By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Diam-Diam Mematikan! Swiss Belum Terkalahkan dan Siap Jadi Ancaman Besar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Diam-Diam Mematikan! Swiss Belum Terkalahkan dan Siap Jadi Ancaman Besar

Pildun 2026Terkini

Diam-Diam Mematikan! Swiss Belum Terkalahkan dan Siap Jadi Ancaman Besar

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Para pemain Swiss merayakan pencapain besar dengan lolos ke 16 besar usai menang, 2-0 atas Aljazair di Stadion BC Place, Vancouver, Kamis (2/7). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

VANCOUVER – Jangan remehkan Swiss di Piala Dunia 2026. Tanpa banyak sorotan, tim asuhan Murat Yakin terus melaju dengan performa yang konsisten dan kini menjelma sebagai salah satu penantang berbahaya di babak 16 besar. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Aljazair di Stadion BC Place, Vancouver, Kamis (2/7), memastikan langkah mereka ke fase berikutnya dengan status belum terkalahkan sejak fase grup.

Swiss tampil sangat disiplin dan efisien untuk menyingkirkan Aljazair. Mereka kini tinggal menunggu pemenang laga Kolombia kontra Ghana yang akan menjadi lawan berikutnya pada babak 16 besar.

Meski pertandingan tidak dipenuhi banyak peluang spektakuler, Swiss menunjukkan kualitas taktik yang luar biasa. Murat Yakin sukses merancang strategi untuk meredam agresivitas Aljazair sebelum menghukum lawannya lewat dua serangan balik cepat yang efektif.

Menariknya, duel ini juga mempertemukan Murat Yakin dengan sosok yang sangat mengenal sepak bola Swiss, yakni pelatih Aljazair Vladimir Petkovic, yang pernah menangani Swiss selama tujuh tahun pada periode 2014 hingga 2021.

Yakin sengaja membiarkan Aljazair menguasai bola sejak awal sebelum melancarkan serangan balik mematikan. Strategi itu langsung membuahkan hasil pada menit ke-10.

Berawal dari keberhasilan merebut bola di wilayah sendiri, pemain muda berusia 20 tahun Johan Manzambi melakukan akselerasi cepat dari sisi kiri sebelum mengirim umpan matang kepada Breel Embolo. Penyerang Swiss itu tanpa kesulitan menceploskan bola dari jarak dekat untuk membawa timnya unggul 1-0.

Setelah unggul, Swiss langsung mengubah pendekatan permainan. Mereka membentuk lima gelandang saat kehilangan bola sehingga ruang gerak pemain-pemain Aljazair nyaris tertutup rapat. Strategi itu membuat pasukan Vladimir Petkovic kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Kesempatan terbaik Aljazair baru hadir pada masa injury time babak pertama ketika Ibrahim Maza melepaskan tembakan dari sudut sempit. Namun bola masih melebar dari gawang Swiss.

Memasuki babak kedua, Swiss kembali menunjukkan efektivitas luar biasa. Serangan dari sisi kanan menghasilkan kemelut di depan gawang setelah sapuan kurang sempurna Rafik Belghali justru mengarah ke kaki Dan Ndoye.

Baca Juga :

Jadwal Tayang Indonesia vs Australia di Babak 16 Besar Piala Asia 2023
Playlist Musik Hari Ini! Lokal sampai Internasional, Mood Anak Muda Auto Naik

Winger tersebut dengan tenang melepaskan penyelesaian akurat yang gagal dijangkau penjaga gawang Luca Zidane, menggandakan keunggulan Swiss menjadi 2-0.

Aljazair sebenarnya sempat memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Sang kapten Riyad Mahrez memperoleh ruang tembak yang cukup terbuka di depan kotak penalti, namun sepakannya justru membentur pemain bertahan Swiss sehingga peluang itu terbuang sia-sia.

Di bawah komando Granit Xhaka, Swiss tetap disiplin menjaga bentuk pertahanan sambil sesekali mengancam melalui serangan balik cepat. Aljazair pun enggan terlalu banyak menyerang karena khawatir kembali dihukum lewat transisi kilat lawannya.

Swiss menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0 sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan sepanjang turnamen. Dengan organisasi permainan yang solid, disiplin tinggi, dan serangan balik mematikan, Swiss kini muncul sebagai ancaman senyap yang patut diwaspadai seluruh kontestan babak 16 besar Piala Dunia 2026.

You Might Also Like

Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru
Nama Bahlil Disoraki Kader PKB, Komen Cak Imin : “Gawat, Banyak Penggemarnya!”
TAGGED:Aljazairpiala dunia 2026Swiss
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Drama Gila! VAR Hancurkan Harapan Kroasia dan Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
Next Article Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

Febrie Adriansyah Sebut Penetapan Tersangka TPPU Bentuk Kriminalisasi

Febrie Adriansyah Tiba di Rutan KPK Usai Ditetapkan Tersangka, Datang Tanpa Rompi Tahanan

Kasus Febrie Adriansyah Dinilai Harus Bongkar Aktor Intelektual dan Aliran Dana

Tak Lagi Sekadar Bank KPR, BTN Genjot Strategi Beyond Mortgage

Survei LSI: Kepuasan Publik terhadap Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Ini Faktor Pendorongnya

Momen Prabowo Guyon soal “Pemimpin Kancil” Warnai Puncak Harlah ke-28 PKB

Prabowo Ungkap Dana Efisiensi Rp300 Triliun Digunakan untuk Program Prioritas Nasional

Tabung CNG Akan Dibuat PT Pindad? Ternyata Sudah Lama Produksi Tabung Gas Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

3 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

4 days ago
HukumTerkini

MK Putuskan Izin Tambang ke Ormas Tak Bisa Tunjuk Langsung, Bahlil Siapkan Aturan Baru

4 days ago
Terkini

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Tahap 1 Masih Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index