By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
2 Min Read
Ilustrasi virus Covid-19. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Infeksi virus corona SARS-CoV-2 beserta berbagai subvariannya saat ini dinilai sudah tidak lagi menjadi ancaman besar bagi manusia seperti pada awal pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan ahli virologi Vladimir Oberemok yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Biologi Umum dan Genetika di V.I. Vernadsky Crimean Federal University.

Menurut Oberemok, kondisi global saat ini jauh berbeda dibanding periode 2020 hingga 2022 ketika pandemi COVID-19 berada di puncaknya dan menimbulkan angka kematian tinggi di berbagai negara.

“Bahaya serius yang ada pada 2020–2022 telah berlalu. Kekebalan kelompok telah berkembang di seluruh dunia; sebagian besar orang telah terinfeksi penyakit ini atau telah divaksinasi, dan oleh karena itu sudah memiliki sel memori terhadap virus corona,” kata Oberemok kepada RIA Novosti.

Ia menjelaskan, terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity menjadi salah satu faktor utama yang membuat dampak infeksi virus corona kini cenderung lebih ringan dibanding sebelumnya.

Selain itu, perkembangan varian virus yang lebih mudah menular namun tidak terlalu mematikan juga dinilai turut memengaruhi perubahan pola penyebaran COVID-19 di masyarakat.

“Selain itu, varian virus yang menyebar lebih mudah — bukan yang lebih mematikan — semakin banyak ditemukan. Penyakit ini semakin sering terjadi dalam bentuk yang ringan,” tambahnya.

Meski begitu, Oberemok mengingatkan kemungkinan munculnya varian baru SARS-CoV-2 dengan tingkat kematian lebih tinggi tetap bisa terjadi di masa mendatang.

Menurutnya, mutasi virus masih memungkinkan munculnya strain baru yang berpotensi memicu pandemi berikutnya apabila memiliki tingkat penularan dan fatalitas tinggi.

Baca Juga :

5 Pengakuan Sakta Tatal soal Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Cirebon Bikin Geger Netizen
Pemprov DKI Siapkan Perayaan Imlek 2026 yang Lebih Colorful

Pandangan tersebut menegaskan bahwa meski situasi pandemi global telah jauh lebih terkendali, pengawasan terhadap perkembangan virus corona tetap perlu dilakukan oleh dunia medis dan pemerintah di berbagai negara.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:CoronaCovid-19Virus
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article BI Pangkas Batas Beli Dolar Tanpa Dokumen Jadi 25 Ribu Dolar AS
Next Article Foto : Siswa Siswi Sdn Margacinta 02, Kabupaten Bogor (Sumber : https://bgn.go.id/) Program MBG di SDN Margacinta 02 Bogor
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index