By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Berdaya Lewat Teknologi, Anak Muda dari Indonesia hingga Brasil Bikin Aksi Nyata untuk Bumi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Berdaya Lewat Teknologi, Anak Muda dari Indonesia hingga Brasil Bikin Aksi Nyata untuk Bumi

Event

Berdaya Lewat Teknologi, Anak Muda dari Indonesia hingga Brasil Bikin Aksi Nyata untuk Bumi

Jack
By
Jack
9 months ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Samsung Electronics kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui program Generation17, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini menggandeng lima anak muda inspiratif dari berbagai negara untuk ikut mendorong tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Contents
Teknologi dan Aksi Nyata untuk SDGsAnak Muda, Kunci Masa Depan GlobalAplikasi Global Goals Samsung, Bantu Lewat Gadget

Program ini merupakan hasil kolaborasi Samsung dengan United Nations Development Programme (UNDP) yang sudah berlangsung sejak 2020. Tujuannya untuk mendukung pemimpin muda di seluruh dunia yang membawa perubahan positif di komunitas masing-masing.

“Kami bangga menyambut generasi pemimpin muda berikutnya dalam Generation17,” kata Stephanie Choi, EVP & Head of Marketing, Mobile eXperience Business Samsung Electronics.

Teknologi dan Aksi Nyata untuk SDGs

Program ini tak hanya memberi para pemimpin muda akses ke teknologi Samsung Galaxy terbaru, tapi juga membuka jaringan mentorship dan dukungan global untuk mengembangkan aksi mereka. Tahun ini, lima sosok terpilih datang dari Indonesia, Ekuador, Brasil, Yordania, dan India, dengan fokus pada konservasi laut, edukasi, kesetaraan gender, hingga kesehatan perempuan. Siapa saja mereka?

Brigitta Gunawan – Indonesia

Advokat Iklim dan Konservasi Laut

Melalui inisiatif 30×30 Indonesia dan Diverseas, Brigitta telah mengedukasi lebih dari 15.000 orang tentang pentingnya menjaga ekosistem laut. Ia percaya bahwa masa depan yang berkelanjutan harus dimulai dari kesadaran sejak dini.

“Kalau kita hanya diam, ekosistem laut bisa rusak dalam hidup kita sendiri. Kita harus bertindak sekarang.”

José Francisco Ochoa – Ekuador

Baca Juga :

Kemenhaj Jatim Tetapkan Urutan Kloter Haji 2026, Probolinggo Jadi Kloter Pertama
Pemkab Klaten Akan Rekrut 530 ASN, Ini Rinciannya

Ahli Biologi & Co-Founder Academia del Océano

José membangun platform edtech untuk komunitas berbahasa Spanyol agar bisa belajar tentang keberlanjutan dan pelestarian laut. Ia yakin bahwa edukasi digital bisa menjangkau lebih banyak orang dan membawa dampak jangka panjang.

“Laut adalah penopang kehidupan. Kita perlu inovasi dan aksi kolektif untuk menjaganya.”

Renata Koch Alvarenga – Brasil

Aktivis Iklim & Pendiri EmpoderaClima

Renata memfokuskan kerja organisasinya pada keadilan iklim dengan mendorong kepemimpinan perempuan dalam pengambilan keputusan terkait krisis iklim. Ia ingin suara perempuan lebih didengar dalam isu-isu global.

“Perubahan iklim memperparah ketimpangan gender. Kepemimpinan perempuan itu penting.”

Rahaf Abu Mayyaleh – Yordania

Pendiri IBTKRGO, Inovator Teknologi Berkelanjutan

Rahaf mendaur ulang limbah elektronik menjadi alat edukatif ramah lingkungan. Proyeknya mendorong keterampilan digital di kalangan anak muda sembari menjaga bumi dari limbah teknologi.

“Teknologi hijau bukan hanya masa depan—ia adalah kebutuhan sekarang.”

Soumya Dabriwal – India

Co-Founder Project Baala

Soumya membangun solusi kebersihan menstruasi lewat pembalut kain yang bisa dipakai ulang dan edukasi kesehatan reproduksi. Proyek ini juga menciptakan lapangan kerja untuk perempuan di daerah terpencil.

“Kesehatan reproduksi adalah hak semua orang. Kita bisa hancurkan stigma lewat inovasi.”

Anak Muda, Kunci Masa Depan Global

Kolaborasi UNDP dan Samsung tak berhenti di pelatihan dan teknologi. Generation17 juga membuka ruang bagi anak muda untuk bicara di forum global—dari konferensi iklim hingga diskusi kebijakan internasional.

Tamara Gondo, alumni Generation17 asal Indonesia, baru-baru ini tampil di Samsung Galaxy Tech Forum. Ia membagikan kisah tentang bagaimana program ini membantu memperluas dampak organisasinya sejak 2022.

“Dengan waktu kurang dari lima tahun menuju target Global Goals 2030, sekarang saatnya anak muda bergerak,” kata Achim Steiner, Administrator UNDP.

Aplikasi Global Goals Samsung, Bantu Lewat Gadget

Sejak 2019, Samsung juga merilis aplikasi Global Goals yang sudah diinstal hampir 300 juta perangkat Galaxy di seluruh dunia. Aplikasi ini membantu pengguna belajar tentang SDGs dan ikut berdonasi melalui perangkat mereka sehari-hari.

Hingga September 2024, Samsung melaporkan aplikasi ini telah menggalang lebih dari 20 juta dolar AS untuk mendukung berbagai inisiatif sosial dan lingkungan bersama UNDP.

Generation17 bukan sekadar program CSR, tapi gerakan global untuk memperkuat suara anak muda. Dengan teknologi sebagai alat dan komunitas sebagai tujuan, Samsung dan UNDP membuktikan bahwa kolaborasi lintas generasi bisa menciptakan masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan.***

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:Anak MudaBumiSamsungTeknologi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article 5 Serial Romansa Remaja di Netflix yang Bikin Baper dan Nostalgia
Next Article Alasan Kamera Digital Kembali Tren di Kalangan Gen Z
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

4 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index