By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Harumkan Nama Bangsa, Siswa SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Dunia Lewat Tari Tradisional
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Harumkan Nama Bangsa, Siswa SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Dunia Lewat Tari Tradisional

Event

Harumkan Nama Bangsa, Siswa SMA Labschool Kebayoran Sabet Juara Dunia Lewat Tari Tradisional

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Indonesia di kancah internasional. SMA Labschool Kebayoran berhasil menyabet gelar Juara Umum (Grand Prix) dalam ajang Festival Folklore Internasional ke-21 yang digelar di Primorsko, Bulgaria.

Contents
Tampil Membawa Semangat NusantaraPredavicaka Nusantara: Misi Budaya Penuh MaknaDeretan Siswa BerprestasiAjang Bergengsi Dunia

Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa budaya Indonesia mampu bersinar di panggung dunia. Festival ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk menampilkan seni dan budaya khas masing-masing.

Tampil Membawa Semangat Nusantara

Kepala SMA Labschool Kebayoran, Suparno, menjelaskan bahwa sebanyak 27 siswa menjadi delegasi Indonesia yang mengusung misi budaya melalui tarian dan lagu daerah. Mereka telah berlatih intensif selama tiga bulan untuk menampilkan kekayaan budaya dari berbagai penjuru Nusantara.

“Ada delapan tarian dan tiga lagu daerah yang ditampilkan, semua dibawakan dengan penuh semangat dan cinta terhadap budaya Indonesia. Alhamdulillah, tahun ini kami berhasil meraih Grand Prix,” ungkap Suparno.

Delapan tarian yang dibawakan antara lain:

  • Mistik Gandrung Banyuwangi
  • Legong Mahawidy
  • Asok Manyasak
  • Lenggang Nyai
  • Bujang Ganong
  • Piring Sofyani
  • Lancang Kuning
  • Papua Mambo Simbo

Sedangkan lagu daerah yang dipentaskan adalah Keroncong Kemayoran, Rungkad, dan SSi Patokaan.

Penampilan para siswa didampingi oleh dua guru, Novita Sari Ayu dan Cipto, serta dua pelatih tari profesional.

Predavicaka Nusantara: Misi Budaya Penuh Makna

Ketua tim budaya, Nabil Athadaffa Muliawan, menyebut bahwa misi mereka dinamai Predavicaka Nusantara, yang berarti “pembawa kebijakan cinta Nusantara”. Ia menggambarkan tim sebagai keluarga yang terbentuk dari tempaan, kerja keras, dan semangat kebangsaan.

“Selama tiga bulan kami berlatih tanpa henti. Kami bukan hanya mempersiapkan koreografi, tetapi juga menyatukan semangat sebagai duta budaya Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :

Gara-Gara Junk Food, Anak Muda Sekarang Banyak yang Kena Batu Empedu!
Jumanji 3 Hadir Desember 2026, Dunia Game Bawa Aksi yang Lebih Ekstrem

Bagi Nabil dan kawan-kawan, pengalaman ini tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun rasa bangga, solidaritas, dan kecintaan terhadap budaya tanah air.

“Saat nama Indonesia diumumkan sebagai pemenang, semua rasa lelah dan perjuangan kami terbayar. Itu momen yang tak akan terlupakan seumur hidup,” tambahnya.

Deretan Siswa Berprestasi

Beberapa nama siswa yang turut menorehkan prestasi dalam kompetisi ini antara lain:

  • Fathiya Nahla Assyifa (solo tari)
  • Safia Tiara Salsabila (solo tari)
  • Qintara Annasha Shyana, Aleeza Safiya Ardiansyah, Safa Tiara Salsabila, Nabil Athadaffa Muliawan (grup tari)
  • Zahra Khalisa Laksana, Idea Pilar Arzarita, Keisha Iliana Danielle Andryanto (grup tari)
  • Amal Deasafaputra, Keanan Athaya Kurniawan, Rakha Ilyasa Rizki Siregar, Christian Joshua Bonatua Siagian (grup tari)
  • Tibiadzka Keiko Abimata, Dyah Kiara Kalyana, Danisa Amira Nurjannah (vokal solo lagu daerah)

Ajang Bergengsi Dunia

Festival Folklore Internasional ini berada di bawah naungan European Association of Folklore Festivals (EAFF) yang dipimpin oleh Kaloyan Nikolov. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Euro Folk – Black Sea 2025” dan berlangsung pada 25–29 Juni 2025.

Total ada sekitar partisipan dari berbagai negara, seperti Bulgaria, Turki, Moldova, Lithuania, dan Ukraina. Beberapa negara lain seperti India, Sri Lanka, Iran, Tunisia, dan Tajikistan batal hadir karena alasan force majeure.

Keberhasilan SMA Labschool Kebayoran menjuarai festival ini melanjutkan prestasi gemilang mereka di tahun sebelumnya, ketika menjadi juara umum di ajang International Youth Festival of Music and Arts – Muses 2024, juga di Bulgaria.

Budaya adalah jati diri bangsa. Dan lewat langkah-langkah tari para siswa SMA Labschool Kebayoran, dunia kembali diingatkan akan kayanya Indonesia.***

You Might Also Like

Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
TAGGED:Folklore InternasionalSMA Labschool
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tiga Siswa MAN 2 Kudus Lolos ke Universitas Al-Azhar Kairo, Cetak Prestasi Global
Next Article 100 Pelajar Ikuti Youth Super Camp 2025, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Event

Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta

1 month ago
EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

1 month ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

1 month ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

2 months ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index