By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Harumkan Nama Bangsa, Siswa SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Dunia Lewat Tari Tradisional
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Harumkan Nama Bangsa, Siswa SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Dunia Lewat Tari Tradisional

Event

Harumkan Nama Bangsa, Siswa SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Dunia Lewat Tari Tradisional

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Indonesia di kancah internasional. SMA Labschool Kebayoran berhasil menyabet gelar Juara Umum (Grand Prix) dalam ajang Festival Folklore Internasional ke-21 yang digelar di Primorsko, Bulgaria.

Contents
Tampil Membawa Semangat NusantaraPredavicaka Nusantara: Misi Budaya Penuh MaknaDeretan Siswa BerprestasiAjang Bergengsi Dunia

Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa budaya Indonesia mampu bersinar di panggung dunia. Festival ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk menampilkan seni dan budaya khas masing-masing.

Tampil Membawa Semangat Nusantara

Kepala SMA Labschool Kebayoran, Suparno, menjelaskan bahwa sebanyak 27 siswa menjadi delegasi Indonesia yang mengusung misi budaya melalui tarian dan lagu daerah. Mereka telah berlatih intensif selama tiga bulan untuk menampilkan kekayaan budaya dari berbagai penjuru Nusantara.

“Ada delapan tarian dan tiga lagu daerah yang ditampilkan, semua dibawakan dengan penuh semangat dan cinta terhadap budaya Indonesia. Alhamdulillah, tahun ini kami berhasil meraih Grand Prix,” ungkap Suparno.

Delapan tarian yang dibawakan antara lain:

  • Mistik Gandrung Banyuwangi
  • Legong Mahawidy
  • Asok Manyasak
  • Lenggang Nyai
  • Bujang Ganong
  • Piring Sofyani
  • Lancang Kuning
  • Papua Mambo Simbo

Sedangkan lagu daerah yang dipentaskan adalah Keroncong Kemayoran, Rungkad, dan SSi Patokaan.

Penampilan para siswa didampingi oleh dua guru, Novita Sari Ayu dan Cipto, serta dua pelatih tari profesional.

Predavicaka Nusantara: Misi Budaya Penuh Makna

Ketua tim budaya, Nabil Athadaffa Muliawan, menyebut bahwa misi mereka dinamai Predavicaka Nusantara, yang berarti “pembawa kebijakan cinta Nusantara”. Ia menggambarkan tim sebagai keluarga yang terbentuk dari tempaan, kerja keras, dan semangat kebangsaan.

“Selama tiga bulan kami berlatih tanpa henti. Kami bukan hanya mempersiapkan koreografi, tetapi juga menyatukan semangat sebagai duta budaya Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :

Kontroversi Korban Judi Online Dapat Bansos, Peneliti: Buka Lapangan Kerja
MAN MOROWALI ALL IN: 16 Siswa Gacor di MTQ

Bagi Nabil dan kawan-kawan, pengalaman ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun rasa bangga, solidaritas, dan kecintaan terhadap budaya tanah air.

“Saat nama Indonesia diumumkan sebagai pemenang, semua rasa lelah dan perjuangan kami terbayar. Itu momen yang tak akan terlupakan seumur hidup,” tambahnya.

Deretan Siswa Berprestasi

Beberapa nama siswa yang turut menorehkan prestasi dalam kompetisi ini antara lain:

  • Fathiya Nahla Assyifa (solo tari)
  • Safia Tiara Salsabila (solo tari)
  • Qintara Annasha Shyana, Aleeza Safiya Ardiansyah, Safa Tiara Salsabila, Nabil Athadaffa Muliawan (grup tari)
  • Zahra Khalisa Laksana, Idea Pilar Arzarita, Keisha Iliana Danielle Andryanto (grup tari)
  • Amal Deasafaputra, Keanan Athaya Kurniawan, Rakha Ilyasa Rizki Siregar, Christian Joshua Bonatua Siagian (grup tari)
  • Tibiadzka Keiko Abimata, Dyah Kiara Kalyana, Danisa Amira Nurjannah (vokal solo lagu daerah)

Ajang Bergengsi Dunia

Festival Folklore Internasional ini berada di bawah naungan European Association of Folklore Festivals (EAFF) yang dipimpin oleh Kaloyan Nikolov. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Euro Folk – Black Sea 2025” dan berlangsung pada 25–29 Juni 2025.

Total ada sekitar partisipan dari berbagai negara, seperti Bulgaria, Turki, Moldova, Lithuania, dan Ukraina. Beberapa negara lain seperti India, Sri Lanka, Iran, Tunisia, dan Tajikistan batal hadir karena alasan force majeure.

Keberhasilan SMA Labschool Kebayoran menjuarai festival ini melanjutkan prestasi gemilang mereka di tahun sebelumnya, ketika menjadi juara umum di ajang International Youth Festival of Music and Arts – Muses 2024, juga di Bulgaria.

Budaya adalah jati diri bangsa. Dan lewat langkah-langkah tari para siswa SMA Labschool Kebayoran, dunia kembali diingatkan akan kayanya Indonesia.***

You Might Also Like

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar
Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu
Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi
Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia
Bank Sumut Sponsori AFF U19/2026, Erick Thohir: Komitmen Nyata Bangun Talenta Muda Indonesia
TAGGED:Folklore InternasionalSMA Labschool
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tiga Siswa MAN 2 Kudus Lolos ke Universitas Al-Azhar Kairo, Cetak Prestasi Global
Next Article 100 Pelajar Ikuti Youth Super Camp 2025, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Event

Rupiah Borobudur Playon 2026 Targetkan 4.000 Pelari di Kawasan Candi Borobudur

1 week ago
Event

Pemkab Kudus Perkuat Identitas Budaya Lewat Festival Caping Kalo 2026

2 weeks ago
Event

Jateng Fair 2026 Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Hadirkan Konser hingga Zona MMA

2 weeks ago
Event

Pemkab Tanah Laut Andalkan Trail Run Batakan untuk Promosi Wisata Alam

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index