By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Siap Bersaing Global, Harita Nickel Latih Pemuda Pulau Obi Kuasai Bahasa Mandarin
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Siap Bersaing Global, Harita Nickel Latih Pemuda Pulau Obi Kuasai Bahasa Mandarin

Pendidikan

Siap Bersaing Global, Harita Nickel Latih Pemuda Pulau Obi Kuasai Bahasa Mandarin

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
31 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Kebutuhan tenaga penerjemah Bahasa Mandarin di industri pertambangan kian meningkat, seiring bertambahnya jumlah tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di kawasan tambang terpadu Harita Nickel di Pulau Obi, Halmahera Selatan. Untuk menjawab tantangan itu, Harita Nickel menggelar program pelatihan Bahasa Mandarin bagi pemuda lokal melalui program PELITA (Peningkatan Keahlian dan Keterampilan Pemuda).

Contents
Dari Pontianak Hingga Pulau Obi: Perburuan Translator MandarinTarget: Bersaing di Industri GlobalBelajar Bahasa Mandarin di Ujung Timur Indonesia

Menurut Corporate Communication Manager PT Trimegah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel), Anie Rahmi, perusahaan saat ini mempekerjakan sekitar 20 ribu karyawan, dengan komposisi lebih dari 85% merupakan tenaga kerja Indonesia, dan sekitar 15% sisanya merupakan TKA.

“Semua bentuk korespondensi, surat menyurat, dan pengumuman, minimal menggunakan dua bahasa: Indonesia dan Mandarin,” jelasnya.

Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan mendesak akan tenaga penerjemah.
“Kami membutuhkan banyak sumber daya manusia yang bisa menjadi jembatan komunikasi antara karyawan lokal dan TKA,” kata Ifan Farianda, Community Development Manager Harita Nickel.

Dari Pontianak Hingga Pulau Obi: Perburuan Translator Mandarin

Awalnya, perusahaan mencari calon penerjemah dari wilayah Kalimantan Barat seperti Pontianak dan Singkawang, yang masyarakatnya cukup familiar dengan Bahasa Mandarin. Namun ke depan, Harita Nickel berharap pemenuhan kebutuhan SDM ini bisa berasal dari masyarakat sekitar Pulau Obi.

“Namun kami sadar, kemampuan itu tidak serta-merta muncul dari pendidikan formal yang ada. Karena itu, kami menggelar pelatihan Bahasa Mandarin bersertifikat untuk lulusan dan pelajar SMA/SMK dari desa-desa sekitar tambang,” ujar Ifan.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari batch ketiga PELITA. Jika pada batch sebelumnya difokuskan untuk pelatihan operator alat berat seperti wheel loader dan overhead crane, kali ini perusahaan memilih untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing peserta.

“Kami mempersiapkan pemuda dari Desa Soligi dan Kawasi untuk kursus Bahasa Mandarin. PELITA bukan hanya pelatihan kerja, tapi strategi jangka panjang untuk mencetak talenta lokal yang mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” kata Ifan.

Pelatihan ini dilaksanakan selama enam hingga tujuh bulan dengan menggandeng lembaga pelatihan bahasa yang berbasis di Jakarta dan memiliki jejaring internasional. Materi mencakup tiga level sertifikasi HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi), yaitu HSK 1, HSK 2, dan HSK 3 — standar internasional penguasaan Bahasa Mandarin.

Baca Juga :

BGN Dorong Pemanfaatan Kreator Lokal Perkuat Literasi Publik & Tangkal Hoaks MBG di Sulteng
Konflik Iran-Israel, Menteri ESDM Pastikan Harga BBM dan LPG Tidak Naik

Sebanyak 30 peserta dari dua desa terpilih mengikuti pelatihan. Mereka terbagi ke dalam dua kelas: satu untuk lulusan SMA/SMK yang belum bekerja, dan satu lagi untuk pelajar SMA kelas dua dan tiga. Strategi ini menyesuaikan dengan kesibukan masing-masing peserta.

Target: Bersaing di Industri Global

Menurut Ifan, peserta diharapkan mampu mencapai HSK level 3 agar bisa menjalankan komunikasi dasar dalam dunia kerja, termasuk sebagai penerjemah pemula atau staf administrasi.

“Kami ingin peserta bisa langsung siap kerja atau bahkan melanjutkan studi ke luar negeri. Tidak ada ikatan kerja dengan perusahaan setelah pelatihan, mereka bebas memilih jalannya masing-masing,” ujarnya.

Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan keluarga peserta sangat penting. Kami percaya, jika semua elemen bergerak bersama, maka hasilnya akan nyata: pemuda yang siap, percaya diri, dan berdaya,” tambah Ifan.

Belajar Bahasa Mandarin di Ujung Timur Indonesia

Pada Sabtu (13/6), tim Dunia Energi berkesempatan melihat langsung suasana ruang belajar Bahasa Mandarin di kawasan tambang Harita Nickel. Di dalam kelas, para peserta tampak antusias mengikuti pelajaran, menirukan dengan lantang kosakata seperti “銀行家 (Yínhángjiā)” yang berarti banker dan 明信片 (Míngxìnpiàn) atau post card.

Langkah Harita Nickel ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya manusia lokal tak hanya soal alat berat dan tambang, tapi juga bahasa, budaya, dan masa depan yang lebih inklusif dalam industri global.***

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:Bahasa Mandarin
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Aktif Sejak Dini Pengaruhi Kesehatan Mental Saat Remaja
Next Article Cuma Butuh 15 Menit! Cara Seru Lawan Gaya Hidup Mager Lewat Dance
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index