengan pengaturan rekayasa lalu lintas. Ia menyebutkan bahwa pola seperti contra flow atau one way mungkin diterapkan jika diperlukan.

“Jadi, masih bisa kami kendalikan apakah nanti parameternya itu harus kami contra flow atau kami buat one way,” katanya.

Prediksi pergerakan kendaraan ini tidak hanya dipakai untuk menentukan kebijakan lalu lintas, tapi juga untuk memetakan potensi risiko kepadatan di titik-titik tertentu. Korlantas melakukan traffic counting secara berkala untuk memantau efek perpindahan kendaraan terhadap titik-titik arteri yang terhubung dengan jalan tol.

Baca Juga :

Kisah Oi, Wisudawan Termuda UGM yang Lulus di Usia 20 Tahun
Debat Capres: Adu Argumen Panas Anies dan Prabowo Soal Demokrasi

Titik-Titik Rawan yang Diprediksi Padat Selama Libur Nataru

Dengan jumlah kendaraan sebanyak itu, beberapa gerbang tol diprediksi bakal jadi pusat kepadatan. Dari total 2,9 juta kendaraan yang keluar Jakarta, sekitar 880 ribu unit diperkirakan bergerak ke arah barat melalui Gerbang Tol Cikupa. Sementara itu 690 ribu kendaraan akan menuju timur lewat GT Cikampek Utama, jalur yang biasanya menjadi pusat arus mudik dan arus balik terbesar. Sisanya, sekitar 672 ribu kendaraan akan mengarah ke selatan melalui GT Kalihurip Utama.

Selain itu, titik lain yang diprediksi bakal jadi pusat arus adalah KM 66 Cikampek. Menurut perhitungan Korlantas, sekitar 1.363.409 kendaraan akan melewati titik ini. KM 66 memang dikenal sebagai salah satu area pertemuan arus dengan beban lalu lintas tinggi, sehingga kebijakan seperti buka-tutup jalur, pemasangan rambu tambahan, hingga koordinasi real-time dengan operator tol mungkin diperlukan.

Agus menegaskan bahwa traffic counting sangat penting untuk menentukan mana titik yang harus diprioritaskan.

“Traffic counting ini sangat menentukan kondisi arus lalu lintas di jalan tol termasuk beban di arteri ketika nanti kita lakukan one way. Antara tol dan arteri ini harus seimbang sehingga cara bertindaknya harus ada perhitungan dengan parameternya,” jelasnya.

Jika volume kendaraan terlalu besar di satu titik, jalur arteri bisa ikut terdampak, membuat perjalanan makin padat. Oleh karena itu, Korlantas menyiapkan skenario terintegrasi antara jalan tol dan jalur arteri.

Selain rute utama menuju luar kota, Korlantas juga mewaspadai potensi penumpukan kendaraan di daerah tujuan wisata. Tempat-tempat seperti Bogor, Puncak, Bandung, hingga kawasan pantai di Banten biasanya jadi titik favorit untuk liburan akhir tahun. Bahkan di Jakarta sendiri, beberapa tempat wisata seperti Ancol sudah diprediksi akan dipadati pengunjung selama libur Tahun Baru.

“Kalau di Jakarta mungkin Ancol juga nanti akan terjadi tumpukan massa dan lain sebagainya. Ini sudah kami prediksikan sehingga kamseltibcarlantas yang ada di jalan tol sesuai dengan traffic accounting dan parameternya,” jelas Agus.

Arus Balik Diproyeksikan Lebih Rendah, Tapi Tetap Perlu Pengawasan Ketat

Setelah puncak arus mudik selesai, perhatian beralih ke arus balik. Korlantas memperkirakan sekitar 2,8 juta kendaraan akan kembali memasuki Jakarta setelah periode libur Natal dan Tahun Baru. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan arus keluar karena sebagian besar masyarakat biasanya kembali lebih awal untuk menghindari kemacetan panjang atau menyesuaikan jadwal kerja dan sekolah.

Meski jumlahnya lebih rendah dibanding arus keluar, arus balik tetap menjadi perhatian serius. Kapan puncak arus balik terjadi, itu bisa sangat menentukan apakah one way akan dilakukan atau tidak. Pergerakan kendaraan pada arus balik juga tidak hanya terkonsentrasi pada jalur utama, tetapi juga tersebar di sekitar tempat wisata.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas, Korlantas melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk operator jalan tol, pemerintah daerah, hingga petugas di lapangan. Tantangan terbesar biasanya muncul jika cuaca buruk terjadi atau jika ada kecelakaan yang menyebabkan penumpukan kendaraan.

Selain itu, lokasi wisata dan pusat keramaian di sekitar Jabodetabek juga menjadi fokus penting. Misalnya kawasan Ancol, yang disebutkan Agus sebagai titik yang diprediksi mengalami tumpukan massa. Pengaturan akses, penyediaan parkir, hingga rekayasa lalin lokal harus disiapkan untuk mengurangi antrean kendaraan yang mengular.

Pengalaman musim-musim libur sebelumnya menunjukkan bahwa kepadatan saat arus balik sering lebih mudah dikelola jika masyarakat mendapat informasi yang tepat waktu, baik melalui media sosial, aplikasi navigasi, maupun pesan langsung dari petugas di lapangan. Korlantas terus mendorong agar masyarakat memantau informasi resmi sebelum melakukan perjalanan, termasuk rekomendasi waktu terbaik untuk kembali ke Jakarta.

Pada akhirnya, menghadapi hampir 3 juta kendaraan yang keluar dan kembali selama musim Nataru bukan hal sederhana. Butuh perhitungan presisi, kesiapan infrastruktur, serta kolaborasi semua pihak agar pergerakan jutaan kendaraan ini tetap dalam koridor aman. Korlantas menyiapkan berbagai skenario, tapi keterlibatan masyarakat dalam memilih waktu perjalanan yang tepat juga sangat menentukan kelancaran arus.

Bagi yang berencana liburan, persiapkan kendaraan, cek kondisi cuaca, dan pantau info lalu lintas, karena perjalanan akhir tahun biasanya penuh kejutan. Dengan prediksi sepadat ini, kesadaran dan kesabaran di jalan sangat membantu menjaga keamanan bersama.

You Might Also Like

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global
Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
TAGGED:JakartaLibur Nataru
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Kehancuran rumah warga yang terjadi di Padangsidempuan (Sumber Foto : Kajianberita.com) Hadapi Cuaca Ekstrem, Sekolah Alami Masa Libur Darurat Padangsidempuan!
Next Article Sejumlah warga lokal membantu mengarahkan pengendara jalan untuk berputar arah imbas banjir di daerah Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (27/11/2025). (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar) Akses Jalan Padang–Bukittinggi Lumpuh Akibat Banjir di Pasar Usang, Batang Anai
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh

10 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

12 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

12 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index