By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial

LifeStyle

Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial

Jack
By
Jack
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap adanya perubahan pola penyebaran promosi judi online (judol) di media sosial. Jika sebelumnya banyak menyasar akun-akun populer secara umum, kini pelaku lebih sering membanjiri kolom komentar milik influencer daerah yang memiliki tingkat interaksi atau engagement tinggi.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan akun dengan interaksi aktif menjadi sasaran utama karena dinilai lebih efektif dalam menjangkau calon pengguna.

“Target utama (spam komentar judol) bergeser teman-teman sekalian. Distribusi sasaran menunjukkan bahwa akun yang paling banyak di spam itu menyasar mereka yang memiliki engagement (interaksi) tinggi,” kata Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kemkomdigi di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan hasil pemantauan Kemkomdigi, sebanyak 52 persen spam komentar yang berisi promosi judi online ditemukan pada akun influencer daerah. Sementara itu, 31 persen muncul di akun instansi pemerintah, 12 persen pada akun media massa, dan lima persen lainnya ditemukan di akun tokoh publik serta politisi.

Meutya menjelaskan para pelaku memilih akun influencer daerah karena memiliki komunitas pengikut yang dianggap sesuai dengan target pasar operator judi online.

“Influencer daerah dinilai lebih efektif karena memiliki audiens yang sesuai dengan target dari pasar operator judi online,” ujar Meutya.

Selain akun influencer, pelaku juga membidik akun resmi milik instansi pemerintah dan media massa. Menurut Meutya, akun-akun tersebut dianggap sulit untuk diblokir maupun diturunkan oleh pemerintah ataupun platform media sosial sehingga kolom komentarnya dimanfaatkan sebagai media penyebaran promosi.

Hasil pengawasan pemerintah juga menunjukkan mayoritas spam komentar judi online dikirim menggunakan akun palsu yang dioperasikan secara otomatis oleh bot atau sistem mesin, bukan oleh pengguna asli.

Dalam dua pekan terakhir, tepatnya pada periode 14 hingga 28 Juni 2026, Kemkomdigi mencatat lonjakan signifikan aktivitas spam judi online. Jumlah komentar yang terdeteksi meningkat hingga 128 persen dibandingkan periode pemantauan sejak Januari hingga 13 Juni 2026.

Baca Juga :

Mengenal Companion Mode, Fitur Baru WhatsApp yang Buat Pengguna Betah
Ganti Pertalite jadi Pertamax Green 92, DPR Minta Harga Tetap Rp 10 Ribu/Liter

Meutya juga memaparkan lima platform media sosial yang paling banyak menjadi tempat penyebaran spam promosi judi online.

“Kami umumkan (penemuan spam komentar judol) yang paling banyak ada di lima platform media sosial terutama di TikTok tercatat 35 persen, Facebook 28 persen, Instagram 22 persen, YouTube 10 persen, X 5 persen,” kata Meutya.

Temuan tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku judi online terus mengubah strategi untuk menjangkau masyarakat melalui media sosial. Karena itu, pemerintah mengimbau pengguna internet untuk lebih waspada terhadap komentar mencurigakan yang menawarkan tautan atau promosi perjudian, serta segera melaporkannya kepada platform apabila ditemukan.

You Might Also Like

Meutya Hafid: Anak Harus Cakap Digital Tanpa Kehilangan Kehidupan Nyata
Menpar: Wellness Tourism Jadi Fokus Baru Pariwisata Indonesia Berdaya Saing Global
Konektivitas Makin Luas, Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Penerbangan ke NTT dan Sultra
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Komuter ?
TAGGED:influencerJudolKomdigiSosial media
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Supercomputer Opta Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Siapa Paling Berpeluang?
Next Article Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventTravel

Liburan ke Banyuwangi? Ini Deretan Event Seru Menjelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026

1 week ago
Travel

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat

2 weeks ago
LifeStyle

WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon

3 weeks ago
Travel

Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index