By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Daftar Juara Ganda Putra Indonesia di All England dari Masa ke Masa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Daftar Juara Ganda Putra Indonesia di All England dari Masa ke Masa

Terkini

Daftar Juara Ganda Putra Indonesia di All England dari Masa ke Masa

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
6 Min Read
SHARE

Ganda Putra di All England

Dalam rinciannya, Tjun/Wahjudi meraih gelar pertama mereka pada tahun 1974 dengan membalas kekalahan melawan Hadinata/Chandra, 15-8 dan 15-6. Setahun kemudian kembali terjadi laga final antara kedua pasangan, namun tetap kemenangan diraih kembali oleh Tjun/Wahjudi di laga puncak, kali ini dengan skor 15-11 dan 15-5.

Dominasi Tjun/Wahjudi sempat terhenti, pada 1976 gelar juara menjadi milik pemain Swedia, Bengt Fröman/Thomas Kihlström. Kegagalan tersebut menjadi pecutan sehingga Tjun/Wahjuni kembali menggila dengan 4 gelar juara beruntun.

Mulai 1977 hingga 1980, secara berurutan Tjun/Wahjudi mengalahkan Hadinata/Chandra (1977 dan 1978), Stefan Karlsson/Claes Nordin (1979) asal Swedia, dan Stevens/Tredgett (1980). Di tahun berikutnya, Tjun/Wahjudi terpaksa harus memberikan deretan kemenangannya terhadap rekan senegara.

Pada 1981, Rudy Heryanto/Hariamanto Kartono berhasil mengalahkan saudara senegara dengan perolehan terbaik selama 7 tahun. Hingga tiga tahun kemudian, Heryanto/Kartono menundukkan Mike Tredgett/Martin Dew asal Inggris.

Baca juga: Menuju Final All England 2024, Jonatan Bocorkan Kuncinya

Puasa selama delapan tahun, Ganda Putra Indonesia kembali naik ke podium tertinggi All England. Kejuaraan edisi 1992 ini diraih Rudy Gunawan/Eddy Hartono dengan mengalahkan Jan Paulsen/Henrik Svarrer.

Rudy Gunawan kemudian juara lagi pada edisi 1994, tapi kali ini berpasangan dengan Bambang Suprianto. Mereka mengalahkan Ricky Subagja/Rexy Mainaky lewat straight game.

Kisah Ricky/Rexy mirip dengan Tjun/Wahjudi. Usai gagal di final, mereka lantas bangkit di tahun berikutnya. Terbukti 2 gelar juara didapat Ricky/Rexy pada tahun 1995 dan 1996.

Setelah era Ricky/Rexy, 3 gelar lain masih bisa dibawa pulang Indonesia hingga awal 2000-an. Masing-masing lewat aksi Candra Wijaya/Tony Gunawan (1999), Tony Gunawan/Halim Haryanto (2001), dan Candra Wijaya/Sigit Budiarto (2003).

Baca Juga :

Prabowo Subianto: Saya Yakin dan Optimis ASEAN dapat Ciptakan Perdamaian
Tips Sewa Bus Pariwisata Agar Perjalanan Aman dan Nyaman
Previous Page1234Next Page

You Might Also Like

Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup
Zonder Keluar Uang! CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG, Tabung Baru Disiapkan Pemerintah
Hajar Tunisia 3-1, Oranje Lolos Sebagai Juara Grup dan Hindari Brasil
Hajar Selandia Baru 5-1, Setan Merah Bangkit dan Melaju ke 32 Besar
Muak Impor! Bahlil Siapkan 3 Jurus Besar Demi Dongkrak Produksi Minyak RI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tips Hilangkan Goresan pada Mobil, Mudah dan Hemat
Next Article Budi Karya Sumadi Jelaskan Makna Tagline Mudik Ceria Penuh Makna
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mini LNG Rp1,1 Triliun di Tuban Resmi Beroperasi, Impor LPG Siap Dipangkas

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

BRIN Sebut Tanaman Aren Berpotensi Besar Dukung Transisi Energi Nasional

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Sayembara Rp250 Juta Berbuah Hasil, Dedi Mulyadi Pastikan Uang Diberikan untuk Korban

1 day ago
Terkini

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Kedi Golf di Tangerang, Motifnya Dipicu Rasa Cemburu

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Jepang Jaga Muka Asia! Lolos Usai Imbang Lawan Swedia

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Jerman Dipermalukan! Kecerdikan Ekuador Jinakkan Panzer

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index