INVERSI.ID – Universitas Indonesia (UI) menuai perhatian publik usai beredarnya video viral di media sosial yang menyebut kampus tersebut mencoret sejumlah SMA favorit di Jakarta dari jalur Penerimaan Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB). Isu ini pun langsung diklarifikasi oleh pihak UI.
Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan bahwa perubahan tersebut bukanlah bentuk pemutusan hubungan dengan sekolah-sekolah tertentu, melainkan bagian dari strategi baru untuk memeratakan akses pendidikan tinggi ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Tahun ini kami menghapus indeks alumni sebagai indikator seleksi. Hasilnya, tahun lalu jalur PPKB hanya menjangkau 82 kabupaten. Tahun ini, tersebar ke 143 kabupaten dan kota,” ujar Heri dalam sambutan Dies Natalis Fakultas Ilmu Administrasi UI, Kamis (26/6), di Kampus UI Depok.
Ia menambahkan, banyak daerah yang sebelumnya tidak memiliki satu pun mahasiswa di UI kini mulai terwakili. Misalnya, Kabupaten Pangandaran di Jawa Barat yang selama ini nihil mahasiswa, kini mulai masuk radar pemerataan.
Fokus Pemerataan, Bukan Blacklist
Pihak UI juga menepis tudingan adanya “blacklist” terhadap SMA tertentu. Emir Chairullah, Plh Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, menyatakan bahwa seleksi PPKB kini lebih adil dan inklusif.
“Tidak ada sekolah yang diblokir. Semua SMA punya peluang yang sama. Sekarang, siswa dengan nilai terbaik—baik dari sekolah unggulan di Jakarta maupun sekolah daerah—diperlakukan setara,” tegas Emir saat dikonfirmasi, Selasa (17/6).
Langkah ini sekaligus meruntuhkan paradigma lama yang kerap mengaitkan penerimaan mahasiswa UI dengan reputasi atau histori alumni sekolah tertentu.
Statistik Penerimaan PPKB UI 2025
Berdasarkan data resmi UI, berikut adalah jumlah pendaftar dan mahasiswa yang diterima melalui jalur PPKB tahun 2025:
- PPKB Sarjana:
Pendaftar: 130.092
Diterima: 982 mahasiswa - PPKB Vokasi:
Pendaftar: 2.549
Diterima: 615 mahasiswa
Jalur PPKB UI merupakan mekanisme seleksi berdasarkan prestasi akademik siswa, yang berlaku untuk program sarjana dan vokasi.
UI Siap Undang Daerah Minim Representasi
Lebih lanjut, Rektor Heri menyatakan bahwa UI akan terus memperluas cakupan penerimaan mahasiswa dari seluruh Indonesia, bahkan dari wilayah yang selama ini belum pernah mengirimkan wakilnya ke kampus tersebut.
“Kami ingin mahasiswa UI mewakili seluruh kota dan kabupaten di Indonesia. Bukan hanya dari daerah 3T, bahkan wilayah-wilayah di Jawa pun banyak yang belum terwakili,” katanya.***