By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fiersa Besari Ikut Dalam Rombongan Pendakian ke Puncak Carstensz yang Menewaskan Dua Orang
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fiersa Besari Ikut Dalam Rombongan Pendakian ke Puncak Carstensz yang Menewaskan Dua Orang

Travel

Fiersa Besari Ikut Dalam Rombongan Pendakian ke Puncak Carstensz yang Menewaskan Dua Orang

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Musisi dan penulis, Fiersa Besari, dikabarkan ikut serta dalam tim pendakian menuju Puncak Carstensz. Ekspedisi yang berlangsung pada akhir Februari 2025 lalu berujung pada kabar duka dengan meninggalnya dua pendaki, Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono.

Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Rahman Mukhlis, membenarkan peristiwa tragis tersebut.

“Korban yang meninggal adalah Ibu Lilie dan Ibu Elsa, keduanya berasal dari Jakarta,” ujarnya.

Fiersa Besari Tergabung dalam Tim Pendakian

Rahman menjelaskan bahwa Lilie dan Elsa merupakan bagian dari kelompok pendaki yang berjumlah sepuluh orang.

“Informasi yang kami terima, ada lima pemandu yang turut serta dalam rombongan ini,” ungkapnya.

Rahman sendiri telah beberapa kali mencapai puncak Gunung Carstensz yang memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berdasarkan tangkapan layar sebuah dokumen, daftar peserta pendakian ke Gunung Carstensz memuat nama-nama seperti Fiersa Besari, Indira Alaika, Furki, Elsa Laksono, Lilie Wijayati Poegiono, Saroni, dan Ludy Hadiyanto. Selain itu, tercatat pula tiga pendaki asing, dua berasal dari Turki dan satu dari Rusia.

Lima pemandu yang mendampingi pendakian ini adalah Nurhuda, Alvin Perdana, Arlen Kolinug, Jeni Dainga, dan Ruslan.

Baca Juga :

Spesifikasi Bandara Panua Pohuwato Diresmikan, Penuh Nuansa Adat Gorontalo
Gebrak! Pemkab Magelang Gandeng 15 Kampus, Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Keluarga Prasejahtera & PNS Golongan Bawah!

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Rahman membenarkan keterlibatan Fiersa Besari dalam ekspedisi tersebut.

“Benar, mereka satu rombongan,” katanya.

Penyebab Kematian Masih Belum Jelas

Rahman mengaku masih belum mendapatkan informasi lengkap mengenai kronologi kematian Lilie dan Elsa.

“Saya belum tahu pasti apakah peristiwa ini terjadi saat mereka dalam perjalanan menuju puncak atau saat turun kembali,” jelasnya.
Namun, dugaan sementara menyebutkan insiden terjadi saat mereka masih dalam perjalanan ke puncak.

Saat ini, jenazah kedua pendaki telah dibawa turun ke Lembah Kuning, salah satu pos yang berada di ketinggian sekitar 4.200 mdpl. Rencananya, pada pagi ini, proses evakuasi akan dilakukan dengan helikopter menuju Timika sebelum akhirnya diterbangkan ke Jakarta.

Rahman menambahkan bahwa operator pendakian telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memperlancar proses pemulangan jenazah.

“Mudah-mudahan proses evakuasi berjalan lancar,” harapnya.

Fiersa Besari Beri Isyarat di Media Sosial

Keberadaan Fiersa Besari dalam ekspedisi ini semakin diperkuat oleh unggahan terbarunya di Instagram Story. Sekitar satu jam lalu, Fiersa membagikan gambar layar hitam dengan emoji hati yang patah, seolah memberikan isyarat bahwa ia mengalami kejadian yang berat.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Fiersa mengenai kejadian ini. Namun, banyak pihak yang menunggu klarifikasi dari sang musisi terkait insiden yang terjadi dalam pendakian ke Puncak Carstensz.***

You Might Also Like

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang
Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda
BBTF 2026 Jadi Ajang Promosi Destinasi Wisata Indonesia ke Dunia
Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Saat Idul Adha, Pendaki Ilegal Diincar
Tiga Juta Penumpang Diperkirakan Padati Bandara Saat Libur Idul Adha 2026
TAGGED:Pendakian
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Film Pernikahan Arwah, Tradisi Tionghoa Masuk Dunia Horor Indonesia
Next Article Warisan Seni Tempa Parang Banjar yang Mendunia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Libur Idul Adha 2026, Ancol Dipadati Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

1 week ago
Travel

Pemkot Bandung Percepat Penataan Bandung Zoo, Lelang Ulang Ditarget Rampung Akhir Mei

1 week ago
Travel

Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat

2 weeks ago
Travel

Desa Wisata Penglipuran Kini Berikan Asuransi Gratis untuk Wisatawan

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index