By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Warisan Seni Tempa Parang Banjar yang Mendunia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Warisan Seni Tempa Parang Banjar yang Mendunia

Travel

Warisan Seni Tempa Parang Banjar yang Mendunia

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Parang Banjar bukan sekadar alat; ia adalah simbol identitas dan warisan budaya masyarakat Banjar yang kaya akan nilai sejarah dan estetika. Seni tempa parang ini mencerminkan kearifan lokal dan keterampilan pandai besi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pada November 2023, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Federasi Pencak Silat Tradisional Indonesia (FPSTI) Banjarmasin menggelar “Parang Day Fest 2023” di Kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin. Festival bertajuk “The Beauty Of Culture From Banjarmasin To The World” ini berhasil menarik perhatian pendekar dan pegiat silat dari berbagai penjuru Indonesia serta negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, dan Turki.

Acara ini menampilkan berbagai kegiatan, termasuk parade Kirab Pendekar Berparang yang diikuti oleh 500 pendekar, seminar budaya nasional, kejuaraan selempang Sasirangan, parade silat tradisional (Bakuntau), wisata budaya religi, Parang Day Award, pertunjukan kolosal yang menggabungkan kuntau dan kesenian Banjar, serta sarasehan dan silaturahmi antar pendekar nusantara. Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, menekankan pentingnya acara ini sebagai upaya membangkitkan kembali marwah seni budaya dan tradisi lokal agar tidak tergerus oleh zaman.

Selain itu, pada Juni 2023, Komunitas Wasi Pusaka Banua (WASAKA) mengadakan Festival Parang di Museum Wasaka Banjarmasin. Festival ini memamerkan beragam jenis parang, mulai dari parang untuk keperluan sehari-hari hingga yang memiliki nilai historis tinggi, seperti Parang Kayu Tangi, Parang Bungkul, Patang Lain Antasari, dan Parang Cingkuk. Acara ini juga menghadirkan pandai besi dari Cempaka yang menunjukkan proses pembuatan parang, serta penjualan aneka senjata pusaka, mulai dari belati hingga keris.

Namun, di balik upaya pelestarian ini, tantangan tetap ada. Modernisasi dan globalisasi telah mengalihkan perhatian masyarakat dari kesenian tradisional. Generasi muda cenderung lebih tertarik pada budaya populer, sehingga kesenian tradisional kehilangan pamornya. Kurangnya dukungan finansial dan infrastruktur juga menjadi kendala dalam pelestarian kesenian Banjar.

Untuk menjaga keberlangsungan seni tempa parang Banjar, diperlukan edukasi kepada generasi muda tentang nilai budaya kesenian ini. Dukungan pemerintah dalam bentuk pengakuan resmi dan bantuan finansial sangat penting. Partisipasi aktif masyarakat dan individu, serta pemanfaatan media sosial dan teknologi, dapat membantu mempromosikan kesenian Banjar secara lebih luas. Penyelenggaraan pagelaran dan festival seni secara rutin juga menjadi langkah efektif untuk menampilkan dan melestarikan kesenian Banjar.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan individu, seni tempa parang Banjar dapat terus hidup dan berkembang, menjadi kebanggaan yang mendunia.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
TAGGED:Banjar
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fiersa Besari Ikut Dalam Rombongan Pendakian ke Puncak Carstensz yang Menewaskan Dua Orang
Next Article Menentukan Target Pasar Jadi Kunci Sukses dalam Strategi Bisnis
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

2 weeks ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

4 weeks ago
Travel

Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index