INVERSI.ID – Tak sedikit anak muda usia 20-an yang merasa sehat padahal diam-diam memiliki risiko tinggi terkena penyakit kronis. Fakta ini terungkap dalam program skrining kesehatan gratis bertajuk “Cek Segitiga” yang digelar Dexa Medica di Bogor, Rabu (7/5). Dari 490 peserta yang ikut, sebagian besar menunjukkan gejala awal hipertensi, kolesterol tinggi, hingga gula darah di atas batas normal.
Menurut dr. Patricia Arinditaa dari RS Mulia Pajajaran, pola makan menjadi faktor utama penyebab kondisi ini.
“Banyak banget usia 20-an yang tensinya, gula darah, dan kolesterolnya mulai tinggi. Mungkin karena makanan kita sekarang banyak banget yang tidak sehat,” jelasnya saat diwawancarai.
Data Cek Segitiga: Mayoritas Peserta Terindikasi Masalah Kesehatan
Dalam hasil skrining, ditemukan bahwa:
- 59,2% peserta memiliki kolesterol di atas 199 mg/dL,
- 45,1% mengalami tekanan darah tinggi,
- 12,9% memiliki kadar gula darah sewaktu melebihi 130 mg/dL.
Yang mengejutkan, sebanyak 72% peserta belum pernah melakukan cek kesehatan sebelumnya. Data ini menunjukkan rendahnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular.
Deteksi Dini Itu Penting, Jangan Tunggu Sakit
Senior Sales Manager OGB Dexa, Gunawan, menegaskan bahwa edukasi kesehatan harus diperluas agar bisa menyentuh kelompok usia produktif.
“Edukasi harus terus digencarkan agar kesadaran cek kesehatan bisa menyentuh semua kalangan, terutama usia produktif,” ujarnya.
Program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Pihak Dispora berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin dua kali sebulan agar layanan kesehatan dasar semakin mudah dijangkau, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya.***