By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Littlefingers Rilis Album ‘Snakes & Ladders’, Kisah Naik Turun Perjalanan 5 Tahun Bermusik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Littlefingers Rilis Album ‘Snakes & Ladders’, Kisah Naik Turun Perjalanan 5 Tahun Bermusik

Musik

Littlefingers Rilis Album ‘Snakes & Ladders’, Kisah Naik Turun Perjalanan 5 Tahun Bermusik

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Setelah lima tahun aktif di skena musik jazz elektronik Indonesia, grup musik Littlefingers akhirnya kembali mempersembahkan karya penuh. Album terbaru mereka bertajuk “Snakes & Ladders” menjadi penanda penting perjalanan musikal ketiga personelnya setelah tiga tahun tanpa merilis album penuh.

Contents
Narasi yang Lebih DewasaTetap Setia pada Akar, Eksplorasi Lebih Berani

Album ini bukan hanya soal musik. Terinspirasi dari permainan papan legendaris ular tangga, “Snakes & Ladders” merepresentasikan naik-turunnya kehidupan para personel Littlefingers sebagai musisi yang tumbuh bersama di industri musik Indonesia.

Menurut Chika Olivia, salah satu personel Littlefingers, album ini menjadi penyegaran terhadap identitas musik mereka.

“Fresh jadi kata yang mewakili Snakes & Ladders. Setelah tiga tahun tanpa album penuh, saya merasa otak seperti di-reset. Pendekatan dalam penulisan dan sound kali ini terasa berbeda, ditambah dukungan alat-alat yang baru,” ujarnya.

Album ini disebut lahir dari semangat untuk menciptakan musik yang jujur dan tidak sekadar mengikuti tren. Hal ini diamini oleh Tjdika (Dika), yang menyebut proses album ini sebagai momen “pulang” — kembali ke akar dan tujuan awal mereka bermusik.

Narasi yang Lebih Dewasa

Jika album pertama mereka, EUPHORIA, menggambarkan semangat dan optimisme di awal karier, Snakes & Ladders justru menyajikan narasi realistis, reflektif, dan penuh perjuangan. Ketiganya—Chika, David, dan Dika—tak hanya berkarya lewat Littlefingers, tetapi juga aktif sebagai session player dan produser untuk musisi ternama di Tanah Air.

Album berdurasi 31 menit 22 detik ini terdiri dari 9 lagu: satu intro, tiga single yang sudah dirilis sebelumnya, dan lima lagu baru. Track andalan “Essence” menampilkan kolaborasi dengan Emma Volard, penyanyi asal Melbourne yang dikenal lewat warna vokalnya yang khas.

“Gue nemuin albumnya Emma di salah satu platform streaming, langsung suka banget. Sempet dengerin on repeat, terus kepikiran ngajak kolaborasi. Kebetulan dia lagi tur ke Indonesia dan kita nekat kontak. Untungnya dia mau, dan dia bener-bener kasih warna baru,” cerita David.

Tak hanya itu, pada lagu “Labrnth”, mereka juga menggandeng Rishanda Singgih, produser dan music director kenamaan Indonesia.

Baca Juga :

Gejolak Geopolitik Global, Anggota DPR Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh
Balqis Humairah SMAN 4 Malang, Juara BMX yang Kini Coba Peruntungan di Basket DBL

Tetap Setia pada Akar, Eksplorasi Lebih Berani

Walaupun berisi banyak eksplorasi, Littlefingers tetap setia pada ciri khas mereka, permainan synthesizer yang halus, dibalut dengan groove bass dan dentuman drum penuh energi. Semua proses produksi, mixing, dan mastering (kecuali lagu kolaborasi dengan Rishanda) tetap dikerjakan secara mandiri.

Lewat “Snakes & Ladders”, Littlefingers ingin menyampaikan pesan bahwa hidup itu seperti permainan ular tangga, penuh naik turun, tapi setiap langkahnya bermakna.

“Kami harap album ini bisa menjadi penyemangat buat siapa pun yang sedang merasa jatuh atau tersesat di papan permainan kehidupan,” tutup mereka.***

You Might Also Like

Endah Widiastuti Soroti Pentingnya Proteksi Hak Cipta untuk Musisi Indonesia
Tak Mau Ketinggalan Gen Z, Inul Daratista Siap Beradaptasi dengan Perkembangan Musik
Quinn Salman Nyanyikan Soundtrack Garuda Di Dadaku, Lagu Bersama Sang Garuda Penuh Semangat
Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
Mocca Ciptakan Momen Tak Terlupakan di Java Jazz Festival 2026, Ajak Penonton Naik Panggung
TAGGED:LittlefingersRilis Album
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Zodiak Hari Ini: Dari Drama Persahabatan Sampai Chat yang Gak Dibalas!
Next Article Lirik Lagu ‘Kita Usahakan Lagi’ dari Batas Senja, Penguat untuk Para Pejuang Hidup
1 Comment
  • Pingback: Oslo Rilis EP TOP 5, Refleksi Emosional dalam 5 Lagu Jujur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Musik

Andien Bawa Lagu Baru dan Kenangan Kirana di Panggung Java Jazz Festival

4 weeks ago
Musik

Bilal Indrajaya Ajak Penonton Bernostalgia lewat Lagu-Lagu The Beatles di Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Slank Sioapkan Kejutan di Panggung Java Jazz 2026

4 weeks ago
Musik

Java Jazz Festival 2026 Hadir dengan Venue Baru dan Konsep Lebih Fresh

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index