INVERSI.ID – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengambil langkah langsung dengan menghubungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang saat menerima audiensi mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjembatani berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa terkait sejumlah isu nasional yang menjadi perhatian publik.
Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa yang turut hadir dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa mahasiswa dapat mendengarkan secara langsung tanggapan dari kedua pejabat pemerintah tersebut mengenai tuntutan yang mereka sampaikan.
“Semua berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan politik secara nasional,” kata Saan dalam konferensi pers usai audiensi.
Dalam dialog tersebut, pemerintah juga menjelaskan terkait kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini tengah dijalankan. Menurut Saan, terdapat penghematan anggaran sekitar Rp70 triliun yang berasal dari evaluasi dan penyisiran berbagai pos belanja yang dinilai kurang efektif.
Anggaran tersebut selanjutnya diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Selain membahas program MBG, mahasiswa juga menyoroti isu kenaikan harga Pertamax serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Saan mengatakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berkomitmen untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul, termasuk memastikan distribusi dan ketersediaan BBM subsidi tetap terjaga.
“Terkait tuntutan mengenai kenaikan harga Pertamax dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Saan mengatakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berjanji akan berupaya mengatasi persoalan tersebut, termasuk memastikan ketersediaan BBM subsidi bagi masyarakat.”
Menurut Saan, stabilitas ekonomi dan politik menjadi faktor penting yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan mahasiswa dianggap sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi nasional tetap kondusif.
“Stabilitas politik dan ekonomi sangat penting karena memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat, dan hal itu juga menjadi salah satu perhatian mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dhenni Ribowo berharap DPR RI dapat terus menjalankan perannya sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa persoalan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan agar tidak memicu gejolak sosial di kemudian hari.
“Isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Karena kalau masyarakat nanti sudah lapar, emosi, pasti pemerintah yang kena,” kata Dhenni.
Audiensi tersebut menjadi salah satu bentuk komunikasi langsung antara mahasiswa, DPR, dan pemerintah dalam membahas berbagai isu strategis yang tengah berkembang. Melalui dialog terbuka, seluruh pihak diharapkan dapat mencari solusi yang konstruktif demi menjaga stabilitas nasional sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.