By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

Pendidikan

Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

Jack
By
Jack
4 weeks ago
Share
3 Min Read
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mulai mengakomodasi berbagai evaluasi dan masukan terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, khususnya pada mata pelajaran matematika yang dinilai memiliki waktu pengerjaan terlalu singkat.

Sebagai tindak lanjut, Kemendikdasmen memutuskan mengurangi jumlah soal matematika TKA SMA menjadi 25 butir dari sebelumnya 30 soal.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, mengatakan perubahan tersebut juga dibarengi dengan penambahan alokasi waktu pengerjaan untuk setiap soal matematika.

“Di sini juga sudah kami informasikan tentang jumlah soalnya, yang mungkin ditunggu-tunggu matematika jadinya satu soal berapa menit, kalau 2026 insya Allah satu soal diberikan alokasi waktu tiga menit, jadi dengan 75 menit waktu alokasi yang disediakan untuk mengerjakan 25 butir soal, bukan 30 soal,” kata Rahmawati dalam Taklimat Media Hasil TKA jenjang SMP/MTs/sederajat dan SD/MI/sederajat di Gedung E Kompleks Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa.

Sebelumnya, peserta hanya memiliki waktu sekitar 2,5 menit untuk mengerjakan satu soal matematika. Kini, dengan pengurangan jumlah soal dan tambahan waktu pengerjaan, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan optimal saat mengikuti ujian.

Rahmawati juga memastikan pelaksanaan TKA SMA akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia tanpa perbedaan jadwal berdasarkan zona waktu.

Selain evaluasi soal matematika, Kemendikdasmen turut menerima aspirasi agar peserta tidak harus mengerjakan terlalu banyak mata pelajaran dalam satu hari ujian.

Menurut Rahmawati, banyak siswa berharap pelaksanaan TKA dibuat lebih ringan agar mereka dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk setiap mata pelajaran yang diujikan.

Hal ini menjadi penting karena Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) nantinya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu syarat jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Baca Juga :

Profil Samsul Triatmoko, Petugas Damkar yang Gugur saat Tugas Padamkan Kebakaran di YLBHI Menteng
Tips Jalur Khusus Nonton Messi Bagi Pengguna BRI

“Secara aspirasi pelaksanaan, ada harapan supaya di satu hari itu jangan sampai diujikan 3 mata pelajaran, dan kami mengakomodasi itu, sehingga pelaksanaan setiap murid tidak lagi 2 hari, tetapi menjadi 4 hari,” kata Rahmawati.

Dengan perubahan tersebut, pelaksanaan TKA SMA tahun 2026 akan berlangsung selama empat hari untuk setiap peserta.

Kemendikdasmen juga telah menetapkan jadwal pelaksanaan TKA dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan berlangsung pada 26-29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua digelar pada 2-5 November 2026.

Sementara itu, gelombang khusus akan dilaksanakan pada 31 Oktober-1 November dan 7-8 November 2026.

Perubahan skema ini diharapkan dapat membuat pelaksanaan TKA lebih efektif, nyaman, dan mendukung kemampuan akademik siswa secara maksimal.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:KemendikdasmenMatematikaTKA SMA
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati
Next Article Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Siap Tempur di French Open 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index