INVERSI.ID – Meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak muda memunculkan gaya hidup sedentari alias kurang gerak. Tren ini tak hanya berdampak pada kebugaran fisik, tapi juga kesehatan mental generasi muda. Data survei GoodStats 2024 terhadap 200 responden berusia 18–30 tahun mencatat hanya 1% anak muda yang rutin berolahraga setiap hari. Sementara itu, sebanyak 37,1% hanya berolahraga seminggu sekali, dan sisanya bahkan lebih jarang atau tidak pernah sama sekali.
Melihat fenomena tersebut, Komix Herbal meluncurkan kampanye bertajuk #DanceOnCoughOff, sebuah ajakan untuk hidup lebih aktif melalui aktivitas sederhana dan menyenangkan, dance 15 menit setiap hari.
Dokter sekaligus kreator konten kesehatan dari Klinik Medika OHC, dr. Stellon Salim, MKK, AIFO-K, menyebut bahwa aktivitas fisik ringan seperti menari memiliki dampak signifikan terhadap sistem pernapasan.
“Penelitian medis membuktikan bahwa aktivitas ringan hingga sedang seperti dance selama 15 menit sehari dapat langsung meningkatkan fungsi sistem pernapasan. Saat tubuh bergerak aktif, jantung bekerja lebih efisien dan paru-paru menyerap oksigen secara optimal. Ini berdampak pada peningkatan VO₂ Max—kemampuan tubuh dalam menggunakan oksigen secara maksimal,” jelas dr. Stellon.
Dengan menjaga saluran pernapasan tetap sehat, risiko gangguan paru seperti batuk kronis atau sesak napas juga dapat diminimalisir.
Dance: Sehat Fisik, Bahagia Mental
Tak hanya bermanfaat secara fisik, dance juga punya nilai positif bagi kesehatan mental. Gerakan ritmis dan ekspresif membantu meredakan stres, memperbaiki suasana hati, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Inilah yang coba dibawa Komix Herbal melalui pendekatan budaya populer, khususnya Korean Pop (K-Pop) dan komunitas dance yang digandrungi anak muda.
Kampanye ini menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat dengan cara yang seru dan bebas tekanan.
Cara Ikutannya Gampang!
Untuk ikut serta dalam kampanye #DanceOnCoughOff, peserta hanya perlu membuat video berdurasi 30 detik dengan koreografi bebas menggunakan jingle Komix Herbal Potek. Peserta juga diminta mengenakan pakaian berwarna hijau sebagai bentuk dukungan visual terhadap kampanye ini.
Video dapat diunggah ke Instagram Reels atau TikTok dengan menyertakan tagar #DanceOnCoughOff, lalu melakukan registrasi melalui situs resmi yang disediakan oleh penyelenggara.
Kampanye ini diharapkan dapat menjadi momentum perubahan gaya hidup anak muda ke arah yang lebih aktif, positif, dan tentunya lebih sehat.***