By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Seni Menyambutmu di Bandara: Keindahan dalam Ruang Transit
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Seni Menyambutmu di Bandara: Keindahan dalam Ruang Transit

Travel

Seni Menyambutmu di Bandara: Keindahan dalam Ruang Transit

Jack
By
Jack
8 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Bandara sering dianggap hanya sebagai tempat singgah sementara sebelum memulai perjalanan. Tapi tahukah kamu? Bandara pun bisa menjadi galeri terbuka, ruang di mana karya seni tampil di tengah rutinitas bepergian. Di bawah pengelolaan InJourney Airports, beberapa bandara di Indonesia kini dihiasi oleh instalasi seni yang tak hanya mempercantik suasana, tetapi juga menyimpan cerita budaya dan nilai-nilai lokal.

Contents
1. Palihan – Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)2. Tanah Api, Jejak Jiwa – Bandara Internasional Soekarno–Hatta (CGK)3. Paradise Scape – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS)4. Bedhaya Kinjeng Wesi – YIA5. Patung Garuda Kembar – CGK6. Tree of Life – DPS7. Konstruksi Semesta – DPS8. Wana Rupa Segara Gunung – DPSKenapa Instalasi Seni di Bandara Penting?

Yuk, kita jelajahi instalasi seni menarik yang bisa kamu sambangi sambil menunggu penerbangan:

1. Palihan – Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)

Karya ini merupakan wujud penghormatan kepada Desa Palihan di Kulon Progo. Palihan dibuat oleh Duvrart Angelo dan Lulus Setio Wantono, menggunakan media campuran (mixed media).

Cerita di balik karya ini adalah kisah legenda bahwa pasukan Pangeran Diponegoro pernah singgah di desa tersebut untuk menyusun strategi. Nama “Palihan” juga dikaitkan dengan kata Sanskrit pali/pepali yang bermakna “pesan” atau “wejangan”. Karya ini diletakkan di ruang kedatangan mezzanine sisi timur YIA, dan menjadi salah satu ikon favorit untuk foto penumpang.

2. Tanah Api, Jejak Jiwa – Bandara Internasional Soekarno–Hatta (CGK)

Instalasi arsitektural ini resmi dipajang di Terminal 3 CGK sejak 14 Agustus 2025, sebagai bagian dari rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia. Karya ini berbentuk kerucut setinggi sekitar delapan meter, dan terinspirasi dari rumah adat Wae Rebo (NTT). Materialnya memadukan tanah, batu, logam, rotan, dan serat alam, menggambarkan perpaduan unsur alam dan budaya.
Secara konseptual, Tanah Api, Jejak Jiwa memiliki tiga elemen utama:

  • Ring of Fire — melambangkan posisi Indonesia di kawasan cincin api dan ketangguhan alam bangsa
  • Wae Rebo — rumah adat berbentuk kerucut, mewakili kehangatan budaya dan spiritual
  • Pradaksina — inspirasi dari ritual berjalan melingkar (misalnya di Candi Borobudur), menyiratkan perjalanan kontemplatif manusia dalam mencari makna hidup.

Kehadiran karya ini tak sekadar estetika — ia menjadi medium untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada penumpang mancanegara.

3. Paradise Scape – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS)

Diciptakan oleh Wayan Upadana, Paradise Scape bertindak sebagai medium bercerita tentang harmonisasi budaya Bali dengan dunia luar. Karya ini berupaya menampilkan hubungan manusia dengan alam, Tuhan, dan sesama sebuah refleksi prinsip Tri Hita Karana.
Kehadirannya memperkaya lanskap seni bandara Bali sekaligus mengajak penumpang menyelami nilai-nilai lokal.


4. Bedhaya Kinjeng Wesi – YIA

Patung ini adalah simbol gerakan pesawat dan visualisasi Tari Bedhaya Kinjeng Wesi, sebuah tarian ikonis Yogyakarta. Dengan kombinasi unsur budaya lokal dan estetika modern, karya seniman Ichwan Noor ini memancarkan nilai hibriditas menghubungkan masa lalu dan masa kini.

5. Patung Garuda Kembar – CGK

Terinspirasi dari burung Garuda, simbol kebangsaan Indonesia, Nyoman Nuarta merancang Patung Garuda Kembar sebagai landmark ikonik di area bandara CGK. Patung ini tidak hanya memperkuat identitas nasional, tetapi juga menjadi bagian dari “wajah” bandara bagi pengunjung dan penumpang.

Baca Juga :

Palu Jadi Surga Kuliner! Event ‘Palu Rasa Bangkok’ Sajikan 1.000 Menu Unik
Program Mudik Gratis Polri, Sopir Bus Jalani Tes Narkoba dan Tensi Darah

6. Tree of Life – DPS

Seniman Gus Ari menyajikan karya bergaya pohon kelapa di DPS yang tak hanya sebagai elemen dekoratif tetapi juga menyimbolkan manfaat besar pohon dalam kehidupan masyarakat Bali dan Indonesia secara umum. Karya ini mengajak kita menyadari kedekatan budaya lokal dengan alam sekitar.

7. Konstruksi Semesta – DPS

Lewat medium relief dan lukisan pada kanvas, Valasara menghadirkan Konstruksi Semesta sebagai potret kehidupan komunal dan ritual masyarakat Hindu Bali. Karya ini menekankan keseimbangan hidup — manusia, alam, dan spiritualitas — dalam bingkai kehidupan sehari-hari masyarakat Bali.


8. Wana Rupa Segara Gunung – DPS

Kadek Armika meramu berbagai elemen budaya Bali dalam satu karya utuh. Lewat Wana Rupa Segara Gunung, ia menghadirkan adegan Upacara Ngaben, Tari Barong, jukung nelayan, Ogoh-Ogoh, hingga Tari Kecak. Karya ini seperti “ringkasan visual” perjalanan budaya Bali dari hulu ke hilir.

Kenapa Instalasi Seni di Bandara Penting?

Karya seni seperti Palihan dan Patung Garuda Kembar membantu bandara menyampaikan identitas daerah maupun nasional kepada pengunjung. Alih-alih merasa ruang tunggu hambar, penumpang dapat menikmati seni, berfoto, atau sekadar merenung sambil menanti penerbangan.

Of course, tantangan menampilkan karya tradisional di ruang publik modern—namun yang dihadirkan di bandara ini berhasil menggabungkan estetika kontemporer dengan akar budaya. Bagi wisatawan asing, karya seni di bandara menjadi “etape pertama” pengenalan ragam budaya Indonesia.

    You Might Also Like

    Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
    Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
    Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
    Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
    Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara
    TAGGED:Bandara Internasioanal Soekarno-HattaBandara Internasional I Gusti Ngurah RaiBandara Internasional YogyakartaInJourneyseni
    Share This Article
    Facebook Email Print
    Share
    Previous Article Usaha Kuliner di Kepanjen! Usaha Kuliner di Kepanjen! Bertahan di Tengah Lonjakan Harga Bahan Pokok
    Next Article Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Soekarno-Hatta Masuk 5 Besar Terbaik di Asia Pasifik
    Leave a Comment

    Leave a Reply Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *


    - Advertisement -
    Ad image

    EKONOMI POLITIK

    Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

    Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

    Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

    Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

    Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

    - Advertisement -
    Ad imageAd image
    [Ruby_E_Template id="102804"]

    Berita Terkait

    Travel

    Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

    1 week ago
    Travel

    Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

    2 weeks ago
    Travel

    Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

    3 weeks ago
    Travel

    Senja di AWT 2026 Sajikan Wisata Alam, Budaya, hingga Fashion Show Anak Muda

    4 weeks ago
    inversiidinversiid
    Follow US
    © 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
    • About
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • General Terms of Service
    • Index