By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: BOJONEGORO AESTHETIC VIBE: Nana Ubah Hobi Handicraft Jadi Side Hustle Cuan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BOJONEGORO AESTHETIC VIBE: Nana Ubah Hobi Handicraft Jadi Side Hustle Cuan

Ekonomi

BOJONEGORO AESTHETIC VIBE: Nana Ubah Hobi Handicraft Jadi Side Hustle Cuan

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
8 months ago
Share
2 Min Read
Nana Ubah Hobi Handicraft Jadi Side Hustle Cuan
Nana Ubah Hobi Handicraft Jadi Side Hustle Cuan
SHARE

Halo Inversi! Konsep side hustle kini bukan lagi wacana, tapi real success story yang dijalankan oleh anak muda Bojonegoro. Salah satunya adalah Fajrina (Nana), warga Desa Ngraseh, yang membuktikan bahwa hobi membuat karya tangan (handicraft) bisa menjadi bisnis yang cuan dan aesthetic.

Contents
CRAFTING SKILL: DARI ISENG KE CUSTOM ORDERNETWORKING IS THE NEW CURRENCY: PERAN YEB & DINPORA

Nana kini aktif di komunitas Young Entrepreneur Bojonegoro (YEB) dan rutin berpartisipasi dalam pameran yang difasilitasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro.

CRAFTING SKILL: DARI ISENG KE CUSTOM ORDER

Bisnis Nana berawal dari keisengan (April 2025). Ia membeli tas polos, lalu level up dengan menambahkan aksesori unik sentuhan personal. The experiment worked! Produknya, yang terbuat dari tali macrame, pita, dan manik-manik, langsung digandrungi kawula muda karena harganya yang terjangkau (Rp 3.000 hingga Rp 30.000-an).

Dalam waktu singkat, usahanya menunjukkan growth signifikan. Ia bisa menjual puluhan produk per minggu dan menerima banyak pesanan custom sebuah indikasi bahwa produknya memiliki unique selling proposition yang kuat.

NETWORKING IS THE NEW CURRENCY: PERAN YEB & DINPORA

Nana menegaskan bahwa booming-nya bisnisnya tidak lepas dari dukungan komunitas dan pemerintah. “Semua ini berkat dukungan dari Dinpora dan YEB. Saya bisa bertemu dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama dan mendapatkan peluang untuk berkolaborasi,” ujar Nana, Selasa (4/11/2025).

Poin Intelektualnya: Kisah Nana adalah case study sempurna tentang pentingnya Ekonomi Jaringan (Networking Economy). YEB dan Dinpora berfungsi sebagai inkubator yang memberikan tiga value kunci:

  • Akses Pasar: Melalui pameran.
  • Edukasi Skill Baru: Seperti Workshop AI di Dewarna yang membekali entrepreneur muda dengan skill digital.
  • Peer Support: Berjejaring dengan sesama entrepreneur muda.

Nana juga mengapresiasi dukungan Pemkab Bojonegoro, yang tidak hanya melatih tetapi juga mengajak berkolaborasi langsung melalui agenda pameran. Nana berharap YEB terus berkembang, menjadi wadah bagi pemuda Bojonegoro untuk berbagi pengalaman, mengembangkan potensi diri, dan mewujudkan mimpi entrepreneur sukses.

Ia adalah bukti nyata bahwa di era digital, passion dan kreativitas adalah modal utama, dan dukungan ekosistem yang tepat adalah kunci percepatan bisnis.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:BojonegoroCuanHandicraftHobiHustleSideSide HustleVibe
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati dalam sambutannya pada ajang Indonesia Franchise Week 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Bisnis Waralaba Jadi Jalur Inovatif UMKM untuk Naik Kelas: Strategi Efektif Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Next Article MMA Impact Indonesia 2025: Strategi Marketing dan Periklanan di Era AI, Tantangan dan Peluang bagi C-Level
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index