By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Abadi Nan Jaya dan Kebangkitan Zombie Made in Indonesia: Horor Lokal yang Menyentuh Identitas dan Kritik Sosial
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Abadi Nan Jaya dan Kebangkitan Zombie Made in Indonesia: Horor Lokal yang Menyentuh Identitas dan Kritik Sosial

Film

Abadi Nan Jaya dan Kebangkitan Zombie Made in Indonesia: Horor Lokal yang Menyentuh Identitas dan Kritik Sosial

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Netflix - Abadi Nan Jaya
Netflix - Abadi Nan Jaya
SHARE

Industri film Indonesia kembali mengguncang layar global lewat karya horor terbaru berjudul Abadi Nan Jaya. Tayang perdana di Netflix pada 23 Oktober 2025, film ini menjadi zombie thriller pertama dari Indonesia yang berhasil memadukan elemen budaya lokal, kritik sosial, dan estetika horor modern. Disutradarai oleh Kimo Stamboel dan dibintangi oleh Donny Damara, Eva Celia, Mikha Tambayong, dan Dimas Anggara, Abadi Nan Jaya bukan sekadar film horor—ia adalah refleksi tentang obsesi manusia terhadap keabadian dan dampaknya terhadap masyarakat.

Sinopsis

Berlatar di desa Wanirejo, Yogyakarta, film ini mengisahkan Sadimin (Donny Damara), pemilik pabrik jamu legendaris yang tengah menghadapi ancaman kebangkrutan. Dalam upaya mempertahankan bisnis dan warisan keluarga, Sadimin menciptakan ramuan jamu baru yang menjanjikan keabadian dan awet muda. Namun, ramuan tersebut justru menjadi awal dari wabah zombie yang mengubah warga desa menjadi makhluk haus darah.

Dengan durasi 111 menit, Abadi Nan Jaya menyajikan ketegangan, drama keluarga, dan satire sosial yang menyentuh isu-isu seperti kapitalisme, eksploitasi tradisi, dan obsesi terhadap kekuasaan.

Berbeda dari film zombie Barat yang biasanya berlatar kota besar atau laboratorium ilmiah, Abadi Nan Jaya menghadirkan zombie yang lahir dari jamu—minuman tradisional khas Indonesia. Ini menjadikan film tersebut sangat membumi dan relevan dengan masyarakat lokal.

Unsur budaya yang diangkat:

  • Jamu sebagai simbol warisan dan kekuasaan
  • Desa sebagai ruang konflik antara tradisi dan modernitas
  • Bahasa Jawa dan setting lokal yang autentik
  • Judul “Abadi Nan Jaya” yang mengingatkan pada lirik lagu “Indonesia Pusaka”

Menurut Beautynesia, judul tersebut dipilih untuk memperkenalkan identitas Indonesia ke panggung global.

Film ini tidak hanya menakutkan, tetapi juga menyentuh isu-isu penting:

  • Kapitalisme dan eksploitasi tradisi: Sadimin menggunakan jamu sebagai alat kekuasaan, bukan warisan budaya.
  • Obsesi terhadap keabadian: Ramuan awet muda menjadi simbol kerakusan manusia.
  • Keluarga dan trauma generasi: Konflik antara Sadimin dan anak-anaknya mencerminkan ketegangan antara generasi tua dan muda.
  • Kehancuran komunitas lokal: Wabah zombie menjadi metafora dari kerusakan sosial akibat ambisi pribadi.

Sebagai film zombie pertama Indonesia yang tayang di Netflix, Abadi Nan Jaya membuka peluang besar bagi sineas lokal untuk mengeksplorasi genre horor dengan pendekatan budaya. Film ini juga menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing di pasar global dengan cerita yang unik dan relevan.

Baca Juga :

Benson Boone Reinkarnasi Freddie Mercury, Bawakan ‘Bohemian Rhapsody’ dengan Salto Memukau!
Biodata dan Profil Livy Renata, Lengkap dengan Agama, Umur, Hingga Pendidikan

Menurut Medcom, film ini ditulis oleh Kimo Stamboel bersama Agasyah Karim dan Khalid Kashogi, dan dikenal secara internasional dengan judul The Elixir.

Menurut Wolipop, film ini memadukan emosi sedih, bahagia, menegangkan, dan lucu, menjadikannya tontonan yang kompleks dan berlapis.

Baca Juga : https://inversi.id/adaptasi-yang-sukses-6-drama-korea-ini-aslinya-dari-film-dan-serial-lain/

Bagi kamu yang menyukai Abadi Nan Jaya, berikut beberapa rekomendasi film serupa:

  • Sewu Dino – Horor lokal dengan elemen mistis
  • The Sadness – Zombie Taiwan dengan kekerasan ekstrem
  • Train to Busan – Zombie Korea dengan drama keluarga
  • The Elixir – Versi internasional dari Abadi Nan Jaya

Abadi Nan Jaya bukan hanya film zombie, tapi karya sinematik yang menyatukan horor, budaya, dan kritik sosial. Ia membuktikan bahwa Indonesia punya potensi besar di genre horor global, dengan cerita yang berakar kuat pada tradisi dan realitas lokal.

Kebangkitan zombie “made in Indonesia” adalah awal dari era baru perfilman Tanah Air—era di mana cerita kita sendiri bisa menakutkan, menyentuh, dan membanggakan.

You Might Also Like

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap
‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda
Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Desta sampai Sariawan Demi Peran Dono di Film Warkop DKI: Viralin Dong!
Baim Wong Buka Suara soal Film Semua Akan Baik-Baik Saja Disebut Menipu Penonton
TAGGED:2025Abadi Nan JayaAnak MudaFilmgen zmovieNETFLIXremajaZombie
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Istimewa Penting Diketahui: 3 Sayuran yang Potensi Manfaat Kesehatannya Meningkat Drastis Setelah Proses Pemasakan
Next Article Each Zodiac Signs Symbols Dates and Traits According to Astrologists Ramalan Zodiak 28 Oktober 2025: Energi Kosmik Bergerak, Karier dan Keuangan Mengalami Perubahan Signifikan
1 Comment
  • Pingback: Voice of Baceprot Rilis Video Klip “Indonesia Pusaka” Versi Rock untuk Film ‘Abadi Nan Jaya’: Nasionalisme, Zombi, dan Perlawanan Generasi Muda - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Moving Season 2 Mulai Produksi, Kang Full Janji Lebih Spektakuler

2 weeks ago
Foto : Bulqis seorang karyawan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

Peran Gen Z dalam Ekosistem Program Makan Bergizi Gratis

3 weeks ago
Film

Soal Film Pesta Babi, Yusril Minta Publik Tonton dan Berdiskusi Secara Kritis

3 weeks ago
Film

Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index