By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

Ekonomi

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.980 per Dolar AS, Inflasi AS Jadi Sentimen Positif

Jack
By
Jack
12 hours ago
Share
2 Min Read
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS). (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan pada Jumat pagi dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda naik 6 poin atau sekitar 0,03 persen ke posisi Rp17.980 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.986 per dolar AS.

Penguatan rupiah didorong oleh membaiknya sentimen pasar global setelah data inflasi tingkat produsen di Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih rendah dari perkiraan.

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede mengatakan data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi pasar menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan rupiah.

“PPI tercatat lebih rendah dari ekspektasi pasar, sehingga memperkuat keyakinan bahwa tekanan inflasi di AS terus mereda,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Mengutip laporan Anadolu, indeks harga produsen di Amerika Serikat secara tak terduga mengalami penurunan pada Juni 2026. Penurunan tersebut menjadi yang pertama dalam hampir satu tahun terakhir dan dipengaruhi oleh melemahnya biaya energi.

Perkembangan tersebut meningkatkan optimisme pelaku pasar bahwa tekanan inflasi di Negeri Paman Sam semakin terkendali. Dampaknya, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS, termasuk rupiah.

Meski demikian, pasar keuangan global masih dibayangi meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan memanas setelah Iran melancarkan serangan terhadap kapal tanker Amerika Serikat di sekitar terminal ekspor minyak Iran.

Situasi kemudian semakin berkembang ketika Amerika Serikat melakukan serangan terhadap sejumlah aset militer Iran. Sebagai balasan, Teheran meluncurkan rudal yang menyasar pangkalan militer AS di Kuwait dan Yordania.

Dari sisi data ekonomi Amerika Serikat, penjualan ritel atau Retail Sales pada Juni 2026 tercatat tumbuh sebesar 0,2 persen secara bulanan atau month on month (MoM). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang direvisi naik menjadi 1,0 persen MoM, namun masih sesuai dengan proyeksi pasar.

Baca Juga :

Begini Nasib Para Artis yang Gagal Menuju Senayan Jadi Anggota DPR RI
Hasil Exit Poll Pilpres 2024, Apa Perbedaanya dengan Quick Count?

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Josua memperkirakan nilai tukar rupiah masih akan bergerak dalam rentang Rp17.975 hingga Rp18.100 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

You Might Also Like

Antrean BBM Di Sumut Mulai Diurai! ESDM Tambah Armada Truk Tangki Distribusi
Jangan Rugikan Tanah Adat! Bahlil Pastikan Warga Blok Masela Dapat Skema Ganti Untung
IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan
Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN
Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak
TAGGED:RupiahRupiah Menguat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article IHSG Masih Tertekan, Kenaikan Harga Minyak Hingga Utang Luar Negeri Jadi Sorotan
Next Article Antusiasme Tinggi, Lebih dari 725 Ribu Lokasi Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

5 days ago
Ekonomi

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Pecahkan Transaksi Rp8,2 Triliun Selama 32 Hari

6 days ago
Ekonomi

INNOPROM 2026 Hasilkan 13 MoU Strategis, Indonesia Perkuat Industri dan Investasi di Eurasia

6 days ago
Ekonomi

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index