By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Viral! Tempat Wisata Baru di Yogyakarta dengan Vibes Korea Jadi Favorit Anak Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Viral! Tempat Wisata Baru di Yogyakarta dengan Vibes Korea Jadi Favorit Anak Muda

Travel

Viral! Tempat Wisata Baru di Yogyakarta dengan Vibes Korea Jadi Favorit Anak Muda

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Media sosial kembali menjadi pemantik lahirnya destinasi wisata baru yang tak terduga. Kali ini, sebuah lokasi di pesisir selatan Yogyakarta mencuri perhatian netizen, terutama di platform TikTok. Namanya Muara Pandansimo, yang berlokasi di Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Contents
Dari Tempat Biasa Jadi Spot ViralDaya Tarik yang Bikin BetahTestimoni: Antara Keindahan dan TantanganJembatan Pandansimo: Ikon Baru Selatan YogyakartaPerlu Dukungan untuk Tetap Tumbuh

Tempat ini menjadi alternatif sempurna bagi mahasiswa dan anak muda yang ingin melepas penat usai kuliah atau bekerja, sekaligus menikmati angin sore dan pemandangan matahari terbenam yang memukau.

Dari Tempat Biasa Jadi Spot Viral

Kepopuleran Muara Pandansimo melejit seiring dengan pembangunan Jembatan Pandansimo, yang kini dikenal sebagai salah satu jembatan terpanjang di DIY. Keberadaan jembatan ini turut mendongkrak daya tarik kawasan muara Sungai Progo, yang sebelumnya belum banyak dilirik.

Jika berangkat dari kawasan wisata Malioboro, jarak tempuh menuju lokasi ini sekitar 21 kilometer atau sekitar satu jam berkendara. Akses menuju tempat ini melalui Jalan Bantul, Serandaan, lalu ke Jalan Pandansimo. Meski di bagian akhir jalan masih berupa tanah dan pasir, suasana yang ditawarkan di lokasi membuat perjuangan itu sepadan.

Daya Tarik yang Bikin Betah

Setibanya di lokasi, pengunjung disambut oleh hamparan rumput hijau, hembusan angin laut dari Samudera Hindia, serta pemandangan Jembatan Pandansimo yang menjulang di kejauhan. Kawasan ini masih bersifat semi-alami, dengan pedagang lokal yang menjajakan dagangan langsung dari kendaraan roda dua mereka.

Meski belum tersedia fasilitas permanen seperti musala atau toilet, atmosfer alami dan visual yang Instagramable menjadikan Muara Pandansimo spot favorit untuk bersantai, berfoto, hingga membuat konten media sosial.

Testimoni: Antara Keindahan dan Tantangan

Beberapa pengunjung yang ditemui di lokasi mengaku mengenal tempat ini dari TikTok. Sekelompok mahasiswi asal Solo, Klaten, dan Lampung yang tengah menempuh studi di Yogyakarta menyebut tempat ini memberi nuansa seperti di drama Korea.

“Cocok banget buat nyantai sore. View-nya keren, ‘vibes-nya’ Korea-Korea gitu,” ujar salah satu dari mereka.

Namun, mereka juga menyampaikan harapan agar pengelolaan tempat ini lebih diperhatikan, terutama soal kebersihan.

Baca Juga :

Zaman Sekarang, Jadi Diri Sendiri Itu Mudah atau Susah?
Fakta-fakta Santri Tewas Diduga Dianiaya di Kediri, Pihak Ponpes Malah Bilang Begini

“Sayang banget, tempatnya bagus, tapi banyak sampah di beberapa sudut. Harusnya lebih dijaga,” ungkapnya.

Jembatan Pandansimo: Ikon Baru Selatan Yogyakarta

Sebagai latar visual utama, Jembatan Pandansimo menjadi daya tarik tersendiri. Dibangun dengan panjang total sekitar 2.300 meter, jembatan ini berdiri di atas Sungai Progo dengan struktur utama sepanjang 675 meter. Desain multi-arch bridge dengan corrugated steel plate (CSP) dan mortar busa menjadikannya unik sekaligus estetik.

Jembatan ini juga memiliki peran vital sebagai penghubung wilayah pesisir selatan dan diproyeksikan menjadi motor penggerak kawasan wisata dan ekonomi baru di Bantul dan sekitarnya.

Perlu Dukungan untuk Tetap Tumbuh

Muara Pandansimo kini menjadi simbol transformasi kawasan biasa menjadi spot wisata digital yang digemari generasi muda. Namun, agar tidak hanya sekadar viral sesaat, dibutuhkan dukungan nyata—baik dari pemerintah daerah, pelaku wisata, maupun masyarakat setempat.

Perbaikan fasilitas umum, pengelolaan sampah, dan penyediaan sarana dasar akan membuat tempat ini lebih layak dan ramah untuk dikunjungi secara berkelanjutan.***

You Might Also Like

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang
Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda
BBTF 2026 Jadi Ajang Promosi Destinasi Wisata Indonesia ke Dunia
Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Saat Idul Adha, Pendaki Ilegal Diincar
Tiga Juta Penumpang Diperkirakan Padati Bandara Saat Libur Idul Adha 2026
TAGGED:KoreaViralYogyakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Petualangan 3 Anak Muda Kayak Keliling Pulau Bali, Promosikan Sport Tourism Berkelanjutan
Next Article Rencana Kemendikdasmen Berlakukan Kembali Penjurusan di SMA Mendapat Dukungan PGRI
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Libur Idul Adha 2026, Ancol Dipadati Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

1 week ago
Travel

Pemkot Bandung Percepat Penataan Bandung Zoo, Lelang Ulang Ditarget Rampung Akhir Mei

1 week ago
Travel

Kemenpar Siapkan 136 Mooring Buoy demi Jaga Status UNESCO Raja Ampat

2 weeks ago
Travel

Desa Wisata Penglipuran Kini Berikan Asuransi Gratis untuk Wisatawan

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index