INVERSI.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa rangkaian kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah tidak berkaitan dengan agenda safari politik. Kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk pemenuhan undangan dari masyarakat dan berbagai pihak yang menginginkan kehadiran mantan kepala negara tersebut.
Wakil Ketua Umum PSI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menjelaskan bahwa aktivitas Jokowi belakangan ini lebih berfokus pada memenuhi undangan yang datang dari masyarakat maupun kegiatan tertentu yang melibatkan PSI.
“Ini bukan safari politik sebetulnya. Ini lebih ke arah bagaimana seperti yang sudah disampaikan Pak Jokowi itu memenuhi sejumlah undangan dari masyarakat, termasuk juga kalau ada kegiatan-kegiatan di Partai Solidaritas Indonesia,” kata Isyana di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa.
Pernyataan tersebut disampaikan Isyana usai menghadiri kegiatan santunan bagi sekitar 100 anak yatim piatu dari wilayah Jabodetabek yang digelar DPP PSI dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam.
Menurut Isyana, Jokowi saat ini telah kembali menjalankan aktivitasnya secara normal. Kondisi kesehatannya disebut telah membaik sehingga memungkinkan dirinya untuk menghadiri berbagai kegiatan yang sebelumnya tertunda.
“Pak Jokowi, yang seperti disampaikan, bahwa saat ini kondisinya sudah sehat dan sudah bisa lagi memenuhi undangan yang ada dari seluruh masyarakat,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pengumuman posisi atau peran Jokowi di PSI dalam waktu dekat, Isyana memilih belum memberikan penjelasan lebih rinci.
“Kita tunggu saja,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Isyana juga memaparkan fokus utama PSI saat ini. Menurutnya, partai tengah berkonsentrasi melakukan konsolidasi organisasi melalui pembentukan dan penguatan struktur kepengurusan di berbagai daerah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual yang akan berlangsung pada 2027 mendatang.
“Kalau saat ini PSI tengah fokus untuk membentuk struktur. Saat ini yang difokuskan adalah itu,” tuturnya.
PSI menilai penguatan struktur organisasi menjadi fondasi penting untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang. Karena itu, konsolidasi internal saat ini menjadi prioritas utama sebelum membahas agenda-agenda lain yang lebih luas.